Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.063 views

Medanku Banjir, Yuk Kita Berfikir!

 

Oleh: Lisa Herlina

 

Setiap pergantian pemimpin, penuntasan banjir di Medan menjadi wacana yang terus digaungkan. Saat ini banjir  menjadi bencana yang menghantui Kota Medan. Dalam beberapa waktu terakhir, eskalasi banjir di Kota Medan terus mengalami peningkatan.

Di pesisir kota Medan tepatnya kecamatan Medan Belawan, rumah-rumah warga digenangi banjir. Kelurahan Bagan Deli, ketinggian air sampai 1 meter. Dan akses jalan menuju ke pelabuhan Belawan juga digenangi banjir. (SindoNews, 25/10/2022)

Kemudian warga Tanjung Pura dan kecamatan Besitang juga merasakan dampak banjir setinggi mencapai 50 cm. Curah hujan yang sangat tinggi juga tidak dapat mengalirnya aliran sungai Batang Serangan sehingga pintu air tidak dapat dibuka (Antara Sumut, 02/22/2022).

Sementara itu banjir juga merendam Langkat dan Aceh. Arus transportasi darat melalui Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) tujuan Aceh maupun sebaliknya belum bisa dilalui sampai Sabtu kemarin, 5/11/2022. Kondisi terakhir dilaporkan 70% Jalinsum di Aceh Tamiang maupun jalan provinsi di kawasan dataran rendah, ketinggian air mencapai 1-2,5 meter. Akibatnya, aktivitas kendaraan di kabupaten yang berbatasan dengan kabupaten Langkat lumpuh (Medanbisnisdaily).

Selayang Pandang Penyebab Banjir

Medan, adalah kota yang dilintasi oleh lima DAS (Daerah Aliran Sungai) di Sumatra Utara. Antara Lain, DAS Asam Kumbang, Belawan, Batangkuis, Deli dan Percut.

Peneliti dari Universitas Sumatera Utara (USU), Onrizal mengatakan, salah satu penyebab banjir adalah hilangnya daya dukung pada (DAS) yang ada di Kota Medan.

Tata kelola DAS menjadi hal penting untuk memitigasi bencana. “Jika salah kelola, bukan manfaat yang akan kita dapatkan, melainkan bencana. Oleh karena itu bagaimana kolaborasi yang diinginkan, mengoptimalkan DAS itu,” kata Onrizal dalam dialog Dewan Kehutanan Daerah (DKD) Sumut bertema ‘Menjaga kelestarian kawasan DAS di Sumatra Utara’ di Kota Medan, Kamis (20/10/2022) lalu.

Tim Ekspedisi Sungai Nusantara juga menemukan pencemaran mikroplastik pada Sungai Deli, Medan. Ini menunjukkan bahwa kondisi hutan pada DAS yang melintasi kota Medan mengalami kerusakan signifikan. Tutupan hutan pada DAS hilang hingga 80 persen. Bahkan ada sungai-sungai di Kota Medan tutupan hutannya malah nihil.

Kondisi ini juga diperparah dengan faktor lainnya. Berbagai kegiatan pembangunan dan kebijakan telah merubah fungsi kawasan DAS. Kemudian penyempitan badan sungai yang membuat daya tampung terhadap jumlah air yang masuk menjadi berkurang. Ditambah lagi pembuangan limbah rumah tangga dan industri ke sungai.

Padahal 22 Desember 2019 silam, bapak Gubernur Edy Rahmayadi telah membuat deklarasi Medan Bebas Banjir 2022 di lapangan Merdeka  bersama PLT Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution. 

Upaya tambal sulam yang ditawarkan sistem berbasiskan liberalisme sekulerisme saat ini menunjukkan bahwa konsep pemerintah setempat tidak mampu dalam menyelesaikan akar masalah penyebab banjir. Sebab tolak ukur pemegang kebijakan adalah untung rugi. Bukan pada kemaslahatan org banyak disamping juga pelestarian lingkungan hidup. Salah satu akibatnya masyarakat tidak menyadari betapa bahaya akibat bila membuang limbah sampah ke sungai, jika pun ada tempat membuang perlu mengeluarkan biaya di masing-masing rumah, ungkap salah seorang warga di Medan Amplas. Mereka pun memilih jalan pintas dalam membuang sampahnya termasuk ke sungai terdekat.

