Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.340 views

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

 

Oleh:

Siti Aisyah, S.Sos. || Koordinator Kepenulisan Komunitas Muslimah Menulis Depok

 

SUDAH lebih dari setahun, pandemi Covid-19 belum juga beranjak pergi. Malah muncul kembali varian baru corona yang membuat sejumlah negara mengalami kepanikan. Pasalnya, walaupun belum ada bukti,  mutasi virus corona ini diduga memiliki kemampuan penularan yang sangat cepat. Aduh, ngeri dong!

Penyebaran virus corona varian baru pun terbilang cepat. Varian baru corona pertama kali ditemukan di Inggris telah menyebar ke berbagai negara. Kini, seperti yang diberitakan detik.com (31/12/2020), sudah menyebar  ke 22 negara di antaranya Inggris, Denmark, Swedia, Jerman, Prancis, Belanda, Kanada dan masih banyak lagi, termasuk Asia. Di Asia sendiri, setidaknya ada 4 negara yang telah mengonfirmasi kasus varian baru virus corona, yakni Singapura, Malaysia, Jepang dan Lebanon. Bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Prof Bambang Brodjonegoro, PhD, dalam konferensi pers Kamis (24/12/2020), mengatakan hingga saat ini belum ada bukti varian baru corona masuk atau menyebar ke Indonesia. Namun, menurut ahli, Dosen dan Peneliti Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati di Institut Teknologi Bandung (ITB), Husna Nugrahapraja PhD menjelaskan, kemungkinan atau potensi munculnya varian baru di Indonesia ini sangat bisa terjadi karena sifat mutasi yang alamiah terjadi pada makhluk hidup seperti virus tersebut. Apalagi Malaysia, negeri tetangga yang sangat dekat dengan Indonesia  mengonfirmasikan kasus varian baru virus corona.

Ngeri. Itulah kata yang terbayang di benakku. Jika varian baru corona sampai masuk ke Indonesia, dikhawatirkan peningkatan kasus positif corona akan semakin tinggi. Apalagi kita sudah tahu, penanganan kasus corona yang dilakukan pemerintah Indonesia sangat buruk sekali. Indonesia dibilang gagal dalam mengurangi jumlah kasus Covid-19.

Sejak Maret tahun lalu saja, walaupun Presiden Joko Widodo banyak mengeluarkan kebijakan dalam menanggapi pandemi seperti pemberlakuan Pembatasan Skala Berskala Besar (PSBB),  anjuran jaga jarak dan alokasi anggaran khusus untuk penanggulangan pandemi, namun penyebaran pandemi malah semakin massif bahkan banyak masyarakat yang berjangkiti virus corona ini. Begitu juga  banyak tenaga media (nakes) yang meninggal karenanya. Sampai saat ini  yang terinfeksi virus corona  sudah mencapai 1 juta orang. Innalillahi...

Semua kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi virus corona ini telah gagal dan dinilai merusak citranya di tingkat global, karena pemerintah malah lebih fokus pada stabilitas ekonomi daripada kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Dari  fakta di atas, kemungkinan besar varian baru virus corona akan sangat mudah masuk ke Indonesia. Atau apakah memang benar-benar sudah masuk? Jika varian baru corona masuk ke Indonesia, bagaimana nasib kita? Entahlah. Jika  memang benar-benar varian baru corona sampai masuk ke Indonesia, tentu kondisinya akan semakin parah dari kondisi sebelumnya. Rakyat akan semakin menderita dan bisa jadi yang terinfeksi dan yang meninggal dunia akan semakin banyak lagi. Astaghfirullah...

Bahkan, Epidemiolog Universitas Airlangga Windhu Purnomo  memperkirakan fasilitas kesehatan di Indonesia  akan lumpuh  bila varian virus corona dari mutasi jenis baru masuk ke Indonesia. Berdasarkan penelitian, corona varian baru tersebut memiliki daya penularan yang lebih cepat dan masif. Sehingga akan berimplikasi terhadap penambahan kasus baru dan menyebabkan rumah sakit akan kelabakan dan kewalahan menangani jumlah pasien yang semakin banyak.

Kondisi penyebaran pun akan semakin parah dengan melenggangnya warga asing  yang masuk ke Indonesia  yang secara resmi dibuka pemerintah. Seperti yang terjadi pada Sabtu 23 Januari 2021, sebanyak 153 WNA dari Cina masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Semestinya,  pemerintah memberikan perlindungan terhadap rakyatnya dan ini menjadi pertimbangan utama dalam kebijakannya,  serta harus melarang total masuknya orang asing ke wilayah Indonesia.

Kalau sudah begini bagaimana jadinya nasib kita ke depannya? Sebagai rakyat kita tidak bisa berharap banyak dari pemerintah, karena dari dulu pun pemerintah seakan tidak peduli dengan rakyatnya. Sangat terlihat sekali, pemerintah seakan setengah hati untuk melindungi keselamatan rakyatnya. Yang ada malah fokus pada perbaikan ekonomi semata.

Inilah kondisi negara yang menerapkan sistem demokrasi sekuler yang hanya melihat asas manfaat semata tanpa memikirkan keselamatan nyawa rakyatnya. Padahal, pemerintah mempunyai tugas untuk  mengurusi dan melindungi rakyatnya dari segala bentuk yang membahayakan.  

Sebenarnya, kalau memang pemerintah itu peduli dan mau mengurusi rakyatnya, harusnya sedari dulu menerapkan karantina wilayah (lockdown). Tapi kenyataannya, sampai ada varian baru virus corona pun tak jua melakukan karantina wilayah. Padahal, jika pemerintah mau menerapkan karantina wilayah, kondisi Indonesia tidak separah ini.  Namun, tidak ada kata terlambat, jika memang pemerintah sayang kepada rakyatnya segera laksanakan karantina wilayah. Bersedia?*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Film Serial Ramadhan

Film Serial Ramadhan "Atap Padang Mahsyar" Diluncurkan

Rabu, 21 Apr 2021 20:48

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Rabu, 21 Apr 2021 17:38

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Rabu, 21 Apr 2021 16:33

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Rabu, 21 Apr 2021 15:31

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Rabu, 21 Apr 2021 14:20

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Rabu, 21 Apr 2021 12:51

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Rabu, 21 Apr 2021 12:41

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Rabu, 21 Apr 2021 12:30

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Rabu, 21 Apr 2021 12:11

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Rabu, 21 Apr 2021 11:50

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Rabu, 21 Apr 2021 11:10

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Rabu, 21 Apr 2021 10:49

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Selasa, 20 Apr 2021 21:45

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Selasa, 20 Apr 2021 21:10

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Selasa, 20 Apr 2021 20:40

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Selasa, 20 Apr 2021 11:55

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Selasa, 20 Apr 2021 11:11

Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Senin, 19 Apr 2021 21:28

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Senin, 19 Apr 2021 19:30


MUI

Must Read!
X