Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.155 views

Pengikut Syiah Bikin Gaduh Tabligh Akbar di Depok

Depok (voa-islam) –Tabligh Akbar “Ahlussunnah Bersatu Menolak Syi’ah” di Masjid Al-Furqan DDII, Jalan Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, Jum’at (10/6/2011) yang diwarnai insiden kecil dengan disusupinya pengikut Syi’ah, kini giliran Masjid Baitul Kamal, Depok yang Ahad (12 Juni 2011) lalu menggelar Tabligh Akbar ”Mengenal Hakikat Syi’ah”. Kali ini Tabligh Akbar diselenggarakan oleh HASMI Depok.

Jika di DDII, para penyusup lebih bersikap taqiyyah alias sembunyi-sembunyi, sedangkan di Masjid Baitul Kamal Depok, mereka datang secara terang-terangan, menunjukkan jatidirinya sebagai penganut Syi’ah. Bahkan jumlah mereka tidak sedikit.

Dari pantauan voa-islam, mereka datang bergerombol, baik laki-laki maupun perempuan, lalu berupaya membuat gaduh suasana, terutama saat sesi tanya jawab dan usai acara. Kegaduhan mulai terasa ketika, beberapa pengikut Syi’ah bersholawat, sambil memprotes terhadap jalannya kegiatan ini yang dinilainya tidak ilmiah dan cenderung menghakimi.

Di saat Tabligh Akbar berlangsung, sebuah selebaran gelap yang mengatasnamakan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, kembali disebar di tengah jamaah. Tentu saja Fatwa MUI buatan Syi’ah ini palsu, karena tak disertai dengan logo MUI, stempel maupun tanda tangan pengurus MUI. Di samping itu, Fatwa MUI Palsu ini bertentangan dengan Fatwa MUI yang asli pada bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 M yang menyatakan bahwa faham Syi’ah berbeda dengan akidah Islam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang dianut oleh Umat Islam Indonesia.

Berkat kesigapan panitia, selebaran tersebut bisa diamankan. Secara bersamaan,  HASMI kembali memberikan pernyataan sikap terhadap hasil kesepakatan sejumlah ormas Islam yang diadakan di Masjid Al Furqon DDII, beberapa waktu lalu (Jum’at, 10 Juni 2011), yakni menolak paham Syi’ah dan menuntut pembubaran Syi’ah. Dalam Tabligh Akbar itu hadir sebagai pembicara: KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman (Ketua MUI Depok) dan Ustadz Ibrohim Bafadhol Lc (pengamat paham Syiah).

Beda Aswaja dengan Syiah

Dalam kesempatan itu, KH. Dimyati Badruzzaman menjelaskan beberapa perbedaan pokok paham Ahli Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) dengan paham Syi’ah. Dijelaskan, paham Syi’ah dalam menerima hadits dari Nabi Muhammad Saw dibatasi, dan perawinya hanya dari ahlul bait saja. Sedangkan, Aswaja, tidak hanya para Ahlul Bait, tapi juga diluar Ahlul Bait, asalkan hadits tersebut memenuhi syaratnya.

“Seseorang tak mungkin dikatakan disebut pakar hadits, jika tidak mengkaji kitab hadits yang enam ini, yakni Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi,Nasai, dan Ibnu Majah. Kalau hanya terbatas Ahlulbait saja, berarti banyak hadits Rasulullah yang menyangkut akidah, ibadah, akhlak dan muamalah yang terbuang,” ujar Kiai.   

Perbedaan lainnya adalah Syiah memandang imam itu maksum atau orang suci, sedangkan Aswaja memandang imam itu sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kealpaan dan kesalahan.

Kemudian, Syi’ah tidak mengakui ijma ulama dan harus mengikuti Imam, tapi kalau Aswaja mengakui ijma ulama tanpa ikut sertanya imam. Bagi Syi’ah,  menegakkan kepemimpinan (imamah) itu termasuk sebagai salah satu dari rukun agama, sedangkan Aswaja, bertujuan untuk dakwah dan menjamin kepentingan umat Islam itu sendiri.

