Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.016 views

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Oleh: Eriga Agustiningsasi, S.KM

The Santri. Siapa yang tidak kenal film ini? Meskipun belum ditayangkan secara resmi, namun trailernya begitu membanjiri media. Tak sedikit pasang mata menyaksikannya.

Dengan cepat trailer film garapan sutradara Hollywood asal Blitar, Livi Zheng ini tersebar di berbagai media termasuk sosial media yang digandrungi kaula muda. Mengapa? Apa yang menjadi daya tarik film ini?

Film The santri mengangkat nilai-nilai santri dan tradisi pembelajaran di pondok pesantren yang berbasis kemandirian, kesederhanaan, toleransi serta kecintaan terhadap tanah air. The Santri dipersembahkan sebagai wahana untuk menginformasikan dan mengkomunikaskan keberadaan dunia santri dan pesantren yang memiliki pemahaman Islam yang ramah, cinta tanah air serta anti terhadap radikalisme dan terorisme (CNNIndonesia.com 16/09).

Namun, film ini menuai reaksi dari ketua umum Front Santri Indonesia (FSI), Hanif Alathas. Beliau mengatakan bahwa film itu tidak mencerminkan akhlak dan tradisi santri yang sebenarnya (CNNIndonesia.com 16/09).

Rupanya hal itulah yang membuat trailer film rekomendasi Ketua Umum PBNU, Said Aqil Shiroj ini banyak ditonton di semua kalangan. Pasalnya, film ini dianggap jauh dari kehidupan pesantren pada umumnya. Bahkan bisa dikatakan jauh dari nilai-nilai Islam yang sebenarnya.

Selain interaksi santri dan santriwati yang ada di dalam film The Santri tidak mencerminkan layaknya santri yang dibina di pondok pesantren, film ini juga menuai kontroversi karena ide ‘Islam Ramah’ versi mereka. ‘Islam ramah’ digambarkan sebagai Islam yang menjunjung tinggi aspek toleransi antar umat beragama. Bahkan dalam film teradapat adegan santriwati membawa tumpeng nasi ke dalam gereja dengan mengatasnamakan bentuk cinta antar sesama. Benarkah Islam mengajarkan toleransi yang demikian?

Jauh sebelum ide ‘Islam ramah’ ini muncul, Islam telah jelas mengatur interaksi manusia, baik interaksi dengan Tuhannya, dirinya sendiri maupun dengan manusia yang lainnya. Islam telah jelas membedakan antara haq dan bathil, tidak ada pertengahannya, setengah haq dan setengah bathil. Mengapa?

Karena sesungguhnya perkara haq dan bathil selamanya tidak akan pernah menyatu. Begitupun perkara istilah. Sebut saja istilah kafir yang ada di dalam Al Qur’an surah Al Kaafirun. Tidak bisa diubah menjadi nonmuslim. Apalagi terkait dengan aqidah, perkara mendasar, pembeda antara iman dan kufur, halal dan haram. Termasuk konsep ‘Islam ramah’ yang digambarkan dalam film tersebut.

Islam mengajarkan toleransi antar umat beragama adalah hal yang benar. Namun perlu digaris bawahi, toleransi dalam bentuk seperti apa? Tata cara toleransi antar umat beragama telah jelas Allah sampaikan di dalam Al Qur’an Surah Al Kaafirun ayat 1-6. Allah berfirman,

“Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

Dari ayat tersebut jelas telah tercantum “untukmu agamamu, dan untukku agamaku”. Sehingga dalam perkara aqidah, kita sebagai seorang muslim tidak boleh mengikuti beribadatan mereka, apalagi masuk ke dalam rumah peribadatan mereka dan ikut merayakannya. Hati-hati dengan perkara ini. Allah juga mengingatkan kita semua dalam firmanNya,

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (QS. al-Baqarah (2) : 120).

Perlu diingat kembali bahwa Islam datang sebagai agama penyempurna dari agama-agama sebelumnya. Pembeda antara haq dan yang barthil. Dengan aturan Islam yang shohih (benar) dan sempurna inilah yang mampu menciptakan kehidupan yang harmonis antara umat beragama.

Terbukti antara Islam, Yahudi dan Nasrani dapat hidup berdampingan dalam Daulah Islam selama 14 abad lamanya. Waktu yang sangatlah lama. Tentu, tanpa ide ‘Islam Ramah’, Islam sudah menjadi agama yang sangat mengerti dan menghargai nonmuslim sebagai makhluk ciptaan Allah dengan mengatur kehidupan antar sesamanya.

Jadi toleransi antar umat beragama di dalam Islam ialah cukup tidak menganggu peribadatan mereka dan tidak turut serta merayakannya bahkan hanya sekedar mengucapkan selamat sekalipun.

Hal sebaliknya, ‘Islam Ramah’ yang diusung beberapa kalangan ini justru ‘tidak ramah’ dengan saudara seiman sendiri. Fitnah-fitnah digencarkan kepada sesama muslim. Bukannya sesama muslin harus saling menyayangi? Mengapa berbeda perlakukan dengan nonmuslim?

Sungguh ide ‘Islam Ramha’ ini sungguh menyesatkan. Lembut dengan pemeluk agama lain, namun keras dengan saudara seiiman, seakidah sendiri. Padahal Allah telah berfirman,

Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat” (QS. Al Hujuraat: 10).

Jadi, jangan gadaikan keimanan hanya karena ide toleransi yang kebablasan. Ide ‘Islam Ramah’ tapi ‘tak Ramah’ bagi muslim. Bingung kan?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15


MUI

Must Read!
X