Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.518 views

Degradasi KPK

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Kegaduhan intern yang terjadi di lingkungan lembaga negara sekelas lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak urung membuat suasana gaduh bukan hanya di kalangan KPK saja, melainkan suasana gaduhnya menjadi bola panas yang liar menggelinding ke berbagai arah.

Alih-alih KPK bisa menjadi tim atau lembaga yang handal dalam memberantas tindak korupsi dari tikus-tikus berdasi bak tim Chelsea meraih gelar juara terhormat Liga Champions Ahad (30/5/2021) dini hari, malah yang ada KPK kini menjadi lembaga negara yang sedang menuju kondisi terdegradasi atau sengaja didegradasi. Tak menutup kemungkinan dalam waktu dekat KPK hanya merupakan lembaga yang tinggal sebuah nama, minimal dikenal di negeri ini pernah ada KPK

Jika judul tulisan ini boleh dikaitkan dengan sebuah prestasi, tentu hal ini merupakan sebuah paradok. Pada satu sisi ada sebuah kemunduran prestasi sehingga terdegradasi, tapi di lain sisi ada sebuah kemajuan yang sangat luar biasa.

Raihan prestasi Chelsea sebagai klub sepak bola elit dunia yang mengakhiri kompetisi Liga Utama Inggris berada pada posisi "empat besar" dan sekaligus menorehkan prestasi gemilangnya dengan meraih titel juara dan berhak memboyong Piala Berkuping Lebar julukan Piala Liga Champions 2020/2021 yang bisa diboyong ke kandang mereka.

Berbeda jauh dengan KPK yang saat kemunculan pertamanya 19 tahun lalu, lembaga ini sempat menjadi garda terdepan dalam pemberantasan tindak korupsi dan masyarakat pun sangat menaruh harapan besar terhadap kinerja KPK dalam menangkap para koruptor atau tikus-tikus berdasi. Tapi harapan masyarakat kini hanya tinggal harapan, karena KPK kalau boleh dibilang saat ini dalam kondisi terdegradasi atau sengaja didegradasi kewibawaannya sebagai lembaga yang semestinya dapat menjadi lembaga andalan dalam pemberantasan tindak korupsi di negeri ini.

Kembali jika kita mau membandingkan klub sepak bola Chelsea dengan KPK. Kesuksesan Chelsea sebagai sebuah tim tentu merupakan kerja keras dari seluruh yang terlibat di dalamnya. Dengan tidak menafikan seluruh komponen di dalam tim yang telah membantu kesuksesan, kiranya kini kita layak fokus melihat salah seorang sosok pemain Chelsea yang kontribusi kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar tak perlu diragukan lagi.

Sosok pemain yang satu ini posisinya dalam tim sebagai gelandang yang tak tergantikan, bahkan kini yang bersangkutan dijuluki gelandang terbaik dunia. Pemain ini memperoleh gelar Pemain Terbaik alias Man Of The Match final Liga Champions 2021 yang diberikan kepada sosok gelandang terbaik dunia yang bernama N'Golo Kante. Uniknya raihan gelar Pemain Terbaik bagi Kante bukan hanya pada saat partai puncak final saja, tapi ia peroleh pula saat semi-final.

Mencermati sepak terjang Kante di lapangan hijau melalui siaran langsung streaming, sungguh merupakan tontonan yang mengesankan. Keberadaan Kante sebagai seorang gelandang di lapangan hijau kehadirannya nyaris ada di setiap jengkal sudut lapangan. Saat timnya menyerang, Kante menjadi destroyer atau perusak pertahanan lawan. Saat timnya mendapatkan serangan balik, Kante tiba-tiba sudah ada di setengah lapangan menghalau serangan balik, sedangkan saat timnya diserang, Kante sudah berada sejajar dengan pemain belakang timnya. Tackling-tackling Kante nyaris bersih dari pelanggaran menjadikan rekan-rekan setimnya merasa nyaman jika Kante ada di belakang saat timnya diserang.

