Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.798 views

Isyarat Syahid Jenazah Korban Penembakan Densus 88 di Cawang

JAKARTA (voa-islam.com) – Akhirnya, dua jenazah tak dikenal yang ditembak Densus 88 di Cawang, Jakarta Timur dimakamkan kemarin Selasa (8/5/2010). Tanpa ada pihak yang tahu siapa keluarga kedua jenazah tersebut. Termasuk polisi yang menembak mati keduanya dengan tuduhan teroris.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, tim medis dan penyidik Polri memakamkan dua jasad tersangka terorisme yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Sudah hampir sebulan belum ada pihak keluarga yang datang mengenali sehingga penyidik dan tim medis memakamkan kedua jasad hari ini,” katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2010).

Pukul 09.00 WIB wartawan voa-islam tiba di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur, tapi tak nampak tanda-tanda akan ada pemakaman jenazah. Para penjaga makam tak tahu kalau hari itu akan diadakan pemakaman kedua jenazah tak dikenal. Ketika ditanya tentang rencana pemakaman dua jenazah tak dikenal, Pandi, salah seorang pengurus makam menjelaskan bahwa hari itu tak ada agenda pemakaman. “Tidak ada jadwal pemakaman kedua jenazah tersebut hari ini,” jawabnya.

Namun tak seberapa lama telepon di kantor TPU Pondok Ranggon berdering, kemudian ia memanggil dan mengatakan, barusan ada telepon dari kepolisian bahwa pada hari ini akan ada pemakaman. Maka penggalian lahat pun dilakukan di blok AB, bersebelahan dengan makam Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir yang  berjarak sekitar 15 Meter dari makam Ibrahim yang ditembak mati Densus di Temanggung, Jawa Tengah.

Lepas shalat zuhur, setelah beberapa jam menunggu tibalah iring-iringan 2 mobil jenazah sekitar pukul 13.00. Iring-iringan jenazah yang dikawal polisi itu berhenti di samping 2 makam yang sudah digali. Prosesi pemakaman pun dilangsungkan. Sekitar 30 orang pelayat yang mengantarkan 2 jenazah tak dikenal tersebut.

Prosesi pemakaman jenazah dilakukan satu persatu sesuai dengan nomor urut yang ditetapkan polisi. Peti jenazah pertama yang diberi nama MR. X-I/CWG/0001 diturunkan dari mobil, selanjutnya jenazah dikeluarkan dan sesuai dengan syariat Islam, jenazah dikuburkan tanpa menggunakan peti. Prosesi yang sama dilakukan terhadap jenazah ke dua yang oleh pihak kepolisian disematkan identitas MR. X-I/CWG/0002.

Saat mengeluarkan kedua jenazah dari dalam peti, para pelayat yang memasukkan ke liang lahat menemukan keajaiban yang diyakini sebagai isyarat kesyahidan. Pada jenazah pertama (MR. X-I/CWG/0001)  nampak jelas, bekas darah yang masih mengalir di bagian belakang kepala hingga menembus kain kafan. Sementara pada jenazah kedua (MR. X-I/CWG/0002) terlihat darah yang masih mengalir di bagian belakang kepala dan punggung.

Ustadz Syamsuddin Uba, salah seorang pelayat yang ikut memasukkan kedua jenazah ke liang lahat, tanpa ragu sedikitpun bersaksi tentang tanda-tanda kesyahidan kedua jenazah.

“Sesungguhnya kami sudah biasa mengurus jenazah bak bayi, anak-anak hingga orang dewasa, mulai dari memandikan, menyalatkan hingga pemakaman. Sehingga kami bisa membedakan jenazah orang biasa dengan jenazah mujahid,” ujarnya.

Ustadz aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) ini menyatakan kesyahidan kedua jenazah dari isyarat darah yang masih mengalir, padahal keduanya sudah meninggal sebulan yang lalu.

...subhanallah, darah mereka masih mengalir dari kepala mereka. Padahal sudah hampir satu bulan lamanya jenazah tersebut berada dalam peti, ujar Ustadz Syamsuddin...

