Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.940 views

Dilema Negara di Tengah Serangan Corona

 

DESAKAN Lockdown oleh beberapa organisasi kesehatan dan masyarakat sipil kian menguat. Namun nampaknya Pemerintah masih enggan mengambil kebijakan tersebut, meski korban terus berjatuhan. Sejak kasus pertama muncul di Indonesia hingga kini telah ada ratusan yang terjangkit virus tersebut, bahkan puluhan diantaranya meninggal dunia.

Kekhawatiran sejumlah pihak tentu dapat dimaklumi dengan menuntut pemerintah untuk melakukan langkah lockdown demi menghentikan penyebaran virus. Namun meski demikian Pemerintah sendiri tetap tak mengambil opsi lockdown dengan alasan dapat berdampak pada perekonomian dan sosial serta keamanan.

Betul memang, ekonomi negeri ini rapuh. Negara sangat tergantung pada pajak sebagai sumber terbesar pemasukan negara. Bisa dibayangkan bukan, jika perekonomian mandek meski hanya 2 pekan. Sementara kebutuhan makan rakyat menjadi tanggung jawab Pemerintah selama lockdown, bisa dipastikan akan terjadi kekacauan.

Namun kebijakan tersebut di satu sisi juga tak bisa dibenarkan, sebab sangat membahayakan bagi keselamatan nyawa rakyat. Artinya tanpa lockdown mereka yang barangkali telah terjangkit namun tak mengetahuinya, dapat menularkan virus tersebut pada yang lain. Tentu ini akan menambah korban-korban baru.

Dalam kondisi demikian memang lockdown harusnya menjadi opsi yang dipilih tanpa memperhitungkan kerugian materi yang ditimbulkan. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Islam melalui lisan yang mulia Rasulullah Saw ketika terjadi penyebaran penyakit menular. Beliau bersabda “Wabah Tha’un adalah suatu ayat, tanda kekuasaan Allah Azza Wajall yang sangat menyakitkan, yang ditimpakan kepada orang-orang dari hamba-Nya. Jika kalian mendengar berita dengan adanya wabah Tha’un, maka jangan sekali-kali memasuki daerahnya, jika Tha’un telah terjadi pada suatu daerah dan kalian disana, maka janganlah kalian keluar darinya.

Sementara itu, selama masa lockdown kebutuhan akan makan rakyat menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhinya. Disini barangkali muncul pertanyaan bagaimana negara dapat menjamin kebutuhan rakyat? dari mana sumber pemasukannya? Sejak awal Islam telah memberikan pengaturan yang luar biasa agar negara mampu memberikan layanan maksimal kepada rakyatnya. Diantaranya adalah dengan mengelola kekayaan alam yang dimiliki secara mandiri dan tanpa menggantungkan kepada pihak lain. Jika pun melibatkan pihak luar, bentuknya hanyalah sebagai pekerja dan bukan pemilik.

Dengan demikian, negara secara penuh dapat memanfaatkan hasilnya untuk kepentingan rakyat. Negara pun lebih siap menghadapi kondisi yang tak terduga sebagaimana hari ini tanpa takut terjadi chaos. Jika pun ternyata kas negara dalam keadaan kosong karena faktor tertentu lantas bagaimana? Maka Islam pun telah memberi solusi akan hal ini, yakni memungut pajak kepada rakyat yang memiliki kelebihan harta untuk sementara waktu. Bisakah hal ini dilakukan?

Tentu hal demikian akan mudah dilakukan sebab sebelumnya negara telah menyeru kepada rakyat agar tumbuh kesadaran untuk peduli terhadap sesama, sehingga lahirlah pribadi-pribadi yang ikhlas dan secara sukarela memberikan kelebihan hartanya untuk menolong saudaranya. Efek lebih jauh lagi adalah tidak terjadi panic buying yang membuat harga kebutuhan pokok melambung serta rakyat akan taat terhadap penguasa untuk mengikuti arahan lockdown. Sebab ketaqwaan individu telah tertanam sempurna. Sehingga rakyat akan lebih banyak muhasabah diri akan musibah tersebut dan bukan disibukkan dengan memborong semua kebutuhan pokok tanpa peduli bagaimana kondisi saudaranya yang lain.

Namun lagi-lagi hal tersebut akan sulit dilakukan jika bukan Islam yang dijadikan sebagai asas berpijak. Sebab kurangnya kepedulian penguasa dalam penanganan masalah ini yang masih memperhitungkan untung-rugi dalam mengurus rakyat sesungguhnya adalah efek dari penerapan kapitalisme.*

Sri Wahyuni, S.Pd 

Dadapan, Desa Pakistaji, Kec. kabat, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08


MUI

Must Read!
X