Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.135 views

Batal Haji Jilid II - Quo Vadis Islam Nusantara?

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Keputusan Pembatalan Keberangkatan jamaah Calon Haji (Calhaj) Indonesia Jilid II telah diputuskan oleh pemerintah lewat Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 660/2021 pada Kamis (3/6/2021).

Terlepas dari alasan utama pemerintah yang membatalkan pemberangkatan jamaah calhaj jilid II tahun 1442/2021 ini soal perlindungan keselamatan jamaah calhaj dari pandemi covid-19, tentu pemerintah layak mencari tahu tentang penyebab pemerintah Arab Saudi hingga detik-detik terakhir batas waktu pemberangkatan belum juga memberikan jatah kuota haji.

Jika menyimak apa yang disampaikan oleh pihak yang berkompeten masalah pemberangkatan haji, sepertinya segala persiapan pemberangkatan dikatakannya sudah tidak ada masalah. Pertanyaannya, jika memang sudah sedemikian rupa persiapannya, adakah tim khusus loby yang handal telah melakukan secara optimal meloby pemerintah Arab Saudi soal kepastian keberangkatan jamaah calhaj kita?

Rasa-rasanya orang awam pun patut menduga, jangan-jangan tak ada tim loby yang handal atau kalau ada pun tim loby rasa-rasanya kurang "elok" meloby minta jatah kuota, sementara di Tanah Air sedang digencarkan kampanye Islam Nusantara (Inus)? Yang notabene Inus ini konsepnya kehadiran Islam harus menyesuaikan kondisi adat istiadat nusantara. Yang beraroma kearab-araban dan wahabi harus disingkirkan.

Sebuah konsep yang sangat terbalik dengan konsep kehadiran risalah Islam yang diajarkan Rasulullah SAW. Risalah Islam pertama yang diajarkan Nabi SAW mengubah kehidupan jahiliyah yang diistilahkan hidup dalam alam kegelapan, saat itu dengan kehadiran Islam dari masa kegelapan diubah ke alam terang berderang penuh dengan Nur Ilahi.

Demikian pula, jika kita membaca dan menyimak sejarah perkembangan Islam baik saat di Makkah maupun Madinah, maka kita "tidak akan pernah" menemukan dalam sejarah bahwa saat di Makkah, beliau menamakan Islam dengan Islam Makkah. Demikian pula, saat beliau di Madinah pun sama tidak menamakan Islam dengan Islam Madinah.

Pertanyaannya, lantas ide siapa sehingga muncul istilah Inus? Padahal konsepnya sangat bertentangan dengan konsep yang telah diajarkan Nabi SAW. Konsep Inus yang sangat anti kearab-araban ini merupakan pemikiran yang sesat dan menyesatkan.

Mungkinkah kita bisa anti kepada semua yang beraroma kearab-araban? Jawabnya tentu tidak mungkin. Karena Al Qur'an dan bacaan shalat pun berbahasa Arab.

Terlebih lagi, dalam pelaksanaan ibadah haji tentu mustahil dapat terlepas dari yang beraroma Arab, karena Masjidil Haram pun terletak di Tanah Suci yang ada di Tanah Arab. Hal inilah yang patut diduga bahwa pemerintah kita sifatnya hanya menunggu bola, tidak menjemput bola dengan berupaya secara maksimal untuk mendapatkan kuota karena malu telah mengampanyekan Inus.

Kini tiba saatnya, pascakeputusan batal haji jilid II musim haji 1442/2021 ini pemerintah harus berani mengambil tindakan tegas membubarkan Islam Nusantara demi menyelamatkan para jamaah calhaj yang sudah menunggu antrian dari 5-20 tahun.

Atau masih mau tetap bersikeras mengampanyekan tegaknya Inus? Selain karena pandemi, risikonya sangat mungkin terjadi lagi pembatalan haji jilid III muncul kembali tahun depan karena faktor anti Arab dan Wahabinya tambah menggumpal. Na'udzubillah.

Jika kondisi demikian, layak muncul pertanyaannya, Quo Vadis Islam Nusantara?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X