Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
44.465 views

Mendudukkan Hukum Bersalaman Sesudah Shalat

Oleh: Badrul Tamam

Bersalaman sesudah shalat merupakan fenomena umum shalat berjama'ah di masjid-masjid negeri ini. Ketika imam selesai salam yang diikuti makmum, segera ia menghadap ke makmum dan menjabat tangan mereka. Kemudian para makmum saling bersalaman dengan orang yang di sebelah kanan dan kirinya, dan sering ditambah orang yang di depan dan di belakangnya. Bahkan sering orang yang selesai melaksanakan sunnah juga menyalami (menjabat tangan) kawan yang duduk di sampingnya, walaupun sudah bertemu dan bertegur sapa sebelum shalat.

Pemandangan ini menunjukkan tradisi yang sudah mengakar. Seolah bersalaman menjadi penyempurna kegiatan shalat berjama'ah. Bahkan, ada yang meyakininya sebagai bagian dari ibadah yang mengiringi shalat, tidak afdhal kalau tidak bersalaman.

Alasan yang diungkapkan untuk membenarkannya bermacam-macam. Ada yang mengiyaskan dengan tuntunan Islam ketika bertemu dengan saudara seiman, yaitu mengucapkan salam yang dilanjutkan dengan bersalaman. Karena di akhir shalat seseorang mengucapkan salam ke kanan dan kirinya, lantas mereka mengikutinya dengan bersalaman, seolah-olah salam ke kanan dan ke kiri bermakna menyalami orang yang di sebelah kanan dan kirinya.

Ada alasan lain yang diungkapkan dengan melihat mashlahat yang ingin diwujudkan, yaitu agar persaudaraan semakin kuat dan persatuan semakin kokoh. Pendapat ini juga didasarkan pada anjuran bersalaman secara umum.

Diriwayatkan dari Al-Barra’ bin Azib, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Bahwa dua orang yang bertemu dan bersalaman akan diampuni dosa mereka sebelum berpisah." (HR Ibnu Majah)

Anjuran Bersalaman

Pada dasarnya bersalaman adalah mubah (boleh), bahkan ada yang mengatakan sunnah karena hal itu dapat memunculkan kecintaan dan kasih sayang serta menguatkan ikatan persaudaraan. 

Keutamaan salaman telah diriwayatkan oleh beberapa hadits. Salah satunya hadits Hudzaifah bin al Yaman, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, ”Sesungguhnya seorang mukmin apabila bertemu dengan mukmin lainnya lalu dia mengucapkan salam kepadanya serta menjabat tangannya maka akan gugurlah kesalahan-kesalahan keduanya seperti rontoknya dedaunan dari pepohon." (HR. al-Thabrani di dalam “al Ausath”. Al Mundziriy mengatakan di dalam “at Targhib wa at Tarhib” bahwa aku tidak mengetahui jika di antara para perawinya terdapat seorang pun yang cacat.”

Dari Salman al Farisi, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, ”Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu dengan saudaranya lalu menjabat tangannya maka dosa-dosa keduanya akan gugur sebagaimana rontoknya dedaunan dari pohon kering pada hari bertiupnya angin kencang dan akan diampuni dosa keduanya walaupun dosa keduanya seperti buih di lautan.” (HR. al-Thabrani dengan sanad hasan)

Diriwayatkan juga dari Al Barra’, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan kecuali akan diampuni dosa keduanya selama belum berpisah.” (Shahih Abu Dawud, 4343).

Ka’ab bin Malik mengatakan: “Aku masuk masjid, tiba-tiba di dalam masjid ada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Thalhah bin Ubaidillah berlari menyambutku, menjabat tanganku dan memberikan ucapan selamat kepadaku.” (HR. Al-Bukhari 4156).

Diriwayatkan dari Qatadah, ”Aku berkata kepada Anas bin Malik, ’Apakah bersalaman dilakukan oleh para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,” Anas menjawab, ”Ya". (HR. Bukhari dan Tirmidzi)

Hadits-hadits keutamaan salaman di atas menerangkan bahwa salaman yang dianjurkan adalah dilaksanakan pada saat seseorang bertemu dengan saudaranya. Dan menurut Imam An-Nawawi, berjabat tangan (salaman) telah disepakati sebagai bagian dari sunnah ketika bertemu. Ibn Batthal juga menjelaskan, “Hukum asal jabat tangan adalah satu hal yang baik menurut umumnya ulama.” (Syarh Shahih Al-Bukhari Ibn Batthal, 71/50).

Menghususkan Salaman Setelah Shalat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya tentunya sangat memahami keutamaan salaman. Namun, tidak didapatkan satu riwayatpun bahwa mereka menghususkan bersalaman setelah selesai melaksanakan shalat, baik wajib maupun sunnah. Berarti bersalaman sesudah shalat tidak dikenal pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan khulafaur rasyidin. Sedangkan hadits-hadits yang menyebutkan bersalaman itu pada saat seseorang bertemu dengan saudaranya.

Syaikh Abdullah Al Jibrin mengatakan, "Banyak orang shalat menjulurkan tangannya  untuk berjabat tangan dengan orang-orang di sekitarnya yang dilakukan setelah selesai salam dari shalat wajib, perbuatan ini adalah bid'ah tidak diriwayatkan dari salaf."

Al-‘Izz bin Abdissalam berkata, “Berjabat tangan sesudah shalat Shubuh dan Ashar termasuk bid’ah, kecuali bagi orang yang baru datang dan berkumpul bersama orang-orang yang menyalaminya sebelum shalat. Sesungguhnya bersalaman disyari'atkan ketika baru datang. Setelah shalat, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam membaca dzikir yang disyariatkan, membaca istighfar tiga kali, lalu bubar.Ini yang terjadi pada zaman Al 'Izz bin

Abdissalam, sedangkan pada zaman kita bersalaman pada setiap shalat yang lima waktu dan setelah shalat-shalat sunnah.

Setidaknya ada dua kesalahan yang sering terjadi pada zaman sekarang ini. Pertama, para jama'ah tidak mengucapkan salam dan bersalaman ketika memasuki masjid dan berjumpa dengan saudaranya. Biasanya mereka langsung masuk dan melaksanakan shalat sunnah, kemudian shalat fardhu. Kedua, mereka berjabat tangan tepat setelah selesai shalat, padahal disyariatkannya pada saat bertemu.

Intinya, bahwa berjabat tangan itu baik, jika dilakukan di saat bertemu. Adapun seusai shalat, tidak ada hadits yang menerangkannya. Padahal suatu ibadah (yang dilazimi) itu harus ada dalil yang memerintahkannya. Jika tidak ada, maka tertolak dan tidak boleh diamalkan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

"Siapa yang melaksanakan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalnya tersebut tertolak." (HR. Muslim dari Aisyah radliyallah 'anha)

Berdasarkan hadits di atas, Imam Bukhari membuat bab dalam shahihnya, "Apabila seorang yang beramal atau seorang hakim berijtihad, lalu salah karena menyelisihi Rasul tanpa didasari ilmu, maka hukumnya tersebut tertolak". Hal ini mengindikasikan bahwa pendapat satu atau dua orang ulama tidaklah menjadi wahyu baru yang mengandung kebenaran mutlak. Pendapat mereka bisa benar dan salah, bisa diterima dan ditolak, setelah ditimbang dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Dan jika salah dan menyelisihi sunnah harus ditinggalkan. Terlebih lagi, bahwa bersalaman sesudah shalat adalah tradisi kaum Syi'ah yang suka merubah-rubah ajaran Rasulillah shallallahu 'alaihi wasallam.

. . . bahwa bersalaman sesudah shalat adalah tradisi kaum Syi'ah yang suka merubah-rubah ajaran Rasulillah shallallahu 'alaihi wasallam.

Kesalahan lain tradisi bersalaman sesudah shalat adalah memotong tasbih atau dzikir saudara muslim. Sedangkan memotong dzikir tidak diperbolehkan kecuali dengan sebab-sebab syar’i. Namun, kenyataannya sering kita saksikan banyak orang yang mengganggu dzikir saudarnya dengan mengulurkan tangan untuk bersalaman. Larangan ini bukan semata-mata karena menjabat tangannya, namun juga karena terpotongnya dzikir dan kesibukan mengingat Allah Ta’ala.

Kesalahan lain tradisi bersalaman sesudah shalat adalah memotong tasbih atau dzikir saudara muslim.

Kapan Bersalaman Sesudah Shalat Dibolehkan?

Menghususkan salaman sesudah shalat tidak ada sunnahnya. Karenanya tidak boleh dijadikan aktifitas rutin dalam rangkaian shalat sehinga terkesan memiliki keutamaan yang lebih. Namun, jika seseorang tidak sempat bersalaman dengan saudaranya sebelum shalat, maka dibolehkan dilakukan sesudah salam atau sesudah dzikir. Bersalaman seperti ini bukan karena takhsis (menghususkan atau mengistimewakan) waktu sesudah salam untuk salaman. Tapi karena bertemu dengan kawan yang belum sempat berucap salam dan berjabat tangan.

Fatwa Syaikh Ibn Bazz

Syaikh Ibn Baaz rahimahullah mengatakan bahwa dianjurkan untuk bersalaman saat bertemu di masjid atau di shaff. Dan apabila tidak bersalaman sebelum melaksanakan shalat maka mereka bisa bersalaman setelah melaksanakan shalat sebagai bentuk pengimplementasian sunnah yang mulia serta untuk meneguhkan kasih sayang dan menghilangkan permusuhan.

Akan tetapi apabila tidak bersalaman sebelum shalat fardhu maka disyariatkan baginya untuk bersalaman setelahnya atau sesudah mengucapkan dzikir-dzikir yang disyariatkan.

Apabila tidak bersalaman sebelum shalat fardhu maka disyariatkan baginya untuk bersalaman setelahnya atau sesudah mengucapkan dzikir-dzikir yang disyariatkan. (Ibnu Bazz)

Adapun apa yang dilakukan oleh sebagian masyarakat yang bersegera bersalaman setelah melaksanakan shalat fardhu, setelah mengucapkan salam kedua, maka aku tidaklah mengetahui dasarnya dan yang jelas adalah bahwa hal itu adalah makruh dikarenakan tidak adanya dalil tentangnya karena yang disyariatkan bagi seorang yang shalat dalam keadaan seperti itu adalah bersegera mengucapkan dzikir-dzikir yang disyariatkan sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam setelah melaksanakan shalat fardhunya.

Adapun shalat nafilah maka disyariatkan untuk bersalaman setelah salam apabila dia tidak bersalaman sebelum melaksanakan shalat itu dan jika ia telah bersalaman sebelumnya maka hal itu sudah cukup baginya." (Majmu’ Fatawa Ibn Baaz, juz XI, hal. 267)

Sikap Orang yang Diajak Salaman

Perlu diingat, tidaklah termasuk sikap yang bijaksana apabila kita menarik tangan saudara kita atau menolak tangan yang sudah terlanjur diulurkan kepada kita untuk berjabat tangan. Justru perbuatan seperti ini termasuk sikap batil, kasar, dan tidak sopan yang dilarang Islam. Lalu apa yang harus kita lakukan? Sikap yang lebih bijak adalah menerima uluran tangannya dengan lemah lembut, lalu dijelaskan bahwa berjabat tangan seperti itu tidak ada sunnahnya.

Bukan sikap yang bijak apabila kita menarik tangan saudara kita atau menolak tangan yang sudah terlanjur diulurkan kepada kita untuk berjabat tangan.

Semoga dengan kelemahlembutan tersebut, saudara kita tadi mengambil manfaat dari nasihat kita, sehingga dia meninggalkan perbuatan yang tidak sesuai dengan sunnah karena kebodohan atau yang lainnya. Karenanya, wajib bagi ahli ilmu untuk memberikan penjelasan dengan cara yang baik. Bisa saja seseorang ingin menegur kesalahan yang dilakukan orang lain, tapi dengan cara yang salah, justru menyebabkan dia melakukan kemungkaran yang lebh berat daripada kemungkaran yang ingin diluruskannya. Wallahu a'lam bi shawab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Senin, 18 Jun 2018 14:42

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Senin, 18 Jun 2018 13:44

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Senin, 18 Jun 2018 12:44

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Senin, 18 Jun 2018 10:55

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Senin, 18 Jun 2018 09:59

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Senin, 18 Jun 2018 09:49

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Senin, 18 Jun 2018 09:34

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Senin, 18 Jun 2018 07:40

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Senin, 18 Jun 2018 07:27

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Ahad, 17 Jun 2018 21:45

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Ahad, 17 Jun 2018 21:18

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

Ahad, 17 Jun 2018 20:15

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Ahad, 17 Jun 2018 19:15

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Ahad, 17 Jun 2018 18:15

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Ahad, 17 Jun 2018 17:30

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Ahad, 17 Jun 2018 17:15

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Ahad, 17 Jun 2018 16:15

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Ahad, 17 Jun 2018 15:15

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Ahad, 17 Jun 2018 14:15

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Ahad, 17 Jun 2018 13:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X