Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.296 views

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

 
 
TEGA nian Jubir Covid-19 di negara kita. Bapak Achmad Yurianto yang terhormat telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai corong tunggal menyuarakan informasi resmi terkait perkembangan wabah Corona di Indonesia. Pada siaran langsung di BNPB, Jumat (27/3) Yuri berujar, “yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya.” Sungguh pernyataan yang mencerminkan nirempati pada mayoritas rakyat Indonesia yang kini dirundung duka akibat wabah.
 
Secara faktual, wabah ini berasal dari Wuhan, China. Virus Corona menyebar dari manusia yang positif terpapar virus yang ditularkan melalui transmisi droplet pada manusia lainnya. Apakah orang miskin mampu melakukan traveling ke China? Apa orang miskin yang untuk makan saja susah bisa terpikir untuk beli tiket ke China yang sekali jalan saja harus merogoh kocek jutaan rupiah? Narasi blunder macam apa lagi ini wahai para pemangku kebijakan?
 
Buruk muka cermin dibelah. Pemerintah yang gagap dan lambat menangani wabah, kini rakyat miskin yang dipojokkan. Miris betul nasib rakyat jelata Indonesia. Sudah sulit mengakses kehidupan layak karena ketimpangan segala bidang. Lapangan kerja sulit, pendapatan minim, sekolah berkualitas tak terjangkau, berobat dengan BPJS fasilitas dan pelayanan seadanya, biaya hidup selangit. Kini masih juga harus ditimpa tangga akibat ulah pemerintah yang hanya bisa lempar batu sembunyi tangan. Rezim ini kerjanya saat wabah mulai merebak pada akhir desember dan awal Januari adalah mengolok-olok Corona dan malah sibuk mengakomodasi kepentingan pengusaha dengan menggodok Omibus Law. Memang dari dulu pun pemerintah selalu memihak orang kaya. Tak heran kini mereka tanpa malu mempertontonkan wajah asli mereka dengan tetap pasang badan bagi orang kaya. Balik badan dan melupakan bahkan menyalahkan orang miskin.
 
Di saat negara lain sibuk menyediakan health system guna melindungi rakyat, para jajaran pemerintahan memotong gajinya demi pelayanan kesehatan yang prima, pemerintah Indonesia dengan tanpa malu malah buka donasi dari rakyat untuk tangani Corona. Entah kemana urat malu mereka. Mempertontonkan ketidakmampuan mereka mengelola negara. Menyibak hakikat betapa rakusnya mereka akan kuasa tapi enggan hadir untuk menjadi solusi bagi rakyat. Hadirnya wabah ini adalah momen terbaik melihat dan menilai kapabilitas Rezim Nawacita yang ternyata nol besar.
 
Sungguh seburuk-buruk pemimpin adalah yang melaknat rakyat dan rakyat pun melaknat pemimpinnya. Rezim demokrasi kapitalis sekuler jelas bobrok dalam menghasilkan pemimpin. Semua berlomba cari untung tanpa peduli rakyat jadi buntung. Semua cari aman sendiri dan minta diistimewakan tanpa peduli rakyat sudah tak berdaya, tak terurus dan kelaparan. Momen ini harusnya sudah cukup untuk menampar kesadaran kita agar berubah mencari alternatif pemimpin lain yang lebih baik.
 
Pemimpin gentle yang mampu hadir sebagai problem solver karena Indonesia sudah terlalu sesak dijejali pecundang yang sok memimpin padahal hanya menambah deret trouble maker. Kita butuh pemimpin tangguh dan handal yang lahir dari tempaan panduan hidup yang berorientasi pengabdian dan tanggung jawab pada Tuhan semesta alam. Hingga pemimpin akan mawas diri dan takut akan perhitungan Tuhannya. Pemimpin yang mampu mengajak rakyatnya bangkit dan menenangkan saat ujian datang menghadang. Kita butuh sosok pemimpin baik dan kapabel yang mampu membawa kebaikan dan rahmat bagi seluruh alam. Semoga Tuhan perkenankan.*
 
Yuyun Novia
Revowriter Chapter Bogor

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Sabtu, 23 Jan 2021 21:30

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Sabtu, 23 Jan 2021 20:15

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Sabtu, 23 Jan 2021 19:45

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Sabtu, 23 Jan 2021 18:15

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Sabtu, 23 Jan 2021 17:55

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Sabtu, 23 Jan 2021 17:50

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Sabtu, 23 Jan 2021 17:26

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Sabtu, 23 Jan 2021 14:00

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26


MUI

Must Read!
X