Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.208 views

Mengurai Polemik 'Takfir' Para Aktivis Bom Masjid Cirebon

JAKARTA (voa-islam.com) – Para aktivis mantan JAT yang melakukan pemboman masjid Cirebon belum takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan JAT secara langsung. Mereka hanya menuduh JAT dan Ustadz Abu sesat dan menyimpang dari Sunnah. Ada apa?

Belakangan, jagad maya diramaikan dengan polemik berita bahwa para aktivis bom Masjid Cirebon melakukan takfir (menghukumi kafir) kepada Ustadz Abu.

Polemik takfir ini memanas lagi ketika  beberapa situs memposting surat bantahan tak beridentitas jelas alias majhul, bahwa para aktivis yang melakukan pemboman Masjid Adz-Dzikra Cirebon itu tidak takfir terhadap Ustadz Abu, tapi hanya keluar dari JAT karena berbeda pendapat.

Untuk mengurai apa perbedaan pendapat yang dimaksud, Ahmed Widad dari voa-islam.com melakukan tabayyun langsung kepada Ketua Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) Wilayah Cirebon, Agung Nur Alam, Kamis siang (20/10/2011).

Agung membeberkan kronologinya, bahwa sebelum keluar dari JAT para aktivis bom masjid Cirebon itu berbondong-bondong mendatangi dirinya selaku Ketua JAT Wilayah Cirebon. Mereka menyatakan keluar dari JAT karena berbeda prinsip dengan JAT. Dalam penilaian mereka, JAT sudah sesat dan tidak di atas Sunnah karena memakai jasa pengacara Tim Pengacara Muslim (TPM) dan melakukan aksi demonstrasi. Menurut mereka, memakai jasa TPM adalah bagian dari berhukum pada thaghut, sedangkan demonstrasi adalah amalan bid’ah.

Kepada voa-islam.com, Agung menuturkan secara detil dialog dirinya dengan para bomber Cirebon.

“Baik Markaziah maupun Mudiriah memakai jasa TPM ketika terjadi kasus pidana. Menurut paham mereka yang keluar dari JAT, bahwa itu menyimpang seperti itu. Dan TPM itu merupakan bagian dari tahakum (berhukum, red) kepada hukum thaghut,” ujar Agung menirukan mereka.

Agung menegaskan, dirinya tidak pernah melapor kepada JAT Pusat bahwa aktivis bom Cirebon yang keluar dari JAT itu melakukan takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

“Nggak ada bahwa ana menyampaikan mereka mentakfir Ustadz Abu, nggak ada. Ana hanya menyampaikan dari ucapan mereka seperti itu. Waktu mereka ke rumah ana, ya sudah ana sampaikan apa adanya,” tegas Agung yang biasa disapa Abu Husama ini.

Alasan lainnya, lanjut Agung, karena JAT masih melakukan aksi demonstrasi dalam  perjuangannya. “Baik di pusat maupun di wilayah Jabar, ketika berjuang itu masih memakai demonstrasi-demonstrasi. Menurut paham mereka bahwa demonstrasi itu bid’ah, tidak ada dalam Islam. Dengan alasan itu akhirnya mereka keluar,” paparnya.

Karenanya, Agung menyesalkan pihak-pihak yang memelintir atau salah paham terhadap penjelasannya, dengan menyimpulkan bahwa aktivis bomber masjid Cirebon melakukan takfir terhadap Ustadz Abu. “Ana kaget, kok tahu-tahu muncul bawa-bawa Beni Asri, Ustadz Aman dan Ustadz Halawi Makmun mentahzir Ustadz Abu. Ana kaget padahal ana agak sampai seperti itu ngomongnya!” bantahnya.

Meski demikian, Agung tidak membantah bahwa kelompok bomber masjid Cirebon itu selama ini mengaji kepada Ustadz Aman Abdurrahman (sebelum ditahan) dan Ustadz Halawi Makmun. Namun Agung tidak tahu dari mana mereka mendapat pemahaman lain sehingga keluar dari JAT.