Cara Islam Menangani Banjir

Khilafah (sistem pemerintahan Islam) tidak akan berfikir berulang kali untuk merealisasikan tindakan mitigasi. Sistem keuangan negara yang berbasis Baitul Mal menjadikan negara memiliki keuangan yang kuat dan stabil. Sehingga siap untuk menangani bencana.

Beberapa poin yang dilakukan khilafah dalam menangani banjir adalah:

Pertama, jika banjir disebabkan daya tampung tanah. Khilafah akan membangun bendungan yang mampu menampung curahan air. Bukti bendungan yang masih kokoh yang dibangun pada masa kekhilafahan dengan bermacam type, bisa kita lihat sampai sekarang salah satunya bendungan Shadravan, Kanal Satuan, Bendungan Jareh, Kanal Farhat, Bendungan Mizan yang berada di provinsi Khuzestan, Iran Selatan. Sementara di Spanyol ada juga bendungan yang kehebatan konstruksinya bertahan hingga sekarang berada di sungai Turia.

Kedua, Khilafah memetakan daerah dataran rendah yang rawan terkena genangan air. Membuat kebijakan agar masyarakat dilarang membangun pemukiman di wilayah tersebut. Jika cukup dana, khilafah akan membangun kanal baru atau resapan. Jika sebab tertentu terjadi penurunan tanah yang mengakibatkan terkena genangan air dan banjir, khilafah sebisa mungkin menangani genangan itu.  Jika tak memungkinkan, khilafah akan mengevakuasi penduduk disana untuk dipindahkan ke daerah lain dengan memberikan ganti rugi. Maa Syaa Allah.

Ketiga, secara berkala khilafah akan mengeruk lumpur-lumpur di sungai atau daerah lain agar tidak terjadi pendangkalan.

Keempat, memberi sangsi bagi siapa pun yang mengotori sungai.

Kelima, Khilafah membangun sumur resapan baru di kawasan tertentu.

Keenam, Khilafah memiliki badan khusus sigap bencana yaitu biro At-Tharawi.

Demikianlah kehebatan sistem khilafah yang tidak bisa dilakukan oleh sistem saat ini. Maka sudah sepantasnya kita mencontohnya. Juga aqidah warganya yang terjaga ketika menyadari bahwa kehidupan ini adalah semata-mata beribadah kepada Allah. Melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya, termasuk meninggalkan perkara maksiat ataupun yang berujung pada kerusakan lingkungan dan hajat hidup orang banyak. Sebab tak lain bencana itu timbul karena ulah tangan manusia.

Kita diingatkan pada Kalamullah Surah Ar-Ruum ayat 41 : Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang lurus). Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Dulu Bermusuhan Dengan Doha, Kini Dubai Kelimpahan Berkah Dari Piala Dunia 2022 Di Qatar

Dulu Bermusuhan Dengan Doha, Kini Dubai Kelimpahan Berkah Dari Piala Dunia 2022 Di Qatar

Jum'at, 09 Dec 2022 21:07

Membaik, Ustadz Anung Al-Hamat Ikuti Sidang Pembacaan Replik JPU

Membaik, Ustadz Anung Al-Hamat Ikuti Sidang Pembacaan Replik JPU

Jum'at, 09 Dec 2022 20:30

Tukar Tahanan, Rusia Bebaskan Pebasket AS Brittany Griner Sebagai Ganti Pedagang Senjata Victor Bout

Tukar Tahanan, Rusia Bebaskan Pebasket AS Brittany Griner Sebagai Ganti Pedagang Senjata Victor Bout

