Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.129 views

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

 
 
TEGA nian Jubir Covid-19 di negara kita. Bapak Achmad Yurianto yang terhormat telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai corong tunggal menyuarakan informasi resmi terkait perkembangan wabah Corona di Indonesia. Pada siaran langsung di BNPB, Jumat (27/3) Yuri berujar, “yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya.” Sungguh pernyataan yang mencerminkan nirempati pada mayoritas rakyat Indonesia yang kini dirundung duka akibat wabah.
 
Secara faktual, wabah ini berasal dari Wuhan, China. Virus Corona menyebar dari manusia yang positif terpapar virus yang ditularkan melalui transmisi droplet pada manusia lainnya. Apakah orang miskin mampu melakukan traveling ke China? Apa orang miskin yang untuk makan saja susah bisa terpikir untuk beli tiket ke China yang sekali jalan saja harus merogoh kocek jutaan rupiah? Narasi blunder macam apa lagi ini wahai para pemangku kebijakan?
 
Buruk muka cermin dibelah. Pemerintah yang gagap dan lambat menangani wabah, kini rakyat miskin yang dipojokkan. Miris betul nasib rakyat jelata Indonesia. Sudah sulit mengakses kehidupan layak karena ketimpangan segala bidang. Lapangan kerja sulit, pendapatan minim, sekolah berkualitas tak terjangkau, berobat dengan BPJS fasilitas dan pelayanan seadanya, biaya hidup selangit. Kini masih juga harus ditimpa tangga akibat ulah pemerintah yang hanya bisa lempar batu sembunyi tangan. Rezim ini kerjanya saat wabah mulai merebak pada akhir desember dan awal Januari adalah mengolok-olok Corona dan malah sibuk mengakomodasi kepentingan pengusaha dengan menggodok Omibus Law. Memang dari dulu pun pemerintah selalu memihak orang kaya. Tak heran kini mereka tanpa malu mempertontonkan wajah asli mereka dengan tetap pasang badan bagi orang kaya. Balik badan dan melupakan bahkan menyalahkan orang miskin.
 
Di saat negara lain sibuk menyediakan health system guna melindungi rakyat, para jajaran pemerintahan memotong gajinya demi pelayanan kesehatan yang prima, pemerintah Indonesia dengan tanpa malu malah buka donasi dari rakyat untuk tangani Corona. Entah kemana urat malu mereka. Mempertontonkan ketidakmampuan mereka mengelola negara. Menyibak hakikat betapa rakusnya mereka akan kuasa tapi enggan hadir untuk menjadi solusi bagi rakyat. Hadirnya wabah ini adalah momen terbaik melihat dan menilai kapabilitas Rezim Nawacita yang ternyata nol besar.
 
Sungguh seburuk-buruk pemimpin adalah yang melaknat rakyat dan rakyat pun melaknat pemimpinnya. Rezim demokrasi kapitalis sekuler jelas bobrok dalam menghasilkan pemimpin. Semua berlomba cari untung tanpa peduli rakyat jadi buntung. Semua cari aman sendiri dan minta diistimewakan tanpa peduli rakyat sudah tak berdaya, tak terurus dan kelaparan. Momen ini harusnya sudah cukup untuk menampar kesadaran kita agar berubah mencari alternatif pemimpin lain yang lebih baik.
 
Pemimpin gentle yang mampu hadir sebagai problem solver karena Indonesia sudah terlalu sesak dijejali pecundang yang sok memimpin padahal hanya menambah deret trouble maker. Kita butuh pemimpin tangguh dan handal yang lahir dari tempaan panduan hidup yang berorientasi pengabdian dan tanggung jawab pada Tuhan semesta alam. Hingga pemimpin akan mawas diri dan takut akan perhitungan Tuhannya. Pemimpin yang mampu mengajak rakyatnya bangkit dan menenangkan saat ujian datang menghadang. Kita butuh sosok pemimpin baik dan kapabel yang mampu membawa kebaikan dan rahmat bagi seluruh alam. Semoga Tuhan perkenankan.*
 
Yuyun Novia
Revowriter Chapter Bogor

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X