Terhadap JAT dan Ustadz Abu, lanjut Agung, para bomber masjid Cirebon itu hanya menyatakan tidak di atas Sunnah karena memakai TPM yang bertahakum kepada hukum thaghut. Tapi mereka dengan keras berani mengafirkan secara terang-terangan kepada para pengacara TPM. “Ana tidak setuju sampai ana debat itu. Bahkan mereka itu sempat terlontar mengafirkan personel-personel TPM. Ana sampai istighfar. Cuma dari mulut mereka, tidak terlontar dari mulut mereka mengafirkan Ustadz Abu,” jelas Agung. “Bahkan mereka juga menyuruh ana taubat, padahal ana taubat itu tidak hanya karena TPM, tiap hari juga taubat,” tambahnya.

Secara lisan, terang Agung, tidak pernah terlontar kalimat takfir terhadap Ustadz Abu, namun secara tegas mereka menuding Ustadz Abu dan JAT menyimpang dari din. “Memang tidak pernah terlontar secara terang-terangan bahwa mereka itu sudah mengafirkan Ustadz Abu. Tapi mereka hanya menyampaikan bahwa JAT pusat maupun mudiriah sudah melakukan penyimpangan,” ujarnya.

Karena tidak ada titik temu, ujar Agung, pertemuan tersebut memanas lalu berubah dari dialog menjadi debat internal, bahkan akhirnya menjadi persidangan para mantan JAT terhadap ketua JAT. “Ana diam saja waktu itu, kan mereka berbondong-bondong. Ana kayak disidang seperti itu,” kenang Agung.

“Setelah diskusi dan tidak ada titik temu ya sudah. Cuma ana ngomong sama mereka, yah sudah silahkan kalian keluar (dari JAT, red). Tapi hati-hati kalian. Kalau ada apa-apa jangan sekali-sekali bawa-bawa JAT, kasihan Ustadz Abu,”

Dalam pembicaraan dengan para mantan JAT tersebut, Agung menggarisbawahi bahwa pemahaman mereka mengarah kepada takfir. Meski Agung berpendapat bahwa menuduh orang bertahakum kepada hukum thaghut itu berarti takfir terhadap orang tersebut, namun ia belum bisa menyimpulkan takfir, karena belum adanya ucapan secara jelas/sharih. “Kalau diteliti kan memang seperti itu (takfir, red), arah-arahnya ke sana tapi kan mereka belum secara shorih. Mereka belum secara jelas menyatakan seperti itu,” simpul Agung. “Mereka belum mengafirkan Ustadz Abu secara ta’yin langsung,” tambahnya.

Setelah wawancara ini, Agung berharap agar polemik ini tidak diperpanjang dan tidak menjadi bahan permusuhan. “Kalau menurut ana sih sudah saja, jadi tidak cekcok,” pintanya.

Kasus bom masjid Cirebon oleh para mantan anggota JAT ini sungguh unik dalam banyak hal.

Aparat berusaha mengait-ngaitkan Ustadz Abu dan JAT dalam lingkaran bom rumah ibadah ini, padahal Ustadz Abu sangat keras menentang pemboman masjid karena tidak sesuai baik menurut Al-Qur'an maupun platform JAT. Yang lebih unik adalah kebesaran jiwa Ustadz Abu. Meski ulama sepuh yang  jadi kambing hitam terorisme itu tidak setuju dengan aksi pemboman masjid, namun dengan tulus ia tetap mendoakan para ikhwan agar mendapat rahmat dan maghfirah Allah SWT, tak peduli meski para ikhwan yang didoakan itu menuduh dirinya sesat dan menyimpang dari Sunnah. Wallahu a’lamu bis-shawab. [taz/ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Peringatan Tegas Politisi Demokrat ke KPUD dan Polri agar Pilkada Jabar Tidak Gaduh

Peringatan Tegas Politisi Demokrat ke KPUD dan Polri agar Pilkada