Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.555 views

Menyampaikan Kalam-Nya, Perlukah Izin Manusia?

 

Oleh: Fitri Suryani, S. Pd* 

Menyampaikan kebenaran yang bersumber dari Kalam-Nya merupakan kewajiban bagi semua insan. Karena sesungguhnya tugas melakukan amar makruf nahi mungkar tak hanya kewajiban para ustaz ataupun ulama. Namun, mereka yang telah balig dan berakal sehat, maka kewajiban tersebut telah melekat pada diri yang telah mengikrarkan dirinya sebagai seorang Muslim. Tapi apa jadinya jika dalam menyerukan kebenaran seolah dibatasi?

Sebagaimana Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi berencana menemui penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). Fachrul mengatakan bahwa ia akan mengingatkan UAS juga kalau ada satu dua butir ceramahnya yang menurutnya tidak pas (Detik.com, 28/10/2019).

Sebelumnya pun, presiden Joko Widodo (Jokowi) menugasi menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi untuk menangkal radikalisme. Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid, pencegahan berkembangnya paham radikal bisa dilakukan dari hulu, yakni dari kurikulum hingga pengajar.

Zainut juga mengatakan kementerian Agama punya ribuan penyuluh. Para penyuluh itu ditugasi untuk menyebarkan ajaran agama yang penuh kasih dan cinta sehingga radikalisme tidak berkembang (Detik.com, 25/10/2019).

Jauh sebelumnya pun Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdhatul Ulama (NU) menyarankan agar Warga Negara Indonesia yang beragama non-Muslim tak lagi disebut sebagai kafir. Kata kafir dianggap mengandung unsur kekerasan teologis (Cnnindonesia.com, 28/02/2019).

Pertanyaannya adalah, apakah setiap orang yang hendak menyampaikan syiar-syiar Islam perlu ditinjau isi ceramahnya pas atau tidak menurut standar manusia? Padahal hakikatnya menyampaikan dakwah bukan apa yang ingin didengar oleh manusia, tapi apa yang seharusnya mereka dengar. Karena mengambil ajaran Islam bukanlah seperti prasmanan, mengambil apa yang diinginkan saja.

Bukankah standar baik buruknya sesuatu berdasarkan dari hukum syara? Sebab jika terpuji dan tercela distandarkan pada manusia, pasti akan mengalami banyak perbedaan yang sesuai dengan pemahaman mereka masing-masing. Karena sejatinya manusia bersifat kurang, lemah dan terbatas. Jadi apa yang dihasilkan dari keterbatasan manusia dapat menimbulkan pertentangan di tengah masyarakat, apalagi yang tidak didasarkan pada tuntunan-Nya.

Selain itu, walaupun tak ada pernyataan yang menyatakan bahwa stigma radikalisme tidak melekat pada ajaran tertentu, yakni Islam. Tetapi tak sedikit yang menggiring bahwa mereka yang menjalankan ajaran Islam sesuai tuntunan-Nya seolah dicap berpaham radikal. Belum lagi mereka yang memakai simbol-simbol agama, tak jarang dicap sebagai teroris dan tak sedikit langsung ‘didor’ walau statusnya masih tersangka. Miris!

Kalau seperti itu, salahkah mereka yang beranggapan bahwa Indonesia negeri Muslim mayoritas, tapi rasa minoritas?

Bukankah dalam kalam-Nya surah Fushshilat ayat 33 yang artinya, “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada (agama) Allah, mengerjakan amal salih dan berkata, ‘Sesungguhnya aku ini termasuk golongan orang-orang Muslim’”.

Lebih dari itu, sesungguhnya tujuan dakwah Islam adalah mengubah keadaan yang tidak islami menjadi islami supaya bisa mendekatkan diri kepada Allah swt. Karenanya, dakwah tidak hanya menyerukan amar makruf nahi mungkar, tetapi mesti dibarengi dengan usaha untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Dengan demikian, dalam menyampaikan kalam-Nya tidaklah perlu izin manusia. Karena sesungguhnya Allah tidak hanya menciptakan manusia, tetapi sekaligus memberikan pedoman hidup bagi manusia. Sebab yang lebih tahu mana yang terbaik untuk hambanya, tentu yang menciptakannya, yakni Allah swt. Wallahu a’lam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah guru Asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Rabu, 20 Jan 2021 20:35

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Rabu, 20 Jan 2021 20:01

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Rabu, 20 Jan 2021 15:59

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Rabu, 20 Jan 2021 14:08

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

Rabu, 20 Jan 2021 12:54

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

Rabu, 20 Jan 2021 12:42

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Rabu, 20 Jan 2021 12:30

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Rabu, 20 Jan 2021 10:55

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Selasa, 19 Jan 2021 22:52

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Selasa, 19 Jan 2021 22:30

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Selasa, 19 Jan 2021 22:11

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

Selasa, 19 Jan 2021 22:00

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Selasa, 19 Jan 2021 20:45

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Selasa, 19 Jan 2021 18:15

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Selasa, 19 Jan 2021 17:00

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Selasa, 19 Jan 2021 15:34

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Selasa, 19 Jan 2021 14:43

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Jan 2021 14:35


MUI

Must Read!
X