Jika sosok gelandang terbaik dunia ini kita coba tarik ke dalam sosok seorang pejabat di KPK, adakah sosok pejabat di KPK yang piawai bak kepiawaian Kante di lapangan hijau? Adakah kini seorang pejabat KPK yang memiliki keberanian sebagai destroyer atau perusak gerombolan koruptor?

Kondisi terdegradasi atau pelemahan KPK ini mulai dapat dirasakannya setelah terbitnya revisi UU-KPK. Saat itu tidak sedikit yang menolak adanya revisi tersebut, tapi rupanya berlaku pepatah: "Biarlah Anjing Menggonggong, Kafilah Tetap Berlalu".

Layak kiranya jika masyarakat kini tak dapat berharap banyak terhadap KPK untuk menuntaskan kasus-kasus besar korupsi, menangkap Harun Masiku saja tak ada kemampuan?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Bayi Lahir Keguguran Diusia 7 Bulan; Masih Diberi Nama dan Diaqiqahi?

Bayi Lahir Keguguran Diusia 7 Bulan; Masih Diberi Nama dan Diaqiqahi?

Rabu, 08 Dec 2021 17:00

Erupsi Semeru dan Evaluasi Sistem Mitigasi

Erupsi Semeru dan Evaluasi Sistem Mitigasi

Rabu, 08 Dec 2021 15:39

Kekerasan Seksual Merajalela, Apa yang Salah?

Kekerasan Seksual Merajalela, Apa yang Salah?

Rabu, 08 Dec 2021 15:23

Cacat Logika Kaum Amoral-Liberal dalam Kasus Randi-Novia

Cacat Logika Kaum Amoral-Liberal dalam Kasus Randi-Novia

Rabu, 08 Dec 2021 14:37

Seorang Tersangka Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis

Seorang Tersangka Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis

Rabu, 08 Dec 2021 09:40

Wujudkan Organisasi Profesional dan Akuntabel, MUI Kembali Raih Sertifikat ISO

Wujudkan Organisasi Profesional dan Akuntabel, MUI Kembali Raih Sertifikat ISO

Rabu, 08 Dec 2021 08:46

Prancis Akan Tutup Klub Malam dan Diskotek Selama Sebulan untuk Cegah Lonjakan Kasus Virus Corona

Prancis Akan Tutup Klub Malam dan Diskotek Selama Sebulan untuk Cegah Lonjakan Kasus Virus Corona

Selasa, 07 Dec 2021 20:40

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook 150 Miliar USD Terkait Genosida Myanmar

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook 150 Miliar USD Terkait Genosida Myanmar

Selasa, 07 Dec 2021 20:08

Waspada Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi bagi Kelompok Rentan dan Anak-Anak

Waspada Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi bagi Kelompok Rentan dan Anak-Anak

Selasa, 07 Dec 2021 19:51

Bukhori Usulkan RUU Bank Makanan dan RUU Tindak Pidana Kesusilaan Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Bukhori Usulkan RUU Bank Makanan dan RUU Tindak Pidana Kesusilaan Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Selasa, 07 Dec 2021 19:35

Tuhan Kita Bukan Orang Arab

Tuhan Kita Bukan Orang Arab

Selasa, 07 Dec 2021 17:35

Bantahan untuk Zindiq yang Mengingkari Barokah ''Barokah Hanya Mitos''

Bantahan untuk Zindiq yang Mengingkari Barokah ''Barokah Hanya Mitos''

Selasa, 07 Dec 2021 15:05

Pemilu 2019 Banyak KPPS Jadi Korban, Fahri Hamzah Ingatkan Agar Pemilu 2024 Zero Accident

Pemilu 2019 Banyak KPPS Jadi Korban, Fahri Hamzah Ingatkan Agar Pemilu 2024 Zero Accident

Selasa, 07 Dec 2021 12:50

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Senin, 06 Dec 2021 22:19

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Senin, 06 Dec 2021 21:31

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Senin, 06 Dec 2021 20:13

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Senin, 06 Dec 2021 20:10

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Senin, 06 Dec 2021 19:15

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 06 Dec 2021 16:59

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Senin, 06 Dec 2021 14:49


MUI

Must Read!
X