Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.115 views

JMC: Pengadilan Ba'asyir Intrik Politik Murahan SBY Demi Simpati Amerika

JAKARTA (voa-islam.com) – “Proses penangkapan hingga persidangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir adalah bentuk rekayasa yang dilakukan oleh Amerika beserta anteknya dalam rangka mengitimidasi serta menghalangi berlangsungnya dakwah tauhid dan penegakan syariat Islam di Indonesia.”

Pernyataan itu diungkapkan Son Hadi, dalam Launching dan siaran pers Jamaah Anshorut Tauhid Media Center (JMC) di Sekretariat MER-C di Jalan Kramat Lontar, Jakarta, Senin (7/2/2011) pagi tadi. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, di antaranya: KH Muhammad Al-Khaththath (Sekjen Forum Umat Islam), Jose Rizal Jurnalis (Mer-C), dan Hanibal Wijayanta (jurnalis ANTV).  

JMC adalah sumber informasi  resmi Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) yang akan bekerjasama dan membantu  media massa  untuk memberikan informasi, klarifikasi  dan konfirmasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pemberitaan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan JAT.

Mencermati rencana segera digelarnya sidang pengadilan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir  pada kamis 10 Februari 2011 ini, Son Hadi selaku Direktur JMC menjelaskan, persidangan Ustadz Abu merupakan intrik politik murahan penguasa guna memperoleh restu  dan dukungan dari Amerika.

“Sekedar mengingatkan, upaya rekayasa terorisasi kepada Ustadz Abu saat ini merupakan kali  ketiga,  setelah dua kali sebelumnya 2 September 2003  dan 3 maret 2005 secara hukum tidak terbukti terlibat dalam tindak pidana teroris seperti yang dituduhkan. Bahkan, pada 21 Desember 2006, Mahkamah Agung lewat majelis hakim yang dipimpin German Hoediarto, memutuskan Ustadz  Abu  bebas dari dakwaan, terkait dengan kasus terorisme dan peledakan bom di Bali.

Lebih lanjut, Son Hadi menegaskan, campur tangan Amerika di negeri-negeri Muslim tidak terbantahkan lagi. Sebagai bukti mutakhir yang  saat ini  berlangsung di Mesir,  Amerika berupaya keras mempertahankan Husni Mubarak, meskipun rakyat Mesir sendiri sudah muak dan tidak mengingkannya sebagai pemimpin.

JAT Media Center (JMC) mengajak media massa dan masyarakat mengikuti, sekaligus mencermati perjalanan proses pengadilan Ustadz Abu Bakar Baasyir,  termasuk mengawasi dan menilai apakah  jaksa dan hakim  memiliki kapabilitas dan kredibilitas  secara moral dan hukum untuk mengadili  Ustadz Abu,  seorang Ulama yang memiliki komitmen yang tinggi dalam dakwah tauhid dan penegakan  syariat.

Hendaknya umat Islam menyadari, bahwa pengadilan Ustadz Abu ini sebagai uji coba sekaligus  langkah awal untuk memberangus dan menghentikan dakwah tauhid dan penegakan syariat secara sistematis dengan menjadikannya sebagai musuh Negara. Selanjutnya penguasa bertindak represif dan mengintimidasi kepada ulama dan umat Islam dengan dalih perang terhadap terorisme.

“Jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terulang kembali pembantaian umat Islam, sebagaimana peristiwa Tanjung Priok, Talang Sari Lampung, Haur Kuning , Ambon dan Poso. Peristiwa tersebut hingga kini masih menyisakan kepedihan yang luar biasa bagi umat Islam. Ironisnya, peristiwa pelanggaran HAM berat ini tidak pernah diusut tuntas, kecuali hanya di jadikan sekedar komoditi politik penguasa,” tukas Son Hadi kepada wartawan.

Media Bukan Corong Penguasa

Sementara itu, Koordinator Liputan ANTV Hanibal Wijayanta, media massa mulai dari media cetak, elektronik, hingga online, hendaknya jangan mengandalkan pemberitaan yang dirilis oleh pihak kepolisian. “Seorang jurnalis harus kritis, tidak termakan oleh kepentingan-kepentingan penguasa.”

Bila mencermati penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Jawa Barat, kata Hanibal, kita ingin digiring pada sebuah opini, seolah Ustadz Abu adalah sosok orang tua yang berbahaya, hingga dirinya harus dikepung pasukan dengan peralatan militer yang lengkap.

“Seorang jurnalis yang kritis harus bisa membaca kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan Densus 88 dalam penanganan kasus terorisme. Satu hal, perlu juga dibaca, kasus terorisme diungkap oleh penguasa untuk mengalihkan isu yang sedang ramai dibicarakan. Setidaknya, jurnalis harus menyuarakan kebenaran, tidak ditunggangi oleh kepentingan penguasa. Disinilah peran wartawan dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisa. Terutama, para pimpinan redaksi dan redakturnya,” tandas Hanibal.

Jose Rizal Jurnalis dari Mer-C menambahkan, Mer-C akan menolong siapa saja, tidak selalu yang bersifat medis, tapi juga membantu siapa saja yang rasa keadilannya dizalimi. “Mer-C tidak melihat latar belakang seseorang, bahkan agamanya sekalipun. Keadilan adalah nilai yang sangat tinggi dalam Islam. Itulah sebabnya, Mer-C mendukung teman-teman JAT Media Center untuk melakukan pembelaan terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” kata Jose Rizal yang juga memeriksa kesehatan Ustadz Abu. [taz/Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Sambangi Arena Mukernas, Senator dan Wakil Gubernur Kaltim Puji Perkembangan Wahdah Islamiyah

Sambangi Arena Mukernas, Senator dan Wakil Gubernur Kaltim Puji Perkembangan Wahdah Islamiyah

Ahad, 15 Dec 2019 06:33

Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Demonstran Pembawa Bendera

Sabtu, 14 Dec 2019 22:22

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Sabtu, 14 Dec 2019 22:00

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 21:15

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Sabtu, 14 Dec 2019 20:55

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X