Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.170 views

Sayyid Quthb: Karya-karyanya Membangunkan Umat yang Tertidur (Bag- I)

(voa-islam) - Ma’alim fit Thariq dan Fi Zhilalil Al-Qur’an adalah dua karyanya yang telah memerahkan telinga para penguasa Negara-negara besar dan negerinya. Mereka tidak berhasil menghentikan peredaran bukunya di Mesir dan Negara-negara Muslim lainnya. Menjadi aneh, jika rezim di negeri ini bernafsu untuk mensweeping buku-buku karya Sayyid Quthb yang telah diakui dunia itu.

Dalam sejarah hidupnya, Sayyid Quthb benar-benar tidak lelah untuk berdakwah. Meski ia dizalimi, disiksa, dan dipenjara puluhan tahun, ia tidak pernah putus asa. Bahkan dalam penjara, ia torehkan karya yang lebih besar lagi. Ia revisi dan selesaikan Tafsir Fi Zhilalil Al-Qur’an dalam ruang-ruang sel yang sempit. Walaupun fisiknya dikerangkeng, pikirannya menerobos keluar tembok-tembok penjara dan menembus langit untuk tetap menyampaikan risalah ilahi.

Bukan karena pistol yang digenggamnya, Sayyid Qutbh dizalimi dan dipenjara rezim yang berkuasa. Justru karena pena dan karya-karyanya itulah yang mampu menggugah ribuan pemuda untu bangkit melawan kejahiliahan dan menegakkan Islam.

Ketika berbicara tentang jihad dan perjuangan Ikhwanul Muslimin di Mesir, kita tidak akan melewati seorang tokoh pejuang sejati. Betapa tidak, perjuangan dan kerja kerasnya telah mengubah pandangan dunia Islam tentang jihad. Sebagai seorang penulis produktif, Sayyid Quthb menorehkan tintanya pada lembar-lembar kertas dengan gaya bahasa yang tinggi dan dengan tekanan kata yang tercurahkan begitu hebat.

Berbekal hafalan Qur’an pada usia sebelas tahun, kuliah di fakultas sastra, dan master dari USA, beliau mampu menyelesaikan karya monumentalnya Tafsir Fi Zhilalil Al-Qur’an, meskipun berada di dalam bui. Ketertarikannya dengan Hasan al-Banna (Pendiri Jamaah Ikhwanul Muslimin), Quthb iku bergabung dan berjuang bersama Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir.

Sayyid Quthb dan IM memperjuangkan hak masyarakat muslim kepada pemerintah Mesir, hingga suatu saat Quthb difitnah telah bergabung dengan gerakan radikal dan dituduh melakukan maker terhadap pemerintah Gamal Abdul Naser. Dengan tuduhan inilah,Quthb dijebloskan ke dalam penjara, dan berakhir di tiang gantungan sebagai syahid.

Jiwa As-Syahid Sayyid Quthb telah tiada, namun begitu banyak karya-karyanya yang menghidupkan lentera umat dan menjadi cahaya kebekuan berpikir kita dalam memperjuangkan Islam.

Tokoh Besar

Dr. Hidayat Nur Wahid dalam sebuah kata pengantar buku Sayyid Quthb (biografi dan Kejernihan Pemikirannya) memberi apresiasinya. Dikatakan Hidayat, membaca karya-karya Sayyid Quthb ibarat menyimak pemikiran tokoh besar. Meski ada yang mengkritiknya, pemikiran-pemikiran Quthb tetap memberikan sinarnya sampai kini. Tokoh-tokoh Islam, dari Timur Tengah sampai Eropa tidah habis-habisnya membahas dan mengambil hikmah pemikran dari pemikir terkemuka Ikhwanul Muslimin ini.

Sayyid Quthb telah menulis karya lebih dari dua puluh buku tentang Islam. Buku-bukunya sebagian besar  kini telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan mendapat sambutan yang luas di kalangan aktivis Islam. Ia membahas mulai dari ekonomi Islam, revolusi Islam, keadilan Islam sampai tafsir Al-Qur’an.

