Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.452 views

Rusuh Papua

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Masalah etnis atau agama tentu rentan. Ini masalah krusial berbangsa dan bernegara. Karenanya mesti antisipasi serius. Kasus persekusi di asrama mahasiswa Papua dikarenakan tidak sabar dan emosi yang dikedepankan.

Semestinya yang diduga merusak bendera dan tiangnya itu yang disasar, bukan kolektif mahasiswa Papua hingga keluar kalimat penistaan etnis. Konsekuensinya adalah berbalas aksi yang kemudian disebut rusuh.

Masalah Papua memang rentan di samping secara fisik rakyat Papua berbeda dengan rakyat Indonesia kebanyakan, juga menjadi sasaran asing yang berkepentingan politik, ekonomi dan lainnya. Sebagaimana Timor Timur maka Papua adalah pintu masuk lain untuk "pangkalan" kepentingan.

Separatisme tidak berdiri sendiri. Indonesia mesti memiliki daya cengkeram kuat baik militer, kebijakan pembangunan, maupun kewibawaan seorang Presiden. Soekarno dulu mampu meyakinkan dan menguatkan Papua masuk ke dalam negara Indonesia meski harus melalui operasi "Pembebasan Irian Barat".

Ketika kini Papua khususnya Manokwari rusuh upaya pemadaman tidak mudah. Presiden tak ada suara, padahal baru menjadi inspektur upacara di hari kemerdekaan dan berdiri "gagah". Netizen mulai sinis berkomentar mana Jokowi, Wiranto, Moeldoko, mana Densus 88, mana Brimob garang, mana banser yang biasa "ribut" soal terorisme dan persekusi para tokoh Islam.

Banser yang biasa hebat membubarkan pengajian dan sang pengawal NKRI harga mati. OPM dipastikan akan menyusup dan bergerak memanfaatkan momen kerusuhan ini. Polri yang ingin menjadi pilar negara "democratic policing" harus serius bergerak. Malu jika hanya bisa merajalela di 21-22 Mei. Urusan "target" umat Islam cepat sekali membangun opini dan bertindak.

Persoalan etnis dan agama mesti cepat diatasi. Bukan dipanas panasi. Seperti ketersinggungan NTT pada UAS jika ada pihak apalagi pejabat ikut manas manasi, bukan mustahil ada tindakan balasan yang bernuansa gesekan agama. Seperti gesekan etnis maka gesekan agama bisa lebih parah untuk mengatasinya. Presiden mesti berwibawa bertindak. Instruksi mesti jelas untuk meredam.

Jika Papua sukses mengacak-acak, maka daerah lain akan mencontoh apakah Aceh, Maluku, atau NTT dan lainnya. Persatuan Indonesia menjadi terancam. Posisi Presiden sedang rawan karena tidak terlalu kuat legitimasinya.

Pemilu pemilihannya bermasalah. Rakyat tidak sepenuhnya berada di belakang Presiden Jokowi. Karenanya pilihan strategis adalah meredam dan menyelesaikan kerusuhan Papua dan tidak membesarkan masalah UAS. Etnis dan agama harus dijaga dengan langkah dan kebijakan yang lebih nyata.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

Rabu, 13 Nov 2019 15:15

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Rabu, 13 Nov 2019 13:45

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

Rabu, 13 Nov 2019 11:01

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Rabu, 13 Nov 2019 09:27

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Rabu, 13 Nov 2019 08:36

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

Rabu, 13 Nov 2019 08:13

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Rabu, 13 Nov 2019 07:30

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Rabu, 13 Nov 2019 07:02

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Rabu, 13 Nov 2019 04:36

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Rabu, 13 Nov 2019 03:07

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Rabu, 13 Nov 2019 02:34

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Rabu, 13 Nov 2019 01:54

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Rabu, 13 Nov 2019 00:47

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Selasa, 12 Nov 2019 23:42

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Selasa, 12 Nov 2019 22:59

Pemuda: Energi Perubahan

Pemuda: Energi Perubahan

Selasa, 12 Nov 2019 21:28

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Selasa, 12 Nov 2019 20:36

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Selasa, 12 Nov 2019 20:28

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Selasa, 12 Nov 2019 19:56

Tuan Rumah Formula E, Jakarta Sejajar dengan Roma dan Berlin

Tuan Rumah Formula E, Jakarta Sejajar dengan Roma dan Berlin

Selasa, 12 Nov 2019 17:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X