Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.526 views

Fenomena Hijrah

KITA melihat semakin maraknya fenomena hijrah hari ini merupakan suatu kemajuan yang luar biasa. Ditambah lagi dengan maraknya artis hijrah, yang ternyata menciptakan pengaruh yang juga tidak kalah hebatnya di kalangan masyarakat. Animo orang bicara hijrah, berubah ke arah kehidupan yang lebih sesuai dengan ajaran syariat, adalah satu pertanda narasi alam yang tidak bisa kita bendung arusnya.

Fenomena ini kalau tidak salah ingat, bermula sekitar tahun 2009 dimana saat itu gerakan komunitas Hijabers Community (HC) tengah muncul ke permukaan. Dipelopori oleh Dian Pelangi, Ria Miranda, Jenahara Nasution, dan banyak tokoh designer perempuan lain yang berpengaruh pada masa itu. Penulis ingat, saat itu booming aktivitas blogging, dimana kesemua aktivitas hijabers itu penulis banyak amati dari blog para tokoh dibalik HC.

Animo ini terus berkembang bahkan sampai saat ini menuju kearah yang lebih baik. Trend Syar’i memenuhi pasar sejak 2014/2015 dan masih bertahan sampai saat ini. Ditambah lagi, menjawab kebutuhan Ummat saat ini para Asatidz pun mengemas da’wah dengan kemasan yang lebih mudah untuk diterima di kalangan masyarakat. Banyak kegiatan semacam festival, pameran, dan semacamnya dikemas untuk da’wah. Sebut saja kegiatan HijrahFest, Muslim United, MuslimFest, Nussa Ukhuwah Show, dan sebagainya.

Namun ditengah baiknya deras arus tersebut, tetap saja masih ada kalangan nyinyir yang membenci dengan sebegitu dengkinya terhadap perubahan baik ini. Tentu tidak heran, sebab dalam Al-Qur’an sendiri Allah telah mengingatkan, bahwa kaum Kafir baik Yahudi, Nasrani, dan selainnya tidak akan ridla terhadap kaum muslimin sampai kaum muslimin mengikuti millah mereka. Bahkan dalam Al-Qur’an Allah menggunakan kata Lan tardlo, yang maknanya tidak akan pernah ridla.

Demikian tabiat kaum Kafir terhadap keimanan dan kebenaran. Tersebab dengkinya, maka Allah redupkan cahaya hidayah di dalam hati-hati mereka, ditutupkan bashiir-nya dari kebenaran, sampai akhirnya mereka tidak mampu menangkap sinyalnya meskipun kebenaran itu didekatkan atau bahkan dipampangkan begitu nyata di hadapannya. Bukan karena Allah tidak adil, menjadikan mereka tenggelam dalam kemaksiatan, melainkan karena mereka sendiri yang memilih dengan perasaannya. Kalau saja mereka mau berpikir, niscaya mereka akan terarus pada kebenaran berdasarkan kesadaran pemikirannya.

Apa yang terjadi saat ini adalah apa yang kita sebut sebagai Sunnatullah, Hukum Alam. Setiap dari kita tidaklah mungkin mengetahui bagaimana desain narasinya. Seolah seperti bola salju yang hari ini makin membesar pengaruhnya. Maka tentu saja tidak bisa tidak kita pikirkan kebesaran Allah dibalik semua fenomena ini. Apa yang menjadi janji Allah bahwa Islam akan dimenangkan di akhir zaman, tanda-tandanya bisa jadi telah nampak sebagaimana saat ini yang diawali dengan nampaknya kesadaran Ummat mendekat pada ketaatan.

Betapapun dahsyatnya manusia menerka, tetap Allah yang mengaturkan narasinya. Demikianlah Sunnatullah adanya, ia adalah apa yang berada di luar wilayah yang dikuasai manusia. Kita tidak akan ditanya soal qadla ini, sebab memang ia diluar kuasa kita manusia biasa. Tapi pasti Allah akan menanyai apa dan bagaimana peran kita di dalamnya?

Sederhananya, bila kita melihat kesemua arah kebaikan ini adalah Sunnatullah adanya, maka membendung narasinya adalah sia-sia. Betapa tidak, sebab seolah-olah mereka tentu saja berhadapan langsung dengan Allah, Rabb Pengatur Semesta.

Sebagai contoh stigmatisasi istilah Khilafah, bendera tauhid, penolakan kajian Ustadz, atau bahkan penolakan festival Muslim United yang baru-baru ini terjadi di Yogyakarta, dan banyak lagi fenomena ‘janggal’ yang lainnya. Terkesan mengada-ada alasannya, utamanya berbelit pada soalan teknis peminjaman tempat, atau penolakan yang tidak berdasar alasan yang jelas selain hanya kekhawatiran.

Betapapun kerasnya kebenaran ini dihalangi, Allah tetap punya cara-Nya untuk memenangkan Dien ini. Semakin jelas nampak biasnya di hadapan kita, bahwa di akhir zaman ini batas hitam dan putih sudah jelas perbedaannya. Maka mesti jelas pula bagi kita, pada sisi mana arah kecondongan kita memihaknya. Tersebab hidup adalah soal memilih maka semua ini adalah berdasar pilihan, tentu kita tidak ingin merugi pada pilihannya.

Sebagai seorang muslim, kita mesti memilih berdasar apa yang menjadi keyakinan kita terhadap kebenaran itu berdasar apa yang menjadi pedoman hidup kita pula. Bukan berdasar perasaan, relevansi kekinian, dan segala apa yang bukan dari nilai Islam. Ada banyak fitnah yang hari ini tengah mengungkung kita dan akan terus terjadi sampai hari Akhir tiba. Fitnah yang akhirnya menjadikan kaum muslimin itu sendiri ragu akan identitasnya sebagai seorang muslim. Maka tidak ada pilihan lain sebetulnya selain kita mesti menguatkan benteng iman kita dalam menghadapinya. Hadanallah waiyyakum. *

Salsabila Maghfoor

Koordinator Pena Langit

 

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Selasa, 19 Nov 2019 02:44

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Selasa, 19 Nov 2019 01:54

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Senin, 18 Nov 2019 21:36

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Senin, 18 Nov 2019 21:03

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Senin, 18 Nov 2019 20:30

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Senin, 18 Nov 2019 19:30

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

Senin, 18 Nov 2019 18:44

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Senin, 18 Nov 2019 17:51

Pendidikan Agama yang Tersandera

Pendidikan Agama yang Tersandera

Senin, 18 Nov 2019 16:36

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Senin, 18 Nov 2019 16:12

Harap-harap Cemas BPJS

Harap-harap Cemas BPJS

Senin, 18 Nov 2019 15:39

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Senin, 18 Nov 2019 12:18

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Gaza Butuh Persatuan Kaum Muslim

Ahad, 17 Nov 2019 23:12


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X