Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
52.166 views

Penetapan Lebaran Pemerintah Tidak Sah dan Melecehkan Syariat Islam?

JAKARTA (voa-islam.com) – Keputusan Pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011, dinilai tidak sah dan batal demi hukum karena menganulir Tim Rukyat yang telah melihat hilal Senin 29 Agustus. Pemerintah dikecam telah melecehkan syariat Islam dan melakukan kebohongan publik terhadap hasil Tim Rukyat Cakung dan Jepara.

Hal itu diungkapkan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), menanggapi keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal dengan menganulir hasil penglihatan hilal oleh Tim Rukyat Cakung Jakarta Timur.

“Keputusan sidang itsbat Kementerian Agama RI tanggal 29 Agustus 2011 batal demi Hukum,” jelas Ustadz Irfan Suryohadi Awwas, Ketua Lajnah Tanfidziyah MMI dalam pesan singkatnya kepada voa-islam.com, Selasa (30/8/2011).

....Keputusan sidang itsbat Kementerian Agama RI tanggal 29 Agustus 2011 batal demi Hukum...

Menurut Irfan, keputusan sidang itsbat pemerintah itu tidak sah karena menolak kesaksian Tim Ru’yat di Cakung, Jakarta Timur yang memberikan keterangan di bawah sumpah bahwa pada hari Senin 29 Agustus 2011, mereka sudah melihat hilal. Tim rukyat yang dimaksud Irfan adalah para ustadz dari Front Pembela Islam (FPI), Tim Masjid Ramadhan dan Majelis Mujahidin Jakarta Timur.

Bila Senin sudah terlihat hilal, maka seharusnya Selasa sudah masuk Syawal dan umat Islam harus berlebaran pada hari itu. Dengan mengumumkan 1 Syawal jatuh pada 31 Agustus, padahal hilal sudah terlihat hari Senin 29 Agustus, lanjut Irfan, maka berarti sidang itsbat Kementerian Agama telah melakukan kebohongan publik.

“Mereka telah melakukan kebohongan publik dengan tidak mengundang saksi-saksi yang melihat hilal,” kecam Irfan.

Ditinjau dari pandangan Islam, jelas Irfan, sikap Kemenag dalam sidang itsbat itu benar-benar melecehkan ajaran Rasulullah SAW yang mewajibkan mengikuti persaksian seorang saksi dalam menentukan 1 Syawal dan awal Ramadhan.

...Mereka telah melakukan kebohongan publik dengan tidak mengundang saksi-saksi yang melihat hilal...

“Mereka melecehkan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan walaupun hanya satu orang saja yang berani disumpah sudah melihat hilal, maka itu sah,” jelasnya.

Sabda Nabi Muhammad yang dimaksud Irfan adalah hadits dari Abdullah bin Umar RA yang diriwayatkan Abu Dawud dalam kitab “Shaum” bab “Persaksian Satu Orang Dalam Menentukan Hilal Ramadhan” sebagai berikut: "Ketika orang-orang sibuk melihat-lihat kemunculan hilal, kukabarkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa aku telah melihat hilal. Beliau pun berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa."

Seperti diberitakan voa-islam.com sebelumnya, dalam sidang itsbat 29 Agustus Pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 31 Agustus dengan menganulir hasil penglihatan hilal yang dilakukan Tim Rukyat Cakung Jaktim dan Jepara Jateng.

Tim Rukyat di Cakung, Jakarta Timur telah melihat hilal antara jam 17.57 sampai 18.02 WIB dengan tinggi hilal hakiki 04'03'26,06", dilihat oleh tiga orang saksi: H Maulana Latif SPdI, Nabil Ss dan Rian Apriano. Ketiga saksi tersebut diambil sumpahnya oleh KH Maulana Kamal Yusuf (Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta), didampingi Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan Pimpinan Pondok Pesantrean Al-Itqon, KH Mahfud Assirun. Pengambilan sumpah dilakukan di Pondok Pesantren Al-Husainiah, Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur.

Tim Rukyat  di Cakung itu melakukan dengan tiga metode rukyat. Masing-masing, 4,35 derajat, 3 derajat, dan 2 derajat. Ketiga saksi dengan metode masing-masing mengaku melihat hilal.

Hasil rukyat di Cakung itu sempat dilaporkan oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Ahmad Jauhari, di depan Sidang Itsbat. Namun pemerintah menganulir persaksian itu, karena menganggap hilal tidak mungkin dirukyat karena posisinya di bawah ufuk.

Karena berpedoman pada hasil rukyat, maka KH Maulana Kamal Yusuf yang dikenal sebagai salah satu ulama besar Jakarta   ini menyerukan kepada umat Islam yang masih berpuasa hari Selasa 30 Agustus 2011, agar segera berbuka puasa. Karena puasa pada 1 Syawal hukumnya haram. “Bagi yang saat ini masih berpuasa dianjurkan untuk segera berbuka. Karena haram hukumnya berpuasa pada 1 Syawal," tegasnya.

Persaksian lain yang juga dianulir sidang itsbat adalah Tim Rukyat di Pantai Kartini, Kabupaten Jepara Jawa Tengah, yang memberikan kesaksian di bahwa sumpah bahwa mereka telah melihat hilal berada di sebelah kiri matahari pada pukul 17.39 selama 5 detik. Anggota tim yang melihat hilal adalah Saiful Mujab, yang merupakan tim rukyat dari akademisi dan juga dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus.

Persaksian tim yang terdiri dari Kemenag Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati, perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU), dan Badan Hisab dan Rukyat dari Jepara, Kudus, dan Pati, sejumlah tokoh Islam, MUI Jepara, dan Muspida Jepara itu juga sudah disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Jateng.

Namun persaksian di bawah sumpah itu tidak menghalangi pendirian Pemerintah untuk bersikukuh menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011. [taz] 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Ahad, 14 Feb 2016 20:42

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Ahad, 14 Feb 2016 20:22

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Ahad, 14 Feb 2016 19:31

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

Ahad, 14 Feb 2016 17:42

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Ahad, 14 Feb 2016 17:31

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Ahad, 14 Feb 2016 16:30

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Ahad, 14 Feb 2016 16:24

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Ahad, 14 Feb 2016 16:00

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

Ahad, 14 Feb 2016 15:55

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Ahad, 14 Feb 2016 15:36

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Ahad, 14 Feb 2016 15:31

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Ahad, 14 Feb 2016 14:35

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Ahad, 14 Feb 2016 14:17

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Ahad, 14 Feb 2016 14:00

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Ahad, 14 Feb 2016 13:00

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ahad, 14 Feb 2016 12:11

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Ahad, 14 Feb 2016 11:10

Dituduh Mendukung Terorisme, Pesantren Al Mukmin Ngruki Kirim Surat Klarifikasi ke Presiden

Dituduh Mendukung Terorisme, Pesantren Al Mukmin Ngruki Kirim Surat Klarifikasi ke Presiden

Ahad, 14 Feb 2016 09:24



Must Read!
X