Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.350 views

Penanganan Jitu Pembunuh Berdarah Muda

 

Oleh:

Sri Lestari, ST, Pemerhati Sosial

 

BENAR-BENAR mengejutkan dan meremukkan hati. Pembunuhan yang biasanya dilakukan oleh pelaku yg sudah umuran, kini pembunuhan dilakukan oleh pelaku yang berdarah muda. Pembunuhan yang dilakukan benar-benar sadis dan diluar akal sehat.

Pembunuhan berencana dan sadis ini dilakukan oleh remaja berusia 15 tahun. Korban pembunuhan itu adalah balita tetangganya yang biasa bermain bersama dengan pelaku. Pembunuhan kali ini benar- benar mengejutan hati, karena pembunuhan yang dilakukan tanpa ada rasa penyesalan. Sebagaimana yang diungkapkan AKBP Susatyo Purnomo.

"Ini masih dalam pendalaman karena ini sedikit unik. Si pelaku ini dengan sadar diri dia menyatakan telah membunuh dan menyatakan tidak menyesalinya, bahkan merasa puas," kata Heru. (Tribun-Medan .com).

Pembunuh berdarah muda yang dilakukan dengan sadis memiliki motif yang unik. Pembunuh mengungkapkan bahwa pembunuhan yang dilakukan karena menonton film.

“Kita coba introgasi. Dia melakukan karena itu ada keinginan untuk membunuh di mana dia pernah menonton flim seperti yang dilakukan sekarang ini, pelaku masih kita periksa intensif,” sebut Heru. ( Pojok 1).

Remaja merupakan sosok yang memiliki jiwa penasaran yang cukup tinggi dan dimasa remajalah mereka sebenarnya mencari jati diri. Tetapi sungguh disayangkan, tatkala mereka berada pada keadaan tersebut tanpa ada pendampingan maka ini akan berujung kepada hasil yang serampangan.

Ditambah lagi, bahwa diera digital saat ini sangat muda bagi siapa saja untuk menggenggam dunia. Film-film yang belum waktunya untuk ditonton sudah banyak bersliweran dan ikut andil membentuk kepribadian remaja. Selain itu, keretakan hubungan keluarga juga menjadi pemicu pembentukan kepribadian sosok remaja. Remaja akan mencari kesenangan sendiri untuk menghibur dirinya. Tentu semua ini dapat terjadi bukan semata-mata kelalaian sepihak, akan tetapi semua ini terjadi secara sistematik.

Permasalah sistemik ini harus benar-benar diselesaikan secara tuntas. Tatkala penyelesaiannya tidak tuntas maka berpotensi melahirkan permasalahan baru. Islam memiliki cara jitu dalam menjaga remaja, agar tidak menjadi predator berdarah muda.

Pertama: Pendidikan Usia Dini

Pendidikan usia dini sangat penting dilakukan. Pelaku utama adalah orang tua dan ligkungan rumah menjadi tempat belajar anak. Penanaman akidah sejak dini harus dilakukan oleh orang tua terutama ibu. Penanaman akidah sejak dini sangat penting, karena dengan akidah yang benar mampu menjadi ketahanan diri anak. Pemahaman mendasar dari mana, untuk apa dan akan kemana manusia harus dituntaskan secara benar kepada anak.

Hal demikian tampak pada sosok Abdullah bin Zubair, misalnya, yang dikenal sebagai ksatria pemberani tidak lepas dari didikan orang tuanya, Zubair bin al-Awwam dan Asma’ binti Abu Bakar. Abdullah bin Zubair sudah diajak berperang oleh ayahnya saat usianya masih 8 tahun. Dia dibonceng di belakang ayahnya di atas kuda yang sama.

Kedua: Mewujudkan Kehidupan yang Bersih

Dengan bekal ilmu dan pembentukan mental yang sehat dan kuat, ditopang dengan pembentukan sikap dan nafsiyah yang mantap maka pemuda akan terjauhkan dari kehidupan hura-hura, dugem dan kehidupan hedonistik lainnya. Ketika mereka dihadapkan dengan berbagai persoalan hidup mereka akan mampu menghadapi tanpa sters apalagi menjamah miras dan narkoba.

