Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.592 views

Gedung Baru DPR Rp.1,6 Triliun, Mau Kerja Atau Rekreasi?

Jakarta (voa-islam.com) -Astagfirullah, berulangkali kinerja DPR di sorot tapi fasilitas mewah terus digelontorkan saja. Sebut saja rencana pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,6 triliun yang nantinya dilengkapi fasilitas rekreatif termasuk spa dan kolam renang. Tak urung  protespun berdatangan, kali ini Sebastian Salang dari Formappi yang geleng-geleng kepala.

"Mereka (anggota DPR) ini sebenarnya mau pergi berenang atau kerja?" tanya Koordinator Forum Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi), Selasa (31/8/2010).

..."Mereka (anggota DPR) ini sebenarnya mau pergi berenang atau kerja?" tanya Koordinator Forum Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi)...

Sebastian berpendapat, jika rencana tersebut berjalan, maka akan mempermalukan Dewan sendiri. "Makin hari mereka semakin menelanjangi dirinya bahwa inilah mental Dewan kita. Jarak mereka akan semakin jauh dengan masyarakat. Apa yang mereka lakukan akan permalukan diri mereka sendiri," katanya.

Di mata Sebastian, fasilitas itu cukup mewah. Dia membandingkan dengan gedung parlemen di luar negeri yang bisa dibilang sangat sederhana. "Mereka tega membuat gedung yang mewah seperti itu sementara banyak orang gantung diri karena ekonomi," sesalnya.

Sebastian berpandangan, bila pembangunan gedung didasarkan pada prestasi anggota Dewan selama bekerja, hal tersebut menunjukkan niat buruk anggota Dewan. "Kalau menjadi pemimpin dan meminta pamrih itu menunjukan niat busuk dan punya motivasi pribadi," urainya.

Ia mencontohkan pahlawan perebut kemerdekaan yang tidak meminta pamrih dalam perjuangannya. Berbanding terbalik dengan anggota Dewan yang segala kegiatan dibiayai negara.

"Bayangkan dengan pejuang yang cuma modal bambu runcing dan itu pun dibuat sendiri, tidak pakai uang negara, apa pernah pahlawan merebut kemerdekaan minta pamrih," kata Sebastian.

Ia meminta DPR mengkaji ulang rencana pembangunan gedung 'wah' tersebut. "DPR harus berempati dengan masyarakat," sarannya.

Tak mau kalah, protes juga muncul dari peneliti bidang hukum dan politik ICW, Abdullah Dahlan yang menilai fasilitas itu justru terlalu menghambur-hamburkan uang. Padahal masih banyak rakyat yang memikirkan untuk makan sehari-hari saja sulit.

"Itu tidak pantas. Mau buat hotel mewah atau ruang kerja? Terlalu mewah itu orientasinya, bukan untuk kerja malah lebih rileks," kata peneliti bidang hukum dan politik ICW, Abdullah Dahlan, Selasa (31/8/2010).

Abdullah menjelaskan, gedung DPR tentunya dibangun guna memudahkan seorang anggota DPR menjalankan fungsi seorang wakil rakyat. "Jadi kurang tepat kalau ada kolam renang, karena di sana mereka bukan untuk mendapatkan hiburan dan kemewahan," imbuhnya.

Namun yang patut dicermati, imbuh Abdullah, yakni akses kepatutan anggaran atau standar biaya. Temuan ICW biaya pembangunan gedung di atas rata-rata. "Kita mensinyalir alokasi anggaran permeter persegi Rp 10 juta. Sementara berdasarkan informasi pengembang, permeter Rp 4 juta saja sudah dalam rate hotel mewah," imbuhnya.

Atas alasan itu, satuan anggaran pembangunan gedung ini harus dibuka ke publik. "Mesti ada audit BPK dan diawasi KPK," terangnya.

Bagaimana dengan gedung yang akan tertutup untuk umum? "Itu menyalahi semangat sebagai lembaga politik. DPR itu harus membangun citra yang positif, bukan menjauhkan diri dari publik karena tugasnya sebagai penyaring," tutupnya.

Anggota Dewan Girang Bisa Istirahat

Sementara itu, Anggota DPR menyambut gembira rancangan gedung baru gerbang aspirasi yang akan menyediakan ruang khusus rekreasi. Tempat rekreasi ini diharapkan dapat membuat anggota DPR rileks dan makin semangat bekerja.

..."Saya malah baru denger, tapi Kalau itu benar dibangun, bagus. Relaksasi itu penting biar anggota DPR semakin sehat dan semangat bekerja," ujar anggota BURT DPR M Toha...

"Saya malah baru denger, tapi Kalau itu benar dibangun, bagus. Relaksasi itu penting biar anggota DPR semakin sehat dan semangat bekerja," ujar anggota BURT DPR M Toha, Selasa (31/8/2010).

Namun Toha berharap ruang rekreasi yang akan dibangun di puncak gedung baru DPR tersebut tidak untuk fasilitas macam-macam. Toha berharap akan dibangun fasilitas yang menunjang kesehatan anggota DPR. "Kalau itu fitness atau potong rambut, ruang santai juga boleh. Tapi kalau panti pijet ya saya tidak sependapat," harap Toha.

Sebelumnya dalam sosialisasi pembangunan gedung baru DPR, Tim Leader pembangunan fisik gedung baru, Budi Asdar Sukada, menyampaikan bahwa gedung baru DPR akan dilengkapi dengan ruang rekreasi. "Gedung baru dibangun sebanyak 36 lantai, dilengkapi ruang rekreasi di lantai paling atas," ujar Budi.

Budi menyampaikan, sarana ruang rekreasi diharapkan dapat menjadi hiburan santai anggota DPR di tengah melaksanakan tugas legislasi. "Agar anggota DPR bisa rileks," jelasnya.

Wakil Ketua DPR Tolak Pembangunan Spa

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menolak keras pembangunan fasilitas Spa di Gedung Baru DPR. Ide tersebut dinilai sangat menodai amanat rakyat. "Kalau benar ada spa segala, itu sudah kelewatan," ujar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8/2010).

..."Tidak boleh gedung baru diberi fasilitas spa, yang satu ini harus dibatalkan," tegas Priyo...

Priyo mengaku belum mendapat laporan lengkap terkait pembangunan gedung baru DPR. Priyo berharap penanggungjawab pembangunan gedung membuang rencana fasilitas spa di lantai paling atas gedung baru. "Tidak boleh gedung baru diberi fasilitas spa, yang satu ini harus dibatalkan," tegas Priyo.

Sebelumnya diberitakan, dalam gambaran umum sosialisasi pembangunan gedung baru DPR terdapat fasilitas ruang rekreasi di lantai paling atas. Di ruang rekreasi disediakan kolam renang hingga fasilitas spa untuk anggota DPR.

Dalam waktu dekat, DPR siap menenderkan proyek pengerjaan gedung baru tersebut. Oktober 2010, pengerjaan akan mulai dilaksanakan. Gedung tersebut diperkirakan mencapai 157.000 meter persegi.

Masing-masing anggota dewan memiliki ruang kerja seluas 120 meter persegi. Ruang kerja tersebut terdiri dari ruang kerja anggota, ruang staf ahli dan asisten pribadi, ruang rapat kecil, kamar istirahat yang berisi spring bed, kamar mandi, WC, dan ruang tamu.

Di salah satu lantai ada pula kolam renang dan spa dan fasilitas rekreatif lainnya. Awas kalo Skandal Dewan Mesum merebak lagi y!!(Ibnudzar/dbs)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55


MUI

Must Read!
X