Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.276 views

Linta atau Penjajahan Budaya?

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Fadjroel Rachman juru bicara Presiden menyatakan bahwa menurut Konstitusi semua warga negara suku apapun bisa menjadi Presiden, termasuk Tionghoa. Diucapkan saat menghadiri perayaan Cap Go Meh di Padang Sumatera Barat kemarin.

Terhadap hal ini tanpa diungkapkan pun sebenarnya aturan memang mengatur demikian. Apalagi menggemborkan istilah pribumi yang sudah tak ada. Masalahnya adalah justru kekhawatiran keturunan China semakin dominan setelah sebelumnya di bidang ekonomi dan kini politik.

Amandemen UUD 1945 khususnya Pasal 6 yang mengubah status "orang Indonesia asli" adalah penyebab kekhawatiran. Di saat kehidupan bermasyarakat dibangun dengan budaya pragmatis dan transaksional maka dominasi ekonomi keturunan China menjadi telah masuk ke dalam fase "rawan politik".

Persoalannya bukan soal hak yang sama bagi semua warga negara akan tetapi praktek politik dominasi yang akan atau sedang terjadi. Fadjroel sembrono memahami ini.

Dari ekonomi menuju politik jembatannya adalah budaya. Budaya adalah bahasa komunikasi publik yang menjadi indikator tingkat penerimaan. Oleh karenanya bagi antisipasi terhadap peran dominan maka yang perlu ditingkatlan adalah kewaspadaan ekonomi, politik dan budaya itu sendiri. Cap Go Meh bisa menjadi pintu budaya.

Setelah Presiden Gus Dur dahulu membuka pintu lebar, maka budaya China bereskalasi. Kini dimana mana diadakan perayaan tahun baru imlek Cap Go Meh. Uniknya ucapan Fadjroel Rahman itu dikemukakan di tengah perayaan Cap Go Meh di Padang Sumatera Barat.

Kota yang dikenal ketat budaya. Di Banda Aceh juga Cap Go Meh dirayakan dengan lancar, aman, dan meriah padahal Aceh adalah daerah "syari'at Islam".

Di Magelang, Pontianak, Bekasi serta kota kota lain di Indonesia Cap Go Meh marak. Di Bogor menjadi "Street Festival". Bandung malah akan ada Festival Cap Go Lak yaitu Cap Go Meh campur campur. Mengambil momentum imlek. Hanya di Bandung ada demo di depan Balaikota menolak agenda Parade Lintas Budaya dan Agama. Wujud dari kekhawatiran campur aduk segala budaya dan agama.

Cap Go Meh bukan budaya asli Indonesia. Budaya China. Nuansa agamanya juga sebenarnya kental. Cap (sepuluh) Go (lima) Meh (malam) adalah hari ke 15 puncak ritual ibadah agama Konghucu. Setelah umat Konghucu beribadah menyembah dewa toa pek kong di kelenteng kelenteng atau vihara. Berdoa khusyuk untuk keselamatan dan kebahagiaan. Merayakan sukses ibadah di hari ke 15. Dewa Toa Pek Kong biasanya digotong di hari raya Cap Go Meh.

Kita bukan anti budaya termasuk lintas budaya. Tetapi jika seluruh Indonesia pada waktu yang sama dengan biaya yang mudah di dapat dari pengusaha mereka sendiri rutin mengadakan kirab, festival, parade atau apapun itu lalu menenggelamkan budaya asli bangsa Indonesia sendiri, maka ini sinyal terjadinya dominasi atau penjajahan budaya.

Mungkin sepertinya terlalu sederhana mempermasalahkan Cap Go Meh akan tetapi beberapa tahun ke depan tradisi ini akan tertanam di hati anak cucu bangsa seolah olah telah menjadi bagian dari budaya "asli" bangsa Indonesia. Bahkan dominan. Kita jangan hanya berfikir keadaan kini dan saat ini. Arah budaya bangsa ke depan harus jelas. Mesti disusun strategi kebudayaan yang berbasis nasionalisme bukan kolonialisme.

Indonesia mesti belajar dari pergeseran etnik, budaya, ekonomi, dan politik Singapura. Atau akankah Indonesia pun diarahkan untuk menjadi Singapura?
Para pemimpin harus bertanggungjawab. Negara ini adalah Indonesia bukan Indocina.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Jum'at, 04 Dec 2020 06:35

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Kamis, 03 Dec 2020 21:26

Anis Byarwati Minta  BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Anis Byarwati Minta BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Kamis, 03 Dec 2020 19:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 03/12/2020 21:26

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu