Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.127 views

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

 

Oleh: 

Ernadaa Rasyidah || Pemerhati Generasi

 

SUDAH setahun lebih wabah Covid-19 melanda negeri. Menjalani aktivitas kehidupan di tengah wabah tentu tidak mudah, banyak kondisi yang mengharuskan kita segera beradaptasi. Beragam aktivitas daring meniscayakan kita harus melek teknologi. Jika dalam kondisi normal sebelum wabah kita bisa dengan mudah saling sapa dan bertatap muka, menjalin nikmatnya ukhuwah secara langsung. Namun di tengah wabah hari ini, bertemu justru bisa jadi awal musibah.

Sebagai seorang muslim, meningkatkan ketakwaan, berbuat kebajikan kapan dan dan dalam kondisi apapun harus tetap dijalankan sebagaimana sabda Rasulullah:

اِتَّقِ اللّٰهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَاَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ 

Bertakwalah kepada Allah dimana dan kapan saja kalian berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan yang akan menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik. (HR Ahmad). 

Takwa adalah melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah. Implementasi takwa adalah terikat dengan syari'ah. Tentu pengetahuan akan hukum-hukum syari'ah dari semua yang kita jalani adalah syarat mutlak. Tanpa itu takwa tidak akan terealisasi. Karena itu, pertanyaan berikut harus dijawab sebelum melakukan apapun, boleh atau tidak, halal atau haram, Allah ridha atau tidak. 

Salah satu aktvitas yang merupakan perintah Allah adalah dakwah, menyeru manusia ke jalan Allah dengan hikmah sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."(TQS. An-Nahl 16:125).

Realisasi dakwah harus terwujud dalam aktivitas amar ma'ruf nahy munkar. Meski tidak bisa keluar rumah karena harus stay at home, bukan berarti kewajiban dakwah otomatis terhenti atau jeda hingga kondisi normal kembali. 

Justru semangat dakwah terus harus digelorakan, terlebih di era digital saat ini. Berbagai aplikasi bisa dimanfaatkan sebagai sarana dalam menyampaikan dakwah. Menjalankan aktivitas dakwah adalah amalan mulia, bekal kita menjemput kematian dalam keadaan husnul khatimah. Terlebih dalam kondisi hari ini, kematian sealah bgtu dekat maka taat harus menjadi pegangan dalam kehidupan.

Kita semua tentu menginginkan wabah segera berakhir, namun sebagai hamba kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Wabah hari ini adalah ujian dan ketetapan Allah yang wajib kita terima sebagai qadha Allah yang terbaik. 

Adapun hikmah wabah memungkinkan kita memiliki lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga, merekatkan kebersamaan dan waktu yang tepat untuk aktivitas amar ma'ruf nahy munkar di tengah keluarga. Demikian pula di tengah pandemi saat ini aktivitas online dan akses internet semakin meningkat, sehingga menjadi peluang besar bagi pengemban dakwah  menyebarkan ide Islam melalui jejaring sosial media, menjadikan setiap ketikan jari dilayar gadget mendulang pahala jariah.

Kaum muslim adalah umat terbaik, Allah SWT berfirman:

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik." (QS. Ali 'Imran:110). 

Gelar khoiru ummah disematkan Allah dalam Al-Qur'an tersebab aktivtas dakwah amar ma'ruf nahy munkar dihidupkan. Aktivitas mulia inilah yang meniscayakan adanya perubahan baik skala individu, masyarakat hingga negara. Tersebab dakwah, kehidupan jahiliyah berganti kehidupan mulia dengan sinar Islam. Dan karena dakwah pula, Islam tersebar diseluruh penjuru dunia hingga nikmat Islam bisa kita rasakan hingga saat ini. 

Kondisi wabah saat ini, seharusnya menjadikan kita mengambil hikmah, menyikapi musibah dengan cara pandang Islam. Melalui wabah Covid-19 ini mengingatkan akan lemahnya kita sebagai makhluk. Hanya dengan makhluk Allah yang super mini dan kasat mata saja bisa memporak porandakan dunia. Dengan begitu, tumbuh kesadaran akan kebutuhan kita pada Allah setiap waktu, terikat secara totalitas pada syariah Allah, sebagai wujud taqwa. 

Kita juga harus memiliki harapan kuat dan menjauhkan diri dari sikap putus asa dari rahmat Allah dalam kondisi apapun, sembari meyakini Allah tidak pernah memberikan ujian pada hamba-Nya melebihi batas kesanggupannya.

Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999). 

Imam Al-Munawi berkata dalam Faidhul Qadir, “Keadaan seorang mukmin semuanya itu baik". Hanya didapati hal ini pada seorang mukmin. Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, mendapatkan ujian, menghadapi wabah ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar dalam ketatan. 

Sebagai seorang mukmin, wajib menyikapi setiap kondisi dengan optimisme, mengambil hikmah disetiap kejadian dan menjadikan dirinya tetap produktif di tengah wabah. Memiliki kemapuan menjadikan setiap tantangan menjadi sebuah peluang. 

Karena itu, tidak cukup seorang muslim menjadi penonton. Tetapi, harus menjadi aktor pemain dalam mengemban aktivitas mulia bernama dakwah. Kondisi pandemi di era digital saat ini bukanlah halangan untuk tetap produktif melakukan aktivitas dakwah, kita tetap mampu menjadi pelopor perubahan, mengukir peradaban dunia dengan sinar Islam meski tidak bertemu satu sama lain.

Kehadirannya menjadi tumpuan umat, mengeluarkan umat dari kerusakan sistem hidup sekuler kapitalis, menuju sistem Islam yang sesuai fitrah manusia. Istiqomah menyambut seruan Allah, merealisasikan janji-Nya, menebarkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamiin. Wallahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Ahad, 26 Sep 2021 18:59

Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Alquran Ikut Terbakar

Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Alquran Ikut Terbakar

Ahad, 26 Sep 2021 18:10

Mewaspadai Pikiran Komunis dalam Program Moderasi Beragama

Mewaspadai Pikiran Komunis dalam Program Moderasi Beragama

Ahad, 26 Sep 2021 16:55


MUI

Must Read!
X