Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.997 views

Membongkar Kejanggalan-Kejanggalan Bom Solo, Bukti Rekayasa Intelijen

Jakarta (voa-islam) – Dalam sebuah grup di jejaring social Facebook, tengah ramai membincangkan seputar kejanggalan-kejanggalan Bom Solo. Setidaknya, ada lima kejanggalan yang terdapat dalam insiden ledakan bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jebres, Solo. Berikut kejanggalan-kejanggalannya:

1). Katanya di gereja tersebut ada CCTV yang aktif terus dan pengebom bunuh diri terekam dalam gambar. Kenapa CCTV itu tidak pernah diputar dan diperlihatkan ke publik? Dalam kasus bom Mariott televisi berulangkali menayangkan rekaman CCTV per adegan, sedangkan dalam kasus ini tak pernah diputar. Ada apa?

Berikut pernyataan Ketua FPI Surakarta, H Chorul RS, "ketika bombernya masuk dan memencet remote-nya sampai tiga kali, tidak meledak. Tapi setelah jamaah itu tidak banyak, tiba-tiba saja bom itu meledak sendiri. Artinya, ada pemicu dari luar."

2) Ahmad Yosepa Hayat (pelaku bom bunuh diri) dinyatakan DPO karena terlibat kasus Bom Cirebon. Faktanya dia bebas berkeliaran, bahkan sempat pulang ke rumah. Logika orang awam menyatakan: Bagaimana mungkin seorang DPO bisa bebas berkeliaran, pulang ke rumah, bahkan bisa mondar-mandir di depan gereja dan berkeliaran di wilayah yang menurut laporan intelijen akan terjadi ledakkan? Apakah polisi dan intelijen kita bodoh? Atau Ahmad Yosepa Hayat ini sengaja dipelihara?

3). Hanya hitungan jam, Presiden SBY sudah berani menyatakan bahwa pelaku adalah bagian dari kelompok teroris Cirebon? Kok, bisa secepat itu menyimpulkan, padahal tes DNA, uji forensik, dan penyelidikan belum dilakukan? Sedangkan untuk kasus tukang ojek Muslim yang dibunuh di Ambon, sudah belasan hari polisi tak pernah mengumumkan siapa pelakunya dan tidak bisa menangkap pelakunya? Apakah presiden sudah mengetahui sebelumnya bahwa akan ada kelompok Cirebon yang mengebom gereja?

4). Sebelum bom terjadi di Solo, Kementerian Luar Negeri Inggris sudah merilis pernyataan, bahwa akan ada bom di Semarang, Surabaya dan Solo? "Kami yakin serangan selanjutnya akan dilakukan di beberapa lokasi di Jawa, termasuk Semarang, Surabaya, dan Surakarta (Solo)," kata Kemlu Inggris. Kenapa mereka lebih dulu tahu, sedangkan intelijen kita kebobolan? Ada apa?

5) "Per tanggal 21 September (jauh hari sebelum bom Solo) itu sudah ada informasi intelijen, yang akan menjadikan Solo sebagai Ambon berikutnya," kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq. Logikanya, kalau intelijen sudah tahu akan ada bom di Solo, mengapa intelijen tidak bisa memantau pergerakan DPO yang masuk ke kota Solo? Mengapa pelaku bom yang merupakan DPO bisa bebas berkeliaran. Ada apa? 

Jubir JAT Center Son Hadi pernah mendengar ucapan sepihak yang menyebut, bahwa pelaku pengeboman bisa dipastikan orang Islam. Orang itu beralasan, karena yang berani melakukan itu hanya orang Islam. “Saya kira, terlalu sederhana tuduhan semacam itu.”

Son Hadi merasa aneh, pasca Bom Solo, Presiden SBY langsung menyebut, bahwa pelakunya adalah jaringan Cirebon. Dalam aturan informasi, berita yang masuk ke Presiden harus A1, bukan dusta. Dari informasi itu, kemudian menganalisa TKP. Bukan tidak mungkin, ada pengkondisian untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu yang sedang dihadapi penguasa.  Tentu saja, ada pengaruh asing di dalamnya. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 15/01/2021 00:10

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat