Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.412 views

Madrasah Dikembangkan Melalui Utang, Nilai yang Tak Sebanding

PENDIDIKAN agama merupakan pendidikan yang sangat urgen bagi anak-anak dan muda-mudi kaum muslimin, dengan belajar agamalah bisa mengenal Tuhannya. dengan adanya pendidikan agama akan membagun karakter mereka menjadi sosok manusia bernilai tinggi yang akan berguna di dunia dan di akhirat.

Sungguh mulia orang-orang yang ingin memperdalam ilmu agamanya dan salah satu penopang negara kita Indobesia adalah sosok para ulama yang penempuh pendidikan agama. Oleh karena itu sekolah-sekolah agama ata madrasah-madrasah harus selalu dijaga mutu  pendidikannya agar generasi yang dicetak adalah generasi yang berguna. Amat menggembirkan pula kalau pemerintah peduli dengan hal tersebut dan mau mendanai madrasah-madrasah negeri maupun sawsta dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembangunan yang akan membuat kenyaman bagi siswa-siswi.

Namun, sayang sekali  jalan yang ditempuh pemerintah untuk mendanai dan membantu madrasah-madrasah di negeri kita adalah dengan jalan utang. Segunung utang sudah menumpuk mengapa harus jalan ini lagi yang dipilih? Apakah negara kita tidak memiliki dana sehingga harus menghutang? Negeri yang begitu kaya bagaimana bisa semiskin ini?

Membahas tentang faktanya, Kemenag telah mengusulkan program peningkatan kualitas madrasah melalui skema Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) Bank Dunia. Bank Dunia memberikan pinjaman senilai Rp 3,7 triluin, dana ini akan menyasar sampai ke 50.000 madrasah,  sebanyak 3.900 Madrasah ( MIN, MTsN, MAN, MAKN ) di 34 provinsi, 46.100 madrasah swasta (MI, Mts, MA, MAK) di 34 Provinsi  dan 514 Kabupateen/Kota, dan 174.534 guru dan tenaga kependidikan  ( Kepala madrasah, Pengawas, Laboran, dan Pustakawan) di madrasah negeri dan swasta pada level MI, NTs, MA, dan MAK di 34 provinsi dan 514 Kabupaten, 1.100 kepada calon kepala madrasah dan calon pengawas di 34 provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota, 8,2 juta siswa dan siswi MI, MTS, MA, dan MAK, kemudian di manfaatkan kepada staf kantor kementiran pusat, provinsi, dan kabupaten. (REPUBLIKA.co.id.  Selasa, 25 Juni 2019).

Jalan yang dianggap solusi dalam meningkatan mutu pendiikan agama atau madrasah di negara ini bukanlahhal yang sesimpel itu. Banyak hal yang harusnya dipikirkan karena itu bisa berakibat fatal dan memunculkan polemik baru. Coba saja pikirkan tidak munngkin Bank Dunia meminjamkan dana sebanyak itu kalau bukan adanya keuntungan yang ingin didapatkan. Kalaulah dana itu semuanya untuk pendidikan pasti itu akan menyebabkan naiknya anggaran sekolah apalagi yang swasta negeri saja banyak yang mengeluh apalagi yang swasta tentu itu akan terus melonjak naik karena ini adalah masalah utang negara apalagi sistem riba, apakah negara kita sanggup bayar?

Utang LN ini snagat berakibat fatal bagi negara kita adalah salah satu untuk menjajah  Indonesia dari sisi pendidikan. Lihatlah banyak orang yang katanya ulama tapi pemikirannya tidak lurus, banyak aliran-aliran yang lari dari fokusnya dalam berdakwah. Nilai yang tak sepadan dari 3,7 triliun itu, karena lebh banyak mudarat yang didapatkan, dan tentu belum bisa meningkatkan mutu pendidikan seperti yang diharapkan kita pasti tahu niat yang benar harus dilalui dengan jalan yang benar. Bagaimana bisa niatnya untuk mutu pendidikan agama tapi dengan cara utang yang memakai sistem riba.

Begitu banyakkah pengeluaran negara sampai tidak bisa  menyisihkan dana untuk pendidikan? Disaat seperti ini baru ingin ditingkatkan tapi dengan cara utang kemana tanggung jawab negara selama ini. Begitu terabaikan sampai dana sebeser itu harus diluncurkan untuk pembangunan, peningakat mutu pendidik dll. Dengan kekayaan SDA kita yang begitu banyak lebih dari cukup untuk membiayainya termasuk pendidikan gratis. Seperti islam mengayomi umatnya, karena pendidikan adalah hal yang sangat penting harusnya negara mempermudahnya, tapi sekarang malah dipersulit dan semakin sulit setiap tahunnya.

Eka Budi Utari

Mahasiswa UINSU

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X