Syi’ah pada umumnya tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Khaththab, dan Utsman bin Affan ra. Sedangkan Aswaja mengakui Khalifaur rasyidin. Syi’ah menganggap khalifah selain Ali tidak sah. Karena itu, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia yang berpaham Aswaja,  agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya paham yang didasarkan ajaran Syi’ah.

“Maka, jangan sampai terpesona dengan paham yang menyimpang itu, terutama para mahasiswa yang sedang belajar memahami ajaran syiah, mengingat mereka mulai tertarik untuk melakukan nikah mut'ah.”

Sementara itu dikatakan Ustadz Umar Bafadol, perbedaan Syiah dengan Aswaja, bukan hanya pada tatanan fiqih (furu') atau yang cabang saja, tapi sampai pada hal yang pokok atau prinsip. Dalam Aswaja, sumber hukum yang dijadikan syariat meliputi: Al Quran, Hadits, Ijma (kesepakatan ulama), dan Qiyash, sebagai sumber hukum yg tepat. Aswaja juga tidak pernah membenci atau mencela sahabat Rasulullah. Aswaja sangat berlapang dada terhadap seluruh ahlul bait dan sahabat Nabi Saw.

Jika umat Islam meyakini Rukun Islam ada lima, sedangkan paham Syiah menambahkan, Imamah sebgai bagian dari Rukun Islam. Ahli sunnah tidak meyakini kemaksuman seorang Ali, kecuali Nabi saw. Sedangkan Syi’ah menganggap Ali itu maksum. Bagi Syi’ah, taqiyyah terhadap sesama kaum muslimin itu menjadi keharusan dalam beragama. Sedangkan Aswaja menghukuminya sebagai sesuatu yang haram.

“Taqiyyah yang dilakukan Ammar bin Yasir untuk menyembunyikan akidahnya tatkala diancam oleh kaum kafir Quraish, adalah sesuatu yang diperbolehkan.Tapi tidak boleh dengan sesama kaum Muslimin."

Selanjutnya, Al Quran yang ada di tangan kaum muslimin, menurut Syi’ah, dianggap tidak asli dan sudah diubah-ubah. Yang asli, katanya, hanya ada pada Imam. Dalam menafsirkan Quran, Syi’ah memiliki tafsir sendiri. Syi’ah juga tidak menerima hadits, kecuali dari ahlul bait.

Syiah punya rujukan hadits sendiri yang ditulis oleh ulama Syi’ah. Oleh Syi’ah, Abu Hurairah, Annas bin Malik, dan Aisyah disangsikan kejujurannya, bahkan sahabat nabi itu dianggap fasik yang tidak diterima periwayatannya.

Ahlul Bait, yang diyakini Syiah itu hanya 14 orang saja, yakni: Rasulullah,  Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan, Husein dan 9 keturunan Husein. Adapun keturunan Hasan tidak dianggap ahlul bait. Bahkan istri-istri Nabi, seperti Aisyah dan Hafsah serta istri nabi lainnya pun tidak dianggap ahlul bait. Kaum Syiah begitu membenci, kasar dan penuh caci maki, melaknat thd Abu Bakar, Umar, Utsman, Zubair, Tholhah, sahabat trs dianggap munafik, khianat, setelah wafatnya Rasulullah saw.

Menurut Syi’ah, khalifah yang tiga itu (Abu Bakar, Utsman dan Ali) dianggap merampas kekuasaan dan hak Ali. Yang menyetujui atau ridho kepada Kekhalifahan Umar, Utsman dan Ali dianggap khianat bahkan kafir. Bumi hanya milik Imam, Ali dianggap sebagai pemisah penghuni surga dan neraka. Dengan kata lain, Ali yang menentukan seseorang masuk Neraka atau Surga. Inilah bukti penyimpangan paham Syiah. Karena itu, umat Islam jangan terkecoh dengan mereka yang menyebarkan paham tersebut. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Nasihat Kematian

Nasihat Kematian

Selasa, 01 Dec 2020 11:00

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Selasa, 01 Dec 2020 09:50

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

Senin, 30 Nov 2020 23:50

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Senin, 30 Nov 2020 21:51

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Senin, 30 Nov 2020 21:44

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Senin, 30 Nov 2020 21:00

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Senin, 30 Nov 2020 20:00

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Senin, 30 Nov 2020 19:30

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X