Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.226 views

Pemuda: Energi Perubahan

 

Oleh:

Oktavia Nurul Hikmah S.E.

Pengasuh MT Remaja Kedamean Gresik

 

TAHUKAH Sobat, gelombang protes di kawasan Timur Tengah pada 2010 lalu –kerap disebut Arab Spring- sesungguhnya dipantik oleh seorang pemuda. Seorang sarjana penjual buah, yang memprotes kedzaliman kebijakan penguasa dengan membakar dirinya. Tentu, ini cara yang amat keliru. Namun, mari kita membincang dari sisi yang lainnya.

Peristiwa ini nyatanya memicu gerakan yang dengan cepat meluas, tak hanya di Tunisia negara sang pemuda, namun juga merembet ke negara-negara di sekitarnya. Sosial media mengambil peran besar di dalamnya. Hingga kemudian kita mengenal istilah Arab Spring, atau musim semi Arab. Hal ini merujuk pada peristiwa protes masyarakat di berbagai negara Arab atas kedzaliman sistem kapitalisme yang merampas kesejahteraan mereka.

Adalah pemuda, sosok yang begitu lekat dengan perubahan. Dakwah Rasulullah disambut antusias oleh kalangan muda. Mereka inilah yang kesadarannya begitu mudah dibangun. Kaum mudalah yang amat memahami, bahwa kejahiliyahan sistem kehidupan di Arab waktu itu harus segera diakhiri. Perubahan harus segera diwujudkan. Dan ideologi Islam menjadi senjata pamungkas perubahan. Rasulullah dan mayoritas sahabat mudanya bahu membahu menciptakan dunia baru di bawah naungan Islam yang penuh rahmat. 

Sejarah peradaban Islam pun ditopang oleh kalangan muda. Pemudalah yang menjadi kaum pembaharu, yang mencita-citakan kemuliaan Islam. Al Fatih yang menaklukkan Konstantinopel di usia mudanya. Para cendekiawan muda muslim seperti Al Khawarizmi yang menemukan angka nol, Al Jazari sang insinyur, Ibnu Batutah sang penjelajah, dan ribuan ilmuwan muslim yang menciptakan sejarah. Mereka manfaatkan usia mudanya untuk berbuat sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat dan kemuliaan Islam.

Peradaban silih berganti, namun senantiasa diisi oleh kalangan muda. Peradaban Islam memiliki kekhasan yang tidak ditemui pada peradaban lainnya. Ialah ruh keimanan yang mewarnai para pemeluknya. Pejuang perubahan di dalam peradaban Islam melandaskan perjuangannya dengan pondasi aqidah. Pergerakan mereka semata untuk memuliakan kalimat tauhid dan meraih ridha Allah SWT.

Kekhilafahan Islam telah diruntuhkan pada 1924. Sejak itulah, peradaban seolah mundur. Ketiadaan penerapan syariat kaaffah dalam naungan khilafah menyebabkan keterpurukan umat di segenap aspek kehidupan.

Sekulerisme-kapitalisme merajai dunia. Pemuda Islam tumbuh dalam dekapan aqidah, namun tercerabut dari sisi penerapan syariah. Lisan mereka basah dengan syahadat, namun aplikasi kalimat tauhid melenyap. Tak sedikit yang menghafal Qur’an, namun terbentur dalam penerapan. Jangan! Jangan menuding jari pada pemuda. Sekulerisme lah biang keroknya. Keterpisahan agama dari kehidupan menyebabkan manusia kebingungan dalam menjalani kehidupan.

Peran agama dibonsai sekadar ibadah ritual. Sementara sisanya yang banyak mulai dari pergaulan, ekonomi, politik dalam dan luar negeri, kemaslahatan umum, dan lainnya diserahkan pada pengaturan ala akal manusia. Lebih sering dikenal dengan undang-undang atau peraturan pemerintah yang semacamnya. Karena dibuat oleh manusia yang memiliki keterbatasan, aturan-aturan ini pun tidak pernah tuntas menyelesaikan problem manusia. Yang terjadi tambal sulam akibat ketidaksempurnaan aturan.

Sekulerisme mencipta kejahiliyahan modern. Ia merupa dalam berbagai bentuk. Berhala berganti bentuk menjadi harta dan tahta. Pelacuran berganti nama menjadi prostitusi baik fisik maupun online. Kejahatan semakin canggih melampaui batas dan masa. Pemuda disibukkan dengan upaya menggapai kebahagiaan semu. Yaitu kebahagiaan yang mematok pencapaian materi sebagai standar.

Namun, dalam kegelapan yang paling pekat pun pemuda tak kehilangan energinya. Di tengah hingar bingar kerusakan sistem, masih ada pemuda yang ikhlas memperjuangkan perubahan. Mereka yang memahami ketidakidealan yang dicipta sistem sekuler kapitalis. Mereka berupaya mencari jawab pada agamanya. 

Mereka membuka diri pada diskusi. Meluangkan waktu duduk melingkar mengkaji Islam. Mereka kaitkan segala kerusakan yang terjadi dan mencari akar muasalnya. Mereka pelajari kembali sejarah Rasulullah dan mencari tahu kemungkinan pengulangan sejarah itu di era kekinian. Hingga mereka dapatkan, kejahiliyahan itu hadir kembali dalam bentuk yang lebih modern. Maknanya, solusi Islam sesungguhnya tetap relevan diterapkan di era kekinian sebagaimana Rasulullah sukses mendakwahkannya ke seantero Arab.

Mereka pun mendapat stigma yang sama. Jika dulu Rasulullah dituduh gila dan tukang sihir, kini para pemuda pendakwah Islam dituduh radikal dan tukang manipulasi agama. Kesamaan di antara keduanya adalah mereka sama-sama menyerukan kebenaran dan sama-sama mendapat predikat buruk atas aktivitas tersebut. Maka, jangan bersedih wahai pemuda pejuang perubahan. Jika Rasulullah yang mulia saja tak luput dari hinaan bahkan siksaan, maka pewaris perjuangannya pun layak mendapat hal serupa. Maka mintalah pertolongan dan kekuatan dari Allah agar diberikan keistiqamahan hingga ajal datang.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Senin, 17 Feb 2020 15:38

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Senin, 17 Feb 2020 14:05

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Senin, 17 Feb 2020 13:53

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Senin, 17 Feb 2020 08:54

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Senin, 17 Feb 2020 08:05

Terowongan Silaturahmi, Bukti Presiden Busung Lapar Sejarah?

Terowongan Silaturahmi, Bukti Presiden Busung Lapar Sejarah?

Senin, 17 Feb 2020 00:00

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X