Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.791 views

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

 

Oleh:

Anita Irmawati

Pemerhati Kebijakan Publik tinggal di Bogor

 

RENCANA new normal mulai dipersiapkan, pembukaan beberapa fasilitas umum sudah mulai diwacanakan bahkan beberapa sudah mulai dibuka kembali. Seperti mall, pasar, tempat beribadah hingga sekolah yang masih menunggu aba-aba pembukaan. Bahkan wacana perancangan protokol kesehatan sudah dipikirkan untuk bidang pariwisata.

Padahal jika melihat data, kurva kasus masih menanjak bahkan penambahan kasus terus bertambah bahkan rata-rata penambahan 500 lebih kasus perhari. Berdasarkan data per tanggal 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 24.538, artinya kurva kasus belum melandai apalagi turun tajam.

Skema new normal bukan sekadar stimulasi ekonomi, namun butuh perhitungan dan kajian teliti terhadap seluruh aspek kehidupan. Memang kerugian ekonomi dirasakan karena hutang ke luar negeri dengan bunga yang tinggi hingga roda ekonomi tak mampu bergerak dengan hanya menjalankan keuangan dalam negeri saja. Karena ekonomi harus  diatur dengan aturan pasti serta tidak ada kata meminjam apalagi berhutang pada negara lain. Namun butuh penggerak dari dalam negeri seperti memenuhi kebutuhan dengan produk dalam negeri serta mengelola sumber daya alam oleh negara. 

Walaupun skema new normal tak sekadar stimulus ekonomi akan tetapi new normal diperuntukkan untuk seluruh aspek kehidupan dan tak terkecuali. Hal ini menuntut rakyat harus kembali ke kehidupan semula dengan kehidupan normal baru dalam protokol kesehatan yang berlaku. Begitupula dengan phicycal distancing dan social distancing yang harus diberlakukan dalam new normal agar penyebaran virus Corona dapat dihentikan.

Namun berbeda dengan fakta dilapangkan, masyarakat bersikap tidak perduli dengan protokol kesehatan apalagi aturan social distancing yang sulit dilakukan di ruangan publik. Kesadaran masyarakat dinilai rendah apalagi jika ditegur karena tidak menggunakan masker saja bisa membuat ricuh dan bentrok dengan petugas. Penyebarannya masih sama sosialisasi, komunikasi, dan penjaminan tidak didapatkan rakyat dari negara. Apalagi dalam mensosialisasikan serta mengkomunikasikan kebijakan pemerintah terhadap pencegahan penularan virus Corona yang tak merata ditambah kebijakan sulit dimengerti hingga ambigu yang terjadi. Masyarakat tidak paham dengan aturan yang dibuat pemerintah namun pemerintah sendiri melanggarnya. Artinya kita rakyat Indonesia butuh aturan dengan para pemimpin serta petinggi negeri yang mengayomi dan memberikan contoh dalam pelaksanaan aturan yang dibuat. Begitupula dengan hukum sebagai sanksi tak ada tebang pilih apalagi pilih kasih keadilan hingga dinilai pincang.

Lalu dengan penjaminan kebutuhan dari negara tak bisa dirasakan. Anggaran sembako sangat besar namun carut marut dalam penyaluran bisa dibilang nol besar, salah sasaran bahkan sembako tak layak mewarnai hal ini. Begitupula dengan kartu pra-kerja yang tak jelas dan dinilai prematur hingga tak bisa dirasakan pada seharusnya yang mendapatkan. Koreksi kebijakan haruslah tepat, jangan gegabah apalagi asal-asalan dalam memutuskan. Karena ini adalah ranah negara yang punya payung hukum terhadap seluruh rakyat tanpa kecuali.

Begitupula dengan kebijakan new normal, aturan yang diputuskan haruslah tepat mengingat Corona bukan sekadar flu biasa namun mampu meregang nyawa manusia. Kebijakan new normal bukan sekedar menyelamatkan ekonomi negara, namun perlu dipertimbangkan nyawa manusia menjadi taruhan mengingat mutasi virus yang beragam membuat penyebaran makin masif dan berbeda-beda dengan gejala yang ditampakkan saat terinfeksi. Bukan sekadar gejala yang pertama kali dikeluarkan.

Dalam new normal semua aktivitas publik akan dilakukan dengan syarat protokol kesehatan dan jaga jarak diterapkan. Pasar, sekolah, mall, pabrik industri, dan tempat ibadah akan kembali seperti semula. Semua rakyat keluar rumah bukan lagi diam dirumah seperti awal yang diberlakukan. Namun fakta dilapangan akan sulit menggunakan protokol kesehatan apalagi jaga jarak. Aktivitas akan seperti biasa tanpa menghiraukan lagi Corona.

Disini akan terbentuk kluster baru di seluruh ruang publik, mulai dari pasar, sekolah, perusahaan, pabrik dan semua sektor lainnya yang akan terjadi transmisi virus secara masif. Karena mengingat kurva kasus hanya mencatat positif bukan lagi ODP apalagi PDP. Artinya tidak semua ODP dan PDD tidak dikarantina secara mandiri bisa jadi berkeliaran berinteraksi dengan lingkungan belum lagi dengan OTG yang tanpa menunjukkan gejala yang sulit di identifikasi. Ya, penyebaran makin masif bisa terjadi peningkatan kasus jika new normal tetap diberlakukan. Jadi semua sektor kehidupan adalah kluster baru, rakyat akan banyak terinfeksi dan tenaga medis kelabakan menangani.

Jadi jangan gegabah memutuskan kebijakan, apalagi dengan data yang tak mendukung terlaksananya kebijakan. Bisa jadi kebijakan new normal malah menjerumuskan manusia pada kematian massal.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 20/10/2020 17:59

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!