Dalam menulis, sebagai seorang ahli sastra dan punya keilmuan Islam yang mendalam, kalimat-kalimat yang dibuat Sayyid Quthb menyentuh akal dan emosional pembaca. Disinilah kadang-kadang para orientalis “terpeleset” hanya menyimak sisi emosinalitas Sayyid Quthb dan mengesampingkan sisi rasional karya-karyanya.Padahal kalimat-kalimat “emosionalnya” lebih dimaksudkan untuk membuat pembaca tersentuh dan merasakan gairah semangat Islam.

Sayyid Qutb sangat menyadari kekuatan dan kelemahan kata-kata. Dalam bukunya, Dirasah Islamiyah, ia menyatakan: “Di beberapa saat, yaitu saat-saat perjuangan yang pahit dilakukan umat di masa lalu, saya terkadang didatangi gagasan putus asa, yang terbentang di depan mata dengan jelas sekali. Dalam saat seperti itu, saya bertanya kepada diri sendiri, “Apa gunanya menulis? Apa gunanya makalah-makalah yang memenuhi halaman-halaman harian? Apakah tidak lebih baik dari semuanya ini kalau kita mempunyai sebuah pistol dan beberapa peluruh, setelah itu kita berjalan keluar dan menyelesaikan persoalan kita berhadapan dengan kepala-kepala yang berbuat sewenang-wenang dan melampaui batas? Apa gunanya kita duduk di meja tulis, lalu mengeluarkan semua kemarahan kita dengan kata-kata dan membuang seluruh tenaga kita untuk sesuatu yang tidak akan sampai kepada kepala-kepala yang harus dihancurkan itu?”

Hidayat Nur Wahid lalu menegaskan, apakah Sayyid Quthb kemudian turun ke jalan dengan membawa senjata dan bom, berhadapan dengan penguasa Mesir yang zalim saat itu? “Tidak, ia tetap berdakwah menyampaikan risalah dengan lisan dan tulisannya. Sayyid Quthb tidak pernah turun ke jalan dengan membawa senjata dan menembak orang-orang yang tidak berdaya,” kata Hidayat Nur Wahid.

Sayyid Quthb sadar, bahwa senjata penanya lebih banyak diharapkan dan ditungu masyarakatnya. Quthb lalu menjawabnya sendiri,”Saya merasa bahwa tulisan-tulisan para pejuang yang independen tidak semuanya hilang begitu saja. Karena ia dapat membangunkan orang-orang yang tidur, ,membangkitkan semangat orang-orang yang tidak bergerak, dam menciptakan suatu arus publik yang mengarah kepada sutu tujuan tertentu, kendatipun belum mengkristal. Tapi ada suatu yang dapat diselesaikan di bawah pengaruh pena itu.”

Sayyid Quthb melanjutkan,”Tapi kata-kata itu sendiri, walaupun bagaimana ikhlas dan penuh daya ciptanya, ia tidak dapat melakukan apa-apa, sebelum ia menempatkan diri dalam suatu gerakan…”

Bila kita baca sejarah kehidupan dan pemikiran-pemikiran Sayyid Quthb, kita akan menemukan mutiara-mutiara yang indah untuk diambil hikmahnya. Usaha para orientalis untuk menyingkirkan karya-karyanya dari khazanah pemikiran islam, terbukti gagal hingga kini. Buku Sayyid Quthb tidak dapat lagi dibaca oleh para pemuda Islam di Mesir, tapi dinikmati oleh jutaan kaum Muslimin di seluruh dunia.

Hidayat Nur Wahid mengatakan, buku-buku Sayyid Quthb, yang hadir hingga kini, benar-benar menjadikan dirinya sebagai “Syahid yang Hidup” (As-Syahid al-Hayyi).  (Desastian/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Dulu Bermusuhan Dengan Doha, Kini Dubai Kelimpahan Berkah Dari Piala Dunia 2022 Di Qatar

Dulu Bermusuhan Dengan Doha, Kini Dubai Kelimpahan Berkah Dari Piala Dunia 2022 Di Qatar

Jum'at, 09 Dec 2022 21:07

Membaik, Ustadz Anung Al-Hamat Ikuti Sidang Pembacaan Replik JPU

Membaik, Ustadz Anung Al-Hamat Ikuti Sidang Pembacaan Replik JPU

Jum'at, 09 Dec 2022 20:30

Tukar Tahanan, Rusia Bebaskan Pebasket AS Brittany Griner Sebagai Ganti Pedagang Senjata Victor Bout