Kehidupan yang bersih diwujudkan dengan pemisahan kehidupan pria dan wanita. Tidak ada ikhtilath, khalwat, menarik perhatian lawan jenis, apalagi pacaran hingga perzinaan. Kehormatan pria dan wanita, serta kesucian hati mereka pun terjaga. Karena kehidupan mereka seperti itu, maka produktivitas generasi muda akan luar biasa. Bersama masyarakat remaja harus disajikan dengan tayangan dan tontonan yang juga bersih.

Ketiga: Membuat Remaja Sibuk dalam Ketaatan

Berbagai tayangan, tontonan atau acara yang bisa menyibukkan masyarakat dalam kebatilan harus dihentikan. Agar masyarakat khususnya generasi muda tidak terperosok dalam kesia-siaan, maka mereka harus disibukkan dengan ketaatan. Baik membaca, mendengar atau menghafal Alquran, hadits, kitab-kitab tsaqafah para ulama’, atau berdakwah di tengah-tengah umat dengan mengajar di masjid, kantor, tempat keramaian, dan sebagainya. Mereka juga bisa menyibukkan diri dengan melakukan perjalanan mencari ilmu.

Pendek kata, mereka harus benar-benar menyibukkan diri dalam ketaatan. Hanya dengan cara seperti itu, mereka tidak akan sibuk melakukan maksiat. Dengan menyibukkan diri dalam ketaatan, waktu, umur, ilmu, harta dan apapun yang mereka miliki menjadi berkah. Sebagaimana Imam an-Nawawi dalam usia 20 tahunan bisa menghasilkan berjilid-jilid kitab. Bahkan, Imam Ahmad, bisa mengumpulkan dan hafal lebih dari satu juta hadits. Imam Bukhari juga begitu.

Keempat: Diberlakukan Hukuman Yang Tegas dan Jera

Islam telah menjamin satu kepastian hukum dalam hal penjagaan jiwa manusia. Dalam Islam pembunuhan merupakan tidak kriminal paling besar. Tidak halal darah seorang muslim, tidak halal membunuh seorang muslim, pembunuhan adalah haram.

Hukuman bagi pembunuhan di sengaja adalah qishash. Qishash adalah sebanding , yakni membunuh si pembunuh. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurarirah bahwa Nabi saw, bersabda :

"Barangsiapa yang terbunuh, maka walinya memiliki dua hak, bisa meminta tebusan (diyat), atau membunuh si pelakunya". Rasulullah SAW juga bersabda “pembunuhan yang disengaja wajib kena qishash kecuali diampuni wali terbunuh".

Islam juga mengatur bahwa penjatuhan hukuman ini tidaklah semena-mena. Karena qishash dijatuhkan atas izin dan merupakan hak dari ahli waris yang ditinggalkan atau walinya. Jika wali korban memaafkan si pelaku maka hukuman ini tidak di jatuhkan. Si pelaku cukup membayar diyat (denda). Yaitu 30 unta dewasa, 30 unta muda dan 40 unta yang sedang bunting (HR.Tirmidzi).

Sungguh di dalam penerapan syariat Islam terdapat keadilan luar biasa. Di mana tiap-tiap jiwa wajib dilindungi dengan sistem hukum yang tegas dan jelas. Penerapan hukum pidana Islam akan menjadi penebus dosa si pelaku. Dan hukuman pidananya pun akan menjadi keadilan bagi keluarga korban. Dimana hak mereka untuk meminta balasan atas kematian korban atau memaafkannya. Tentu dengan adanya pembayaran denda yang jumlahnya tidak sedikit. Dan dengan adanya Uqubat ini pula, orang-orang akan berpikir milyaran kali untuk menghilangkan nyawa orang lain. Apapun alasannya kecuali dengan alasan yang Allah SWT syariatkan.

Penanganan jitu ini dapat terlaksana dengan sempurna tatkala ada sistem kehidupan yang Islam. Karena pelaku yang berkontribusi tidak hanya keluarga dan masyarakat, akan tetapi negara sangat memiliki peran besar dalam mewujudkannya dan membentuk kepribadian remaja agar tidak menjadi predator berdarah muda.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Senin, 27 Jun 2022 21:57

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Senin, 27 Jun 2022 21:44

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Senin, 27 Jun 2022 21:37

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Senin, 27 Jun 2022 18:45

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Senin, 27 Jun 2022 18:00

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

Senin, 27 Jun 2022 17:17

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Senin, 27 Jun 2022 08:05

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19


MUI

Must Read!
X