Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.137 views

JMC: Pengadilan Ba'asyir Intrik Politik Murahan SBY Demi Simpati Amerika

JAKARTA (voa-islam.com) – “Proses penangkapan hingga persidangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir adalah bentuk rekayasa yang dilakukan oleh Amerika beserta anteknya dalam rangka mengitimidasi serta menghalangi berlangsungnya dakwah tauhid dan penegakan syariat Islam di Indonesia.”

Pernyataan itu diungkapkan Son Hadi, dalam Launching dan siaran pers Jamaah Anshorut Tauhid Media Center (JMC) di Sekretariat MER-C di Jalan Kramat Lontar, Jakarta, Senin (7/2/2011) pagi tadi. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, di antaranya: KH Muhammad Al-Khaththath (Sekjen Forum Umat Islam), Jose Rizal Jurnalis (Mer-C), dan Hanibal Wijayanta (jurnalis ANTV).  

JMC adalah sumber informasi  resmi Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) yang akan bekerjasama dan membantu  media massa  untuk memberikan informasi, klarifikasi  dan konfirmasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pemberitaan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan JAT.

Mencermati rencana segera digelarnya sidang pengadilan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir  pada kamis 10 Februari 2011 ini, Son Hadi selaku Direktur JMC menjelaskan, persidangan Ustadz Abu merupakan intrik politik murahan penguasa guna memperoleh restu  dan dukungan dari Amerika.

“Sekedar mengingatkan, upaya rekayasa terorisasi kepada Ustadz Abu saat ini merupakan kali  ketiga,  setelah dua kali sebelumnya 2 September 2003  dan 3 maret 2005 secara hukum tidak terbukti terlibat dalam tindak pidana teroris seperti yang dituduhkan. Bahkan, pada 21 Desember 2006, Mahkamah Agung lewat majelis hakim yang dipimpin German Hoediarto, memutuskan Ustadz  Abu  bebas dari dakwaan, terkait dengan kasus terorisme dan peledakan bom di Bali.

Lebih lanjut, Son Hadi menegaskan, campur tangan Amerika di negeri-negeri Muslim tidak terbantahkan lagi. Sebagai bukti mutakhir yang  saat ini  berlangsung di Mesir,  Amerika berupaya keras mempertahankan Husni Mubarak, meskipun rakyat Mesir sendiri sudah muak dan tidak mengingkannya sebagai pemimpin.

JAT Media Center (JMC) mengajak media massa dan masyarakat mengikuti, sekaligus mencermati perjalanan proses pengadilan Ustadz Abu Bakar Baasyir,  termasuk mengawasi dan menilai apakah  jaksa dan hakim  memiliki kapabilitas dan kredibilitas  secara moral dan hukum untuk mengadili  Ustadz Abu,  seorang Ulama yang memiliki komitmen yang tinggi dalam dakwah tauhid dan penegakan  syariat.

Hendaknya umat Islam menyadari, bahwa pengadilan Ustadz Abu ini sebagai uji coba sekaligus  langkah awal untuk memberangus dan menghentikan dakwah tauhid dan penegakan syariat secara sistematis dengan menjadikannya sebagai musuh Negara. Selanjutnya penguasa bertindak represif dan mengintimidasi kepada ulama dan umat Islam dengan dalih perang terhadap terorisme.

“Jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terulang kembali pembantaian umat Islam, sebagaimana peristiwa Tanjung Priok, Talang Sari Lampung, Haur Kuning , Ambon dan Poso. Peristiwa tersebut hingga kini masih menyisakan kepedihan yang luar biasa bagi umat Islam. Ironisnya, peristiwa pelanggaran HAM berat ini tidak pernah diusut tuntas, kecuali hanya di jadikan sekedar komoditi politik penguasa,” tukas Son Hadi kepada wartawan.

Media Bukan Corong Penguasa

Sementara itu, Koordinator Liputan ANTV Hanibal Wijayanta, media massa mulai dari media cetak, elektronik, hingga online, hendaknya jangan mengandalkan pemberitaan yang dirilis oleh pihak kepolisian. “Seorang jurnalis harus kritis, tidak termakan oleh kepentingan-kepentingan penguasa.”

Bila mencermati penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Jawa Barat, kata Hanibal, kita ingin digiring pada sebuah opini, seolah Ustadz Abu adalah sosok orang tua yang berbahaya, hingga dirinya harus dikepung pasukan dengan peralatan militer yang lengkap.

