Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.969 views

Sekularisasi Ala Jokowi

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Semangat Pemerintah melakukan upaya penangkalan radikalisme dan intoleransi nampaknya tanpa kejelasan tujuan, mekanisme, dan batasan. Akibatnya menjadi tendensius dan berdampak luas. Nilai keislaman dan umat Islam dikesankan menjadi sasaran.

Meski semua Kementrian diamanatkan mengangkat isu ini, bahkan telah dibuat SKB sebelas instansi, namun masyarakat melihat bahwa keagamaan adalah "mainstream" dari isu. Kementrian agama menjadi sektor terdepan. Dan ini mulai dirasakan sebagai ketidakadilan kebijakan Pemerintahan Jokowi. Radikalisme ternyata diidentikan dengan ajaran Islam.

Kebijakan soal "cadar" "celana cingkrang" mungkin masih dinilai sumier, akan tetapi setelah masuk pada perubahan kurikulum barulah serius. Direktorat Pendidikan Islam Kemenag membuat Surat Edaran No B-4339/DJ.I.I/PP.00/12/2019 yang ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) H. Ahmad Umar telah menarik materi ujian madrasah yang mencantumkan konten "Khilafah" dan "Jihad".

Tentu aturan seperti ini menimbulkan reaksi publik. DPR RI Komisi VIII yang antara lain membidangi agama pun mempermasalahkannya. Penghapusan konten ini meresahkan karena masalah Khilafah dan Jihad sulit untuk dipisahkan dari prinsip ajaran Islam.

Khususnya dalam kaitan kesejarahan. Wafatnya Nabi dilanjutkan oleh "Khulafaur Rasyidin". Lalu ada kekhalifahan Amawiyah, Abbasiyah, hingga Utsmaniyah. Islam mencatat banyak kegemilangan peradaban di bawah sistem kekhalifahan.

Jihad lebih prinsip lagi. Al Qur'an banyak memuat ayat ayat jihad. Menghapus jihad sama dengan menghapus ayat Qur'an. Kezaliman luar biasa. Menghapus memori jihad dari siswa Madrasah sama saja dengan "brain washing" atas bagian dari ajaran Islam. Memotong motong bagian ajaran mengarah pada apa yang dinamakan dengan sekularisasi.
Deradikalisasi identik dengan sekularisasi.

Jika ini yang kini dimaksudkan dengan Islam "wasathiyah" maka ini adalah kejahatan yang tersistematisasi.

Bahwa kita tidak setuju dengan HTI yang memperjuangkan ide Khilafah itu boleh boleh saja, akan tetapi menghapus Khilafah dari memori umat adalah salah. Sejarah kegemilangan tidak boleh dihapus oleh rezim manapun. Jika sampai rezim Komunis juga ingin menghilangkan ini, wajib umat Islam untuk melawan dan menghancurkannya.

NKRI dimerdekakan dari penjajahan asing karena doktrin jihad. Jihad adalah kekuatan dan senjata umat melawan ketidakadilan dan penindasan. Karena jihad bangsa ini tetap eksis dan umat Islam menjadi modal dasar bangsa. Tentu dengan tidak mengubah dan tetap menghargai keragaman. Jihad bermakna konstruktif bukan destruktif. Karenanya salah memaknai jihad dengan kacamata buram.

Sekularisasi adalah model Turki saat dipimpin Kemal Ataturk. Hancurlah peradaban Islam saat itu. Jika konten "khilafah" dan "jihad" dihapus dari ruang pendidikan dan masjid maka ini artinya memang sekularisasi sedang dijalankan. Umat Islam tak bisa dan tidak boleh menerima kebijakan seperti ini.

Rezim Jokowi memang senang buat kegaduhan. Tidak membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Toleransi hanya slogan. Sebenarnya rezim yang dibangun adalah rezim intoleran. Tak suka keberagaman. Rezim yang berteriak waspadai radikalisme, padahal rezimlah yang mengambil kebijakan radikal. Ketentraman umat Islam diusik.

Mau dibawa kemana negara ini Pak Jokowi ?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Selasa, 28 Jan 2020 21:45

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Selasa, 28 Jan 2020 21:17

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

Selasa, 28 Jan 2020 21:04

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Selasa, 28 Jan 2020 19:51

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Selasa, 28 Jan 2020 15:00

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Selasa, 28 Jan 2020 14:00

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Selasa, 28 Jan 2020 13:00

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X