Jum'at, 09 Dec 2022 16:19

Hamas Kecam Larangan Israel Terhadap 200 Kristen Gaza Yang Akan Rayakan Natal Di Yerusalem

Hamas Kecam Larangan Israel Terhadap 200 Kristen Gaza Yang Akan Rayakan Natal Di Yerusalem

Jum'at, 09 Dec 2022 15:44

Pasukan Israel Hancurkan Kantor Kementerian Kebudayaan Palestina Di Kota Jenin

Pasukan Israel Hancurkan Kantor Kementerian Kebudayaan Palestina Di Kota Jenin

Jum'at, 09 Dec 2022 14:00

Milisi Biksu Sebut Para Pemimpin Budha di Myanmar Dukung Junta Militer

Milisi Biksu Sebut Para Pemimpin Budha di Myanmar Dukung Junta Militer

Jum'at, 09 Dec 2022 11:45

Umar Abduh: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyer Suruhan Oknum Tertentu

Umar Abduh: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyer Suruhan Oknum Tertentu

Kamis, 08 Dec 2022 22:05

IHATEC Dukung Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia 2024

IHATEC Dukung Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia 2024

Kamis, 08 Dec 2022 20:10

BMKG sarankan 1.800 rumah di Cianjur direlokasi Dari Patahan Cugenang

BMKG sarankan 1.800 rumah di Cianjur direlokasi Dari Patahan Cugenang

Kamis, 08 Dec 2022 19:10

Taliban Afghanistan Lakukan Eksekusi Publik Pertama Sejak Kembali Berkuasa

Taliban Afghanistan Lakukan Eksekusi Publik Pertama Sejak Kembali Berkuasa

Kamis, 08 Dec 2022 15:00

Hamas Luncurkan Logo Baru Di HUT Ke-35

Hamas Luncurkan Logo Baru Di HUT Ke-35

Kamis, 08 Dec 2022 13:45

AS Tidak Setuju Turki Luncurkan Operasi Militer Ke Pemberontak Komunis Kurdi Suriah

AS Tidak Setuju Turki Luncurkan Operasi Militer Ke Pemberontak Komunis Kurdi Suriah

Kamis, 08 Dec 2022 11:35

Tahan Menguap Saat Shalat!

Tahan Menguap Saat Shalat!

Kamis, 08 Dec 2022 11:28

Laporan: Normalisasi Saudi Dan Israel 'Hanya Masalah Waktu'

Laporan: Normalisasi Saudi Dan Israel 'Hanya Masalah Waktu'

Rabu, 07 Dec 2022 18:31

11 Orang Jadi Korban Akibat Serangan Bom Di Polsek Astana Anyar, Satu Diantaranya Meninggal

11 Orang Jadi Korban Akibat Serangan Bom Di Polsek Astana Anyar, Satu Diantaranya Meninggal

Rabu, 07 Dec 2022 17:05

Miras Dibatasi Bikin Fans Wanita Merasa Aman Saksikan Turnamen Piala Dunia Di Qatar

Miras Dibatasi Bikin Fans Wanita Merasa Aman Saksikan Turnamen Piala Dunia Di Qatar

Rabu, 07 Dec 2022 16:15

Pasukan Somalia Dan Milisi Sekutu Rebut Kembali Kota Kunci Adan Yabal Dari Al-Shabaab

Pasukan Somalia Dan Milisi Sekutu Rebut Kembali Kota Kunci Adan Yabal Dari Al-Shabaab

Rabu, 07 Dec 2022 13:37

Kalahkan Spanyol, Maroko Jadi Tim Arab Pertama Yang Capai Perempat Final Piala Dunia

Kalahkan Spanyol, Maroko Jadi Tim Arab Pertama Yang Capai Perempat Final Piala Dunia

Rabu, 07 Dec 2022 12:35

Tiga Polisi Terluka Dalam Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar Bandung

Tiga Polisi Terluka Dalam Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar Bandung

Rabu, 07 Dec 2022 11:06


MUI

Must Read!
X