Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.973 views

Maskapai Asing? Ilusi Solusi Mahalnya Harga Tiket Pesawat dalam Negeri

MAHALNYA tiket pesawat menjadi masalah yang berlarut-larut. Baru-baru ini Presiden Joko Widodo mengatakan akan membuka pintu bagi maskapai asing yang ingin membuka rute penerbangan di Tanah Air. Hal itu guna memperkaya persaingan untuk menurunkan harga tiket pesawat maskapai domestik.

Namun alih alih sepakat, pengamat penerbangan sekaligus mantan KSAU, Chappy Hakim justru menilai bahwa mengundang maskapai asing dapat mengganggu kepentingan nasional terutama di sektor perhubungan udara. (Merdeka.com 15/6)

Sejalan dengan itu, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebutkan, pemerintah tidak bisa hanya melihat satu sisi dalam membuat kebijakan untuk menekan harga tiket pesawat dengan mempersilakan maskapai asing bersaing di dalam negeri. Menurut ekonom senior INDEF, Didik J. Rachbini, jika pertimbangan kebijakan hanya satu sisi dan mengorbankan sisi yang lain, maka diperkirakan bisa merugikan ekonomi nasional dalam jangka panjang. Kerugian tersebut akan terlihat pada akumulasi pendapatan primer Indonesia yang akan lebih meningkatkan defisit jasa dan defisit neraca berjalan. (rmol.id 16/6)

Fenomena mahalnya tiket pesawat domestik, kemudian menilik pada solusi yang ditawarkan penguasa, sejatinya benar benar mengingatkan kita akan memori beberapa waktu lalu ketika hal serupa terjadi. Yakni ketika harga cabai tinggi menteri terkait meminta rakyat untuk menanam sendiri. Beras mahal - tawar. Daging mahal - alih ke keong sawah.

Sungguh ironis sekali melihat bagaimana problem solving penguasa akhir akhir ini. Begitu entengnya jawaban terlontar, seolah keluhan rakyat bukanlah masalah besar yang perlu pemikiran matang dan mendalam.

Tapi memang beginilah tipikal masalah masalah peradaban sekuler. Dimana tanggungjawab negara dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya (pada kasus ini mahalnya harga tiket pesawat) seringkali diserahkan ke pihak privat. Hal tersebut selaras dengan paradigma neolib kapitalistik yang menempatkan negara sebatas sebagai regulator, sementara operator diserahkan kepada mekanisme pasar.

Sehingga jangan heran jika kini para penguasa nampak lepas tangan bahkan terkesan membiarkan situasi ini untuk membuka celah masuknya korporasi asing dalam pengelolaan sektor layanan publik. Padahal rencana mengundang maskapai asing sama saja dengan rencana untuk diri karena faktanya tidak ada satu negara pun yang rela membiarkan lalu lintas udaranya dikuasai berbagai negara lain.

Kondisi ini tentu berbanding terbalik dengan Islam, dimana negara benar benar akan mengerahkan seluruh konsentrasi dan upayanya dalam memenuhi urusan dan hajat hidup rakyat. Terkait mahalnya harga tiket  pesawat, maka solusi yang akan diambil adalah dengan menata ulang basis pengelolaan transportasi. Tujuannya tentu bukan untuk bisnis/keuntungan, namun semata mata untuk memenuhi kebutuhan publik dengan penerapan muamalah yang tidak melanggar aturan Islam.

Dalam perspektif Islam, investasi Infrastruktur harus berjalan berdasarkan 3 prinsip utama, yaitu :

Pertama, penyediaan infrastruktur adalah tanggungjawab negara, sehingga pelaksanaan pembangunannya tidak boleh diserahkan ke investor swasta.

Kedua, negara harus memiliki perencanaan wilayah yang baik, yang dengan itu mampu mengurangi kebutuhan rakyat akan transportasi. Hal ini sebagaimana dulu ketika Baghdad dibangun menjadi ibukota kekhilafahan. Setiap bagian kota diproyeksikan hanya untuk jumlah penduduk tertentu dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti masjid, sekolah, rumah sakit, perpustakaan bahkan pemakaman umum dan tempat pengolahan sampah.

Ketiga, pembangunan infrastruktur publik didasarkan pada standar teknologi terakhir yang dimiliki termasuk teknologi navigasi, telekomunikasi, fisik jalan hingga alat transportasinya itu sendiri.

Terbukti sudah!! Tidak akan dijumpai satu kebaikan pun bagi manusia tatkala mereka masih saja mengukuhkan sistem bobrok kapitalisme. Oleh karena itu, sudah semestinya umat tak hanya gesit dalam beribadah, tapi harus pula cerdik dalam berpolitik dan berani beramar makruf nahi mungkar terhadap penguasa yang berani mencampakkan syariat Islam.* Maya A, tinggal Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Melafadz Talak pada Maksiat

Melafadz Talak pada Maksiat

Ahad, 08 Dec 2019 22:21

Malaysia Laporkan Kasus Polio Pertama Sejak 1992

Malaysia Laporkan Kasus Polio Pertama Sejak 1992

Ahad, 08 Dec 2019 21:45

4 Tentara Mesir Tewas dalam Serangan Afiliasi Islamic State di Sinai Utara

4 Tentara Mesir Tewas dalam Serangan Afiliasi Islamic State di Sinai Utara

Ahad, 08 Dec 2019 21:24

Militer Israel Diam-diam Latih Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar dalam 'Perang Jalanan' di Libya

Militer Israel Diam-diam Latih Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar dalam 'Perang Jalanan' di Libya

Ahad, 08 Dec 2019 20:43

DDII Kota Depok: Stigma Radikal Senjata Ampuh Singkirkan Islam dari Perpolitikan Nasional

DDII Kota Depok: Stigma Radikal Senjata Ampuh Singkirkan Islam dari Perpolitikan Nasional

Ahad, 08 Dec 2019 08:34

Kisah Ketua Majelis Syura PKS Saat Menerima Proposal Ternak Babi

Kisah Ketua Majelis Syura PKS Saat Menerima Proposal Ternak Babi

Ahad, 08 Dec 2019 08:05

Taliban Konfirmasi Dimulainya Kembali Pembicaraan Damai dengan AS di Doha

Taliban Konfirmasi Dimulainya Kembali Pembicaraan Damai dengan AS di Doha

Sabtu, 07 Dec 2019 23:15

Hari AIDS Sedunia dan Kebobrokan Sekulerisme

Hari AIDS Sedunia dan Kebobrokan Sekulerisme

Sabtu, 07 Dec 2019 23:03

Saudi Isyaratkan Kemungkinan Terima Kekuasaan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Saudi Isyaratkan Kemungkinan Terima Kekuasaan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Sabtu, 07 Dec 2019 23:00

Pelaku Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS Kecam Amerika Sebagai 'Negara Kejahatan'

Pelaku Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS Kecam Amerika Sebagai 'Negara Kejahatan'

Sabtu, 07 Dec 2019 22:49

Seks Bebas Marak di Kalangan Remaja, Apa Sebabnya?

Seks Bebas Marak di Kalangan Remaja, Apa Sebabnya?

Sabtu, 07 Dec 2019 22:25

Nikah Kok Disertifikasi

Nikah Kok Disertifikasi

Sabtu, 07 Dec 2019 22:21

Beras dan Telur Ayam: Dibuang Sayang, Dimusnahkan Jangan!

Beras dan Telur Ayam: Dibuang Sayang, Dimusnahkan Jangan!

Sabtu, 07 Dec 2019 22:08

Larikan Dana Investasi, Dicari BUNDA ELIS Krispy Yammy Babeh

Larikan Dana Investasi, Dicari BUNDA ELIS Krispy Yammy Babeh

Sabtu, 07 Dec 2019 21:44

Kopi Hijau Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan?

Kopi Hijau Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan?

Sabtu, 07 Dec 2019 19:01

Gaza dan Ukhuwah Islamiyah

Gaza dan Ukhuwah Islamiyah

Sabtu, 07 Dec 2019 17:33

NU Diminta Bersikap Adil pada Kasus Gus Muwafiq

NU Diminta Bersikap Adil pada Kasus Gus Muwafiq

Sabtu, 07 Dec 2019 16:18

Salah Urus

Salah Urus

Sabtu, 07 Dec 2019 15:18

Habib Rizieq Ungkap Penyebab Pencekalan Dirinya

Habib Rizieq Ungkap Penyebab Pencekalan Dirinya

Sabtu, 07 Dec 2019 14:05

Menag Kembalikan Urusan Cap Halal kepada MUI

Menag Kembalikan Urusan Cap Halal kepada MUI

Sabtu, 07 Dec 2019 13:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X