“Ketika kami memandikan kedua jenazah ini kami menyaksikan, subhanallah, darah mereka masih mengalir dari kepala mereka. Padahal sudah hampir satu bulan lamanya jenazah tersebut berada dalam peti,” jelasnya.

Dengan isyarat kesyahidan itu, Ustadz Syam menegaskan bahwa kedua jenazah tersebut adalah bukan teroris, melainkan mujahid.

“Dalam Islam, yang disebut teroris adalah orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya, dan sedangkan mereka adalah mujahid yang membela Allah dan Rasul-Nya,” terangnya.

Kedua jenazah tak dikenal itu ditembak mati oleh Densus 88 Antiteror di Cililitan, Jakarta Timur (12/5/2010). Satu jenazah lainnya yang juga ditembak mati adalah Maulana.  Jenazah Maulana telah dimakamkan di Sawangan, Depok, Jawa Barat oleh keluarganya.

Prosesi pemakaman kedua jenazah tersebut tak dihadiri oleh sanak-keluarganya. Karena hingga akhir hayatnya tak ada orang yang mengaku keluarganya, meski foto kedua jenazah telah disebarkan polisi. Densus 88 yang menembaknya dengan tudingan teroris pun tak ada yang tahu siapa kedua sosok yang dibunuhnya itu. Tak ada penjelasan apapun dari Mabes Polri atas pembunuhan kedua sosok tak dikenal itu. Polisi hanya bisa menyebut keduanya teroris.

Kedua jenazah yang dikubur di makam tak beridentitas pun tak bisa membantah tudingan teroris yang dituduhkan polisi. Melalui darah yang masih mengalir meski telah meninggal sebulan lamanya itulah mereka berisyarat. [widi]

Baca berita terkait:

  1. Membaca Isyarat Wangi Jasad Dulmatin
  2. Dua Pria Yang Ditembak Mati Densus 88 di Cawang itu Akhirnya Dimakamkan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Pesantren Hidayatullah Siap Tampung Anak-Anak Rohingya

Pesantren Hidayatullah Siap Tampung Anak-Anak Rohingya

Sabtu, 30 May 2015 05:52

Lelang Jabatan, FITRA: Ada Praktik Sogok, Ongkos Mahal, Hingga Titipan

Lelang Jabatan, FITRA: Ada Praktik Sogok, Ongkos Mahal, Hingga Titipan

Sabtu, 30 May 2015 05:29

Phobia, Atheis Akan Buat Kontes Lukis Nabi Muhammad di Masjid

Phobia, Atheis Akan Buat Kontes Lukis Nabi Muhammad di Masjid

Sabtu, 30 May 2015 04:55

Bela Wanita Muslim di Australia, Orang Ini Justeru Dipukul

Bela Wanita Muslim di Australia, Orang Ini Justeru Dipukul

Sabtu, 30 May 2015 04:50

Pornografi Buat Miris Bangsa, DPR RI Minta Menkominfo & Mensos Gerak Cepat

Pornografi Buat Miris Bangsa, DPR RI Minta Menkominfo & Mensos Gerak Cepat

Sabtu, 30 May 2015 04:40

Menhan Sentil Iran yang Suka Berperang dan Urusi Agama Lain

Menhan Sentil Iran yang Suka Berperang dan Urusi Agama Lain

Sabtu, 30 May 2015 04:30

Kisah Mualaf Freja, Muslimah dari Swedia

Kisah Mualaf Freja, Muslimah dari Swedia

Jum'at, 29 May 2015 23:17

Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Jum'at, 29 May 2015 20:24

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Jum'at, 29 May 2015 19:59

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Jum'at, 29 May 2015 18:25

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

Jum'at, 29 May 2015 18:00

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Jum'at, 29 May 2015 17:54

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Jum'at, 29 May 2015 17:38

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Jum'at, 29 May 2015 17:31

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Jum'at, 29 May 2015 17:14

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Jum'at, 29 May 2015 16:41

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Jum'at, 29 May 2015 15:42

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Jum'at, 29 May 2015 14:53



Must Read!
X