“Seorang jurnalis yang kritis harus bisa membaca kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan Densus 88 dalam penanganan kasus terorisme. Satu hal, perlu juga dibaca, kasus terorisme diungkap oleh penguasa untuk mengalihkan isu yang sedang ramai dibicarakan. Setidaknya, jurnalis harus menyuarakan kebenaran, tidak ditunggangi oleh kepentingan penguasa. Disinilah peran wartawan dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisa. Terutama, para pimpinan redaksi dan redakturnya,” tandas Hanibal.

Jose Rizal Jurnalis dari Mer-C menambahkan, Mer-C akan menolong siapa saja, tidak selalu yang bersifat medis, tapi juga membantu siapa saja yang rasa keadilannya dizalimi. “Mer-C tidak melihat latar belakang seseorang, bahkan agamanya sekalipun. Keadilan adalah nilai yang sangat tinggi dalam Islam. Itulah sebabnya, Mer-C mendukung teman-teman JAT Media Center untuk melakukan pembelaan terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” kata Jose Rizal yang juga memeriksa kesehatan Ustadz Abu. [taz/Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Jelang Kongres Umat Islam Indonesia,  MUI Bahas Pengarusutamaan Konten Produktif di Sosial Media

Jelang Kongres Umat Islam Indonesia, MUI Bahas Pengarusutamaan Konten Produktif di Sosial Media

Rabu, 22 Jan 2020 20:33

Ethok-Ethok Nggeledah

Ethok-Ethok Nggeledah

Rabu, 22 Jan 2020 20:15

HNW Tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Jika Cabut Kewajiban Halal

HNW Tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Jika Cabut Kewajiban Halal

Rabu, 22 Jan 2020 19:02

Peduli Muslim Uighur, IKA PPI 76 Garut Berikan Bantuan Dana

Peduli Muslim Uighur, IKA PPI 76 Garut Berikan Bantuan Dana

Rabu, 22 Jan 2020 18:16

Kemenag atau Kemen Kegaduhan?

Kemenag atau Kemen Kegaduhan?

Rabu, 22 Jan 2020 18:14

Moderasi Agama, Meng- cover Al Qur'an yang Tidak Kekinian

Moderasi Agama, Meng- cover Al Qur'an yang Tidak Kekinian

Rabu, 22 Jan 2020 17:59

Anggota DPD RI: Ketua Ikatan Gay Tulungagung Pantas Dihukum Kebiri Kimia

Anggota DPD RI: Ketua Ikatan Gay Tulungagung Pantas Dihukum Kebiri Kimia

Rabu, 22 Jan 2020 17:35

Menag Kok Begini

Menag Kok Begini

Rabu, 22 Jan 2020 17:12

Adel Al-Jubeir: Iran 'Sponsor Terbesar Terorisme di Dunia'

Adel Al-Jubeir: Iran 'Sponsor Terbesar Terorisme di Dunia'

Rabu, 22 Jan 2020 15:30

KKKS Diminta Perjelas Target ‘Lifting’ Minyak Nasional

KKKS Diminta Perjelas Target ‘Lifting’ Minyak Nasional

Rabu, 22 Jan 2020 15:18

Laporan: MBS Retas Telepon Pemilik Washington Post Jeff Bezoz Sebelum Pembunuhan Khashoggi

Laporan: MBS Retas Telepon Pemilik Washington Post Jeff Bezoz Sebelum Pembunuhan Khashoggi

Rabu, 22 Jan 2020 14:40

IHW: Omnibus Law Tidak Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal

IHW: Omnibus Law Tidak Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal

Rabu, 22 Jan 2020 11:44

Standar Kebenaran Islam Adalah Syariat, Bukan Publik Figur

Standar Kebenaran Islam Adalah Syariat, Bukan Publik Figur

Rabu, 22 Jan 2020 11:08

KPAI: Bocah Korban Pencabulan Gay Bisa Jadi Pelaku Jika Tak Ditangani Secara Holistik-Integral

KPAI: Bocah Korban Pencabulan Gay Bisa Jadi Pelaku Jika Tak Ditangani Secara Holistik-Integral

Rabu, 22 Jan 2020 10:39

Kasus Sukmawati, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

Kasus Sukmawati, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

Selasa, 21 Jan 2020 23:08

Anggota Parlemen Iran Tawarkan 3 Juta USD untuk Membunuh Trump, Utusan AS: 'Itu Konyol'

Anggota Parlemen Iran Tawarkan 3 Juta USD untuk Membunuh Trump, Utusan AS: 'Itu Konyol'

Selasa, 21 Jan 2020 22:48

PDIP Bisa Tergiring Menjadi Pabrik Korupsi

PDIP Bisa Tergiring Menjadi Pabrik Korupsi

Selasa, 21 Jan 2020 22:24

Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Selasa, 21 Jan 2020 22:17

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Selasa, 21 Jan 2020 22:05

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Selasa, 21 Jan 2020 21:12


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X