Tukar Tahanan, Rusia Bebaskan Pebasket AS Brittany Griner Sebagai Ganti Pedagang Senjata Victor Bout

Jum'at, 09 Dec 2022 16:19

Hamas Kecam Larangan Israel Terhadap 200 Kristen Gaza Yang Akan Rayakan Natal Di Yerusalem

Hamas Kecam Larangan Israel Terhadap 200 Kristen Gaza Yang Akan Rayakan Natal Di Yerusalem

Jum'at, 09 Dec 2022 15:44

Pasukan Israel Hancurkan Kantor Kementerian Kebudayaan Palestina Di Kota Jenin

Pasukan Israel Hancurkan Kantor Kementerian Kebudayaan Palestina Di Kota Jenin

Jum'at, 09 Dec 2022 14:00

Milisi Biksu Sebut Para Pemimpin Budha di Myanmar Dukung Junta Militer

Milisi Biksu Sebut Para Pemimpin Budha di Myanmar Dukung Junta Militer

Jum'at, 09 Dec 2022 11:45

Umar Abduh: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyer Suruhan Oknum Tertentu

Umar Abduh: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyer Suruhan Oknum Tertentu

Kamis, 08 Dec 2022 22:05

IHATEC Dukung Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia 2024

IHATEC Dukung Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia 2024

Kamis, 08 Dec 2022 20:10

BMKG sarankan 1.800 rumah di Cianjur direlokasi Dari Patahan Cugenang

BMKG sarankan 1.800 rumah di Cianjur direlokasi Dari Patahan Cugenang

Kamis, 08 Dec 2022 19:10

Taliban Afghanistan Lakukan Eksekusi Publik Pertama Sejak Kembali Berkuasa

Taliban Afghanistan Lakukan Eksekusi Publik Pertama Sejak Kembali Berkuasa

Kamis, 08 Dec 2022 15:00

Hamas Luncurkan Logo Baru Di HUT Ke-35

Hamas Luncurkan Logo Baru Di HUT Ke-35

Kamis, 08 Dec 2022 13:45

AS Tidak Setuju Turki Luncurkan Operasi Militer Ke Pemberontak Komunis Kurdi Suriah

AS Tidak Setuju Turki Luncurkan Operasi Militer Ke Pemberontak Komunis Kurdi Suriah

Kamis, 08 Dec 2022 11:35

Tahan Menguap Saat Shalat!

Tahan Menguap Saat Shalat!

Kamis, 08 Dec 2022 11:28

Laporan: Normalisasi Saudi Dan Israel 'Hanya Masalah Waktu'

Laporan: Normalisasi Saudi Dan Israel 'Hanya Masalah Waktu'

Rabu, 07 Dec 2022 18:31

11 Orang Jadi Korban Akibat Serangan Bom Di Polsek Astana Anyar, Satu Diantaranya Meninggal

11 Orang Jadi Korban Akibat Serangan Bom Di Polsek Astana Anyar, Satu Diantaranya Meninggal

Rabu, 07 Dec 2022 17:05

Miras Dibatasi Bikin Fans Wanita Merasa Aman Saksikan Turnamen Piala Dunia Di Qatar

Miras Dibatasi Bikin Fans Wanita Merasa Aman Saksikan Turnamen Piala Dunia Di Qatar

Rabu, 07 Dec 2022 16:15

Pasukan Somalia Dan Milisi Sekutu Rebut Kembali Kota Kunci Adan Yabal Dari Al-Shabaab

Pasukan Somalia Dan Milisi Sekutu Rebut Kembali Kota Kunci Adan Yabal Dari Al-Shabaab

Rabu, 07 Dec 2022 13:37

Kalahkan Spanyol, Maroko Jadi Tim Arab Pertama Yang Capai Perempat Final Piala Dunia

Kalahkan Spanyol, Maroko Jadi Tim Arab Pertama Yang Capai Perempat Final Piala Dunia

Rabu, 07 Dec 2022 12:35

Tiga Polisi Terluka Dalam Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar Bandung

Tiga Polisi Terluka Dalam Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar Bandung

Rabu, 07 Dec 2022 11:06


MUI

Must Read!
X