Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.833 views

Lagi! Arah Pendidikan Dipertanyakan

 

Oleh:

Puput Hariyani, S.Si*

 

DUNIA pendidikan kembali berduka. Lagi dan lagi kasus kerusakan generasi mencoreng wajah pendidikan negeri ini. Dilansir detiknews.com, Alexander Warupangkey (54) salah seorang guru SMK di Manado harus meregang nyawa akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh muridnya sendiri. Hal ini dikarenakan pelaku tersinggung karena ditegur merokok. Begitu mudah generasi tersulut emosi. Peristiwa ini tentu bukanlah yang pertama, juga bisa jadi bukan yang terakhir.

Berulangnya tingkah polah generasi yang semakin liar dan tak terkendali tentu menjadi keprihatian tersendiri. Mereka berada di garis merah. Untuk menelisik secara mendalam tentu dibutuhkan cara pandang yang komprehensif agar ditemukan akar persoalan sehingga dari sana akan dirumuskan solusi penyelesaian.  

Dari sisi keimanan generasi tentu pondasinya sangat rapuh sehingga mereka berani menendang norma agama. Pantauan keluarga minim sehingga penjagaanya pun lemah, belum lagi lingkungan pergaulan yang menebarkan aura negatif. Ditopang oleh media yang kurang berpihak pada tumbuh kembang generasi. Muatan liberal sangat cepat diadopsi sementara bahaya yang ditimbulkan tak diperhitungkan.

Lembaga pendidikan juga patut untuk instropeksi diri, melakukan evaluasi ditengah program yang massif digalakkan misalnya Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang disinergiskan dengan Program Pendidikan Karakter (PPK).  Ada apa dengan kurikulum pendidikan kita? Kini arah pendidikan kembali dipertanyakan.

Di era menteri sebelumnya, justru  muatan sekulerisasi pada program pendidikan karakter juga kian terasa. Ide penghapusan pendidikan agama di sekolah yang diwacanakan oleh Chairman Jababeka SD Darmono yang diusulkan pada Presiden Jokowi menuai banyak kritik dari masyarakat. Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, ide penghapusan pelajaran agama adalah ide sekulerisasi yang menjauhkan generasi bangsa dari nilai-nilai agama (indopos). Ide ini sangat berbahaya dan harus dijauhkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Muhadjir Efendi juga menyatakan bahwa nyawa dari gerakan pendidikan adalah literasi. Muhadjir juga menyampaikan literasi tak melulu soal membaca buku. Menghadapi era industry 4.0 setidaknya ada 6 literasi yang wajib dikuasai. Literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi financial, literasi digital dan literasi kebudayaan dan kewarganegaraan (jeda.id).

Namun benarkah literasi yang dicanangkan dalam rangka untuk mencerdaskan bangsa agar mampu menghadapi tantangan di era RI 4.0 atau justru sebaliknya? Revolusi Industri 4.0 bukan saja bicara tentang perubahan teknologi tetapi juga keharusan dunia mengikuti perubahan nilai-nilai sebagaimana yang diinginkan AS.

Pada gilirannya kecanggihan teknologi era RI 4.0 seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - IA) berupa robot pintar hingga mobil tanpa sopir dan mesin cerdas lainnya akan menimbulkan masalah serius, salah satunya adalah pengangguran. Hal ini dipaparkan Larry Elliott editor ekonomi “The Guardian” dua tahun lalu dalam tulisannya bertajuk Fourth Industrial Revolution brings promise and peril for humanity.

Dari sini bisa ditarik benang merah, bahwasanya peningkatan kualitas SDM bagi generasi untuk menguasai literasi tidak banyak berarti. Pasalnya, generasi hanya akan menjadi user pengguna bukan maker pembuat.

Apalagi jika dikaitkan dengan permintaan presiden kepada Mendikbud baru Nadiem Makarim untuk membuat terobosan di dunia pendidikan. Menyiapkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja, siap berusaha, yang link and matched antara pendidikan dan industry (kumparan.com).

Alhasil, arah pendidikan kita semakin terlihat untuk melahirkan generasi yang sekuler-liberal dan generasi hanya akan tercetak menjadi buruh yang bekerja di raksasa-raksasa bisnis industry kapitalis.

Arah Pendidikan Islam

Berbeda dengan pendidikan hari ini. Arah pendidikan Islam sangat jelas yakni untuk membentuk generasi yang memiliki kepribadian Islam, menguasai sains teknologi untuk kemaslahatan umat manusia dan tentunya semua itu diiringi dengan pondasi keimanan yang kokoh.

Sistem pendidikan Islam meniscayakan penerapa Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan. Karena di dalam Islam sistem pendidikan berkaitan erat dengan sistem kehidupan yang lainnya. Salah satunya adalah sistem ekonominya yang akan menjamin terwujudnya pendidikan berkualitas dengan lengkapnya berbagai fasilitas pembelajaran. 

Islam akan menetapkan kurikulum yang menjadikan akidah Islam sebagai asasnya, proses pembelajaran yang membekas pada diri pelajarnya. Kesuksesan pendidikan Islam juga ditopang oleh berbagai elemen. Sinergitas antara keluarga sebagai pihak yang menancapkan keimanan yang kokoh, sekolah dan juga masyarakat yang akan menjadi kontrol social. Serta negara menutup berbagai celah yang bisa merusak generasi dengan memberikan pengaturan yang komprehensif salah satunya di bidang media social dengan menghapus berbagi konten yang tidak mendidik. Mewujudkan regulasi sistem pergaulan yang Islami.

Pengamanan serba berlapis inilah yang telah terbukti di masa kejayaan Islam selama berbilang abad melahirkan kualitas generasi yang mampu menguasai ilmu dunia dan akhirat. Demikianlah Islam menjaga generasi dan mengantarkan mereka menjadi pemimpin dunia.*Penulis pemerhati remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Mati Ketawa Ala Indonesia

Mati Ketawa Ala Indonesia

Rabu, 28 Oct 2020 23:00

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Rabu, 28 Oct 2020 21:38

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Rabu, 28 Oct 2020 21:20

Jokowi Akan Dikudeta?

Jokowi Akan Dikudeta?

Rabu, 28 Oct 2020 20:33

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Rabu, 28 Oct 2020 20:28

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Rabu, 28 Oct 2020 20:10

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Rabu, 28 Oct 2020 19:55

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Rabu, 28 Oct 2020 15:30

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

Rabu, 28 Oct 2020 13:45

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Rabu, 28 Oct 2020 10:46

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Selasa, 27 Oct 2020 23:02

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Selasa, 27 Oct 2020 22:50

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Selasa, 27 Oct 2020 22:29

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X