Senin, 8 Zulhijjah 1447 H / 25 Mei 2026 10:05 wib
116 views
Puasa Arafah: Puasa Satu Hari Hapuskan Dosa Dua Tahun
Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam atas Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- dan keluarganya.
Hari Arafah merupakan salah satu hari paling mulia dalam Islam. Pada hari itu, jamaah haji melaksanakan wuquf di Padang Arafah, sementara kaum muslimin yang tidak berhaji dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah.
Para ulama sepakat bahwa puasa Arafah termasuk puasa sunnah yang paling utama. Keutamaannya sangat besar sebagaimana diterangkan dalam hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ
“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun sesudahnya.” (HR. Muslim)
Karena itu, puasa Arafah adalah kesempatan besar bagi seorang muslim untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan memperbanyak tabungan pahala di sisi Allah Ta’ala.
Makna “Menghapus Dosa Dua Tahun”
Para ulama menjelaskan bahwa makna “menghapus dosa dua tahun” memiliki dua kemungkinan makna:
- Allah menghapus dosa-dosa kecil selama dua tahun, yaitu setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang.
- Allah menjaga seseorang dari perbuatan dosa pada rentang waktu tersebut.
Namun, dosa yang dihapus melalui puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.
Allah Ta’ala berfirman:
إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ
“Jika kalian menjauhi dosa-dosa besar yang dilarang melakukannya, niscaya Kami akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian.” (QS. An-Nisa’: 31)
Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa apabila seorang hamba menjauhi dosa-dosa besar, maka Allah akan menghapus dosa-dosa kecilnya dan memasukkannya ke dalam surga.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga bersabda:
الصَّلَواتُ الخَمسُ، والجُمعةُ إلى الجُمعةِ، ورَمَضانُ إلى رَمَضانَ: مُكَفِّراتٌ ما بينَهنَّ إذا اجتَنَبَ الكَبائِرَ
“Shalat lima waktu, dari Jumat ke Jumat berikutnya, dan dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya merupakan penghapus dosa di antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi.”
(HR. Muslim)
Perbanyak Amal Shalih di Hari Arafah
Selain berpuasa, seorang muslim juga dianjurkan memperbanyak amal-amal shalih pada hari Arafah dan sepuluh hari pertama Dzulhijjah secara umum.
Di antaranya: Memperbanyak dzikir dan takbir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, shalat sunnah, berbakti kepada orang tua, membantu sesama,dan amal-amal shalih lainnya.
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ
“Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah melebihi hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Al-Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Hari Arafah Tahun ini, Kapan?
Hari ‘Arafah adalah hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah. Pada tahun ini, 1447 H., hari ‘Arafah berada pada hari Selasa (26/05/2026). Karenanya, mari kita siapkan diri untuk berpuasa padanya.
Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk menghidupkan hari Arafah dengan puasa dan amal-amal shalih, serta menjadikannya sebab dihapuskannya dosa-dosa kita. Wallahu Ta’ala A’lam. [PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!