Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.842 views

Maskapai Asing? Ilusi Solusi Mahalnya Harga Tiket Pesawat dalam Negeri

MAHALNYA tiket pesawat menjadi masalah yang berlarut-larut. Baru-baru ini Presiden Joko Widodo mengatakan akan membuka pintu bagi maskapai asing yang ingin membuka rute penerbangan di Tanah Air. Hal itu guna memperkaya persaingan untuk menurunkan harga tiket pesawat maskapai domestik.

Namun alih alih sepakat, pengamat penerbangan sekaligus mantan KSAU, Chappy Hakim justru menilai bahwa mengundang maskapai asing dapat mengganggu kepentingan nasional terutama di sektor perhubungan udara. (Merdeka.com 15/6)

Sejalan dengan itu, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebutkan, pemerintah tidak bisa hanya melihat satu sisi dalam membuat kebijakan untuk menekan harga tiket pesawat dengan mempersilakan maskapai asing bersaing di dalam negeri. Menurut ekonom senior INDEF, Didik J. Rachbini, jika pertimbangan kebijakan hanya satu sisi dan mengorbankan sisi yang lain, maka diperkirakan bisa merugikan ekonomi nasional dalam jangka panjang. Kerugian tersebut akan terlihat pada akumulasi pendapatan primer Indonesia yang akan lebih meningkatkan defisit jasa dan defisit neraca berjalan. (rmol.id 16/6)

Fenomena mahalnya tiket pesawat domestik, kemudian menilik pada solusi yang ditawarkan penguasa, sejatinya benar benar mengingatkan kita akan memori beberapa waktu lalu ketika hal serupa terjadi. Yakni ketika harga cabai tinggi menteri terkait meminta rakyat untuk menanam sendiri. Beras mahal - tawar. Daging mahal - alih ke keong sawah.

Sungguh ironis sekali melihat bagaimana problem solving penguasa akhir akhir ini. Begitu entengnya jawaban terlontar, seolah keluhan rakyat bukanlah masalah besar yang perlu pemikiran matang dan mendalam.

Tapi memang beginilah tipikal masalah masalah peradaban sekuler. Dimana tanggungjawab negara dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya (pada kasus ini mahalnya harga tiket pesawat) seringkali diserahkan ke pihak privat. Hal tersebut selaras dengan paradigma neolib kapitalistik yang menempatkan negara sebatas sebagai regulator, sementara operator diserahkan kepada mekanisme pasar.

Sehingga jangan heran jika kini para penguasa nampak lepas tangan bahkan terkesan membiarkan situasi ini untuk membuka celah masuknya korporasi asing dalam pengelolaan sektor layanan publik. Padahal rencana mengundang maskapai asing sama saja dengan rencana untuk diri karena faktanya tidak ada satu negara pun yang rela membiarkan lalu lintas udaranya dikuasai berbagai negara lain.

Kondisi ini tentu berbanding terbalik dengan Islam, dimana negara benar benar akan mengerahkan seluruh konsentrasi dan upayanya dalam memenuhi urusan dan hajat hidup rakyat. Terkait mahalnya harga tiket  pesawat, maka solusi yang akan diambil adalah dengan menata ulang basis pengelolaan transportasi. Tujuannya tentu bukan untuk bisnis/keuntungan, namun semata mata untuk memenuhi kebutuhan publik dengan penerapan muamalah yang tidak melanggar aturan Islam.

Dalam perspektif Islam, investasi Infrastruktur harus berjalan berdasarkan 3 prinsip utama, yaitu :

Pertama, penyediaan infrastruktur adalah tanggungjawab negara, sehingga pelaksanaan pembangunannya tidak boleh diserahkan ke investor swasta.

Kedua, negara harus memiliki perencanaan wilayah yang baik, yang dengan itu mampu mengurangi kebutuhan rakyat akan transportasi. Hal ini sebagaimana dulu ketika Baghdad dibangun menjadi ibukota kekhilafahan. Setiap bagian kota diproyeksikan hanya untuk jumlah penduduk tertentu dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti masjid, sekolah, rumah sakit, perpustakaan bahkan pemakaman umum dan tempat pengolahan sampah.

Ketiga, pembangunan infrastruktur publik didasarkan pada standar teknologi terakhir yang dimiliki termasuk teknologi navigasi, telekomunikasi, fisik jalan hingga alat transportasinya itu sendiri.

Terbukti sudah!! Tidak akan dijumpai satu kebaikan pun bagi manusia tatkala mereka masih saja mengukuhkan sistem bobrok kapitalisme. Oleh karena itu, sudah semestinya umat tak hanya gesit dalam beribadah, tapi harus pula cerdik dalam berpolitik dan berani beramar makruf nahi mungkar terhadap penguasa yang berani mencampakkan syariat Islam.* Maya A, tinggal Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Bahrain akan Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS di Teluk

Bahrain akan Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS di Teluk

Selasa, 20 Aug 2019 16:36

Bangladesh Berupaya Pulangkan 3.000 Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Berupaya Pulangkan 3.000 Rohingya ke Myanmar

Selasa, 20 Aug 2019 16:30

Jurnalis Afsel yang Ditahan Pejuang IS Minta Dibebaskan

Jurnalis Afsel yang Ditahan Pejuang IS Minta Dibebaskan

Selasa, 20 Aug 2019 16:11

Doa Menjadi Orang Bersyukur

Doa Menjadi Orang Bersyukur

Selasa, 20 Aug 2019 16:05

Soal Dugaan Rasis: Ada Framming Jahat Sudutkan Ormas Islam

Soal Dugaan Rasis: Ada Framming Jahat Sudutkan Ormas Islam

Selasa, 20 Aug 2019 15:49

Selusin Lebih Tentara Burkina Faso Tewas dalam Serangan Besar 'Kelompok Teroris Bersenjata'

Selusin Lebih Tentara Burkina Faso Tewas dalam Serangan Besar 'Kelompok Teroris Bersenjata'

Selasa, 20 Aug 2019 15:30

Terpapar Kapitalisme & Liberalisme

Terpapar Kapitalisme & Liberalisme

Selasa, 20 Aug 2019 15:29

Terapi Instan QQ Healing 12: Terapi Anak Cerdas, Kecanduan Game, Narkoba dengan dibisiki saja

Terapi Instan QQ Healing 12: Terapi Anak Cerdas, Kecanduan Game, Narkoba dengan dibisiki saja

Selasa, 20 Aug 2019 15:00

Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Rasis di Indonesia

Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Rasis di Indonesia

Selasa, 20 Aug 2019 14:49

Pejuang Oposisi Mulai Mundur dari Kota Utama dan Beberapa Kota Lain di Barat Laut Suriah

Pejuang Oposisi Mulai Mundur dari Kota Utama dan Beberapa Kota Lain di Barat Laut Suriah

Selasa, 20 Aug 2019 14:15

Ada yang Coba Merusak Kerukunan Umat (Rakyat) di Indonesia

Ada yang Coba Merusak Kerukunan Umat (Rakyat) di Indonesia

Selasa, 20 Aug 2019 13:49

Bahayanya Islamofobia dan Ketidakadilan

Bahayanya Islamofobia dan Ketidakadilan

Selasa, 20 Aug 2019 13:49

Memaknai Kemerdekaan

Memaknai Kemerdekaan

Selasa, 20 Aug 2019 13:00

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Selasa, 20 Aug 2019 10:30

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Selasa, 20 Aug 2019 09:05

Ashabul Kafe

Ashabul Kafe

Selasa, 20 Aug 2019 03:11

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Selasa, 20 Aug 2019 00:00

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Senin, 19 Aug 2019 23:49

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Senin, 19 Aug 2019 23:40

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Senin, 19 Aug 2019 22:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X