Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.934 views

Haji

Oleh: Roni Tabroni*

Wahai haji, mungkin masih ingat ketika tangisan orang-orang terkasih itu pecah saat melepas kepergian kita menuju tanah suci. Tangisan bangga bercampur cemas. Bangga karena anggota keluarganya dipanggil menjadi tamu Allah, cemas karena tahu proses ibadah haji begitu berat.

Kesempatan menjadi tamu sang Khalik untuk menapakkan kakinya di tanah paling suci di muka bumi tentu tidak dimiliki setiap orang. Menghampiri makam manusia paling mulia Rasulullah, menghampiri dan tawaf di tempat paling sakral menjadi kesempatan paling berharga.

Ibadah haji merupakan prosesi dramatis dalam perjalanan spiritual manusia. Memadukan ibadah ritual, perjalanan yang berat, tempat tinggal yang berpindah-pindah, hingga nuansa-nuansa mencekam.

Pertemuan jutaan manusia dengan beragam latar belakang dari berbagai penjuru dunia menjadi fenomena yang begitu unik sekaligus aneh. Beragam karakter manusia ada di sana. Mereka dipersatukan oleh keyakinan dan spiritualitas yang sama. Solidaritas dan semangat beribadah begitu tampak. Dalam kondisi berdesak-desakkan, di tengah cuaca ekstrim, tidak ada yang surut untuk mengejar tempat dan moment paling utama.

Haji merupakan peleburan diri manusia dengan sang Khalik. Merelakan diri untuk meninggalkan kenikmatan dunia, menanggalkan gengsi dan stratifikasi sosial. Semua menyatu dalam semangat mencari pahala dan nikmatnya ibadah, hingga kenyamanan hidup dinafikan. Berjalan berpuluh-puluh kilo meter jauhnya (jika ditotalkan), tinggal di tempat yang tidak nyaman, merasakan panasnya cuaca dan kencangnya angin yang kurang bersahabat. Para tamu Allah pantang mengeluh.

Mencari waktu dan tempat utama yang sesuai dengan sunnah, bukan hal mudah. Namun dengan tekad kuat, Allah selalu memberikan jalan. Tidak ada yang tidak mungkin, ketika hambanya berupaya untuk menjalankan sunnah-Nya, jalan itu dibukakan. Tidak jarang kehawatiran menghinggapi para jamaah, keraguan bukan tidak mungkin datang menggoda. Tetapi nawaitu untuk berada dalam sunnah-Nya mengalahkan segalanya.

Dari mulai program tarwiyah, memilih waktu dan tempat serta tata cara shalat yang khas menjadi pilihan penting. Termasuk bertahan di Muzdalifah hingga terbit fajar dan melempar jumroh di waktu-waktu yang dicontohkan. Pilihan-pilihan ini bukan kebetulan, tetapi ketetapan yang harus diikuti.

Kondisi Arofah yang sakral membuat suasana semakin khidmat. Kenikmatan ibadah bercampur rasa haru dan syukur. Tetesan air mata menjadi bukti pengakuan dosa dan lemahnya diri.

Menjadi manusia haji, artinya menjadi mahluk yang tidak berdaya kecuali dengan bantuan-Nya. Di Arofah tidak ada pejabat dan rakyat, tidak ada sodagar dan pegawai, tidak ada orang pintar dan bodoh, semuanya adalah mahluk Allah yang tidak berdaya. Dipersamakan dengan simbol kain ihrom yang teramat sederhana, sebagai bukti penyerahan sekaligus menyadari kelemahan diri manusia dihadapan-Nya.

Wahai haji, semua apa yang pernah dilewati merupakan anugerah yang tidak didapatkan oleh semua ummat Islam. Tanah suci yang pernah diinjak, dan tempat sakral yang kita pernah berada di dalamnya belum tentu akan kita tapaki kembali hingga sakaratul maut menjemput kita.

Kesempatan yang sekali ini, menjadi momentum paling istimewa selama hidup di dunia. Kehidupan yang amat sebentar ini, sebelum akhirnya semua kita akan mati. Sebelum menuju alam kubur yang pasti dirasakan oleh semua mahluk, kita berharap apa yang kita lewati ini menjadi wasilah penggugur dosa.

Di tengah lantunan do'a-do'a selama di tanah suci ini, semua orang memiliki misi tunggal yaitu dihapusnya semua dosa-dosa yang pernah diperbuatnya, seraya berharap setelah kepulangannya menjadi haji mabrur. Mabrur artinya melewati makbul, bukan hanya amal ibadahnya diterima, tetapi juga berefek pada kehidupan yang lebih baik.

Dengan menapaki seluruh sunnahnya, kita berharap di padang mahsyar kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Dengan pengorbanan yang tidak sedikit kita tidak ada maksud lain kecuali ingin menjadi bagian dari ummat Nabi Muhammad karena telah menjalankan seluruh prosesi yang berat ini tanpa kompromi.

Di padang mahsyar, ketika setiap manusia akan disibukkan dengan dirinya sendiri, mereka akan mencari perlindungan. Hanya mereka yang istiqomah dalam tauhid dan menjalankan seluruh sunnahnya lah yang mendapatkan syafaatnya kelak.

Dengan imbalan jannah yang dijanjikan bagi haji mabrur, maka seluruh pengorbanan yang dikeluarkan baik berupa harta, tenaga, waktu, dan mental, menjadi tidak berati.

Semua perjalanan dan susana berhaji yang begitu berat akan menjadi saksi kelak bahwa kita pernah menjadi bagian itu semua. Bahwa semua yang kita korbankan, kenyamanan yang kita tanggalkan, berharap menjadi wasilah yang menakdirkan kita berada dalam jannah-Nya.

Suatu hari nanti, setibanya di tanah air, setiap orang akan mengenangnya sebagai sebuah ceritera yang menarik. Mina, Arafah, dan Muzdalifah, sebagai medan paling menantang bagi jamaah haji berubah menjadi kenangan paling indah dalam hidup. Di tanah air dipastikan akan merasakan kerinduan yang begitu dalam. Suka duka nya akan tertanam dalam memori dan menjadi pengantar tidur. Kisahnya akan diwariskan pada anak-cucu sebelum kita meninggalkan mereka.

Jika pun kesempatan itu hanya sekali dalam hidup kita, maka persaksian itu mudah-mudahan cukup untuk menjadikan kita berada dalam safaat Rasulullah dan berada dalam pangkuan sang Khalik. Sebuah perjumpaan yang didambakan seluruh ummat Islam.

Tetapi, kenangan prosesi haji dan kelezatan spiritual itu tidak cukup dinikmati sendiri. Setiap haji dituntut untuk menjadi bagian dari kehidupan manusia. Ritual haji harus dapat ditransformasikan menjadi sebuah perilaku dalam kehidupan nyata, sehingga efek dari berhaji adalah peradaban baik sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

*) Penulis merupakan pembimbing jamaah haji perwakilan Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Jum'at, 20 Sep 2019 19:52

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Jum'at, 20 Sep 2019 19:35

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Jum'at, 20 Sep 2019 19:16

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Jum'at, 20 Sep 2019 19:05

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

Jum'at, 20 Sep 2019 18:12


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 18/09/2019 13:09

Fahri: KPK Salah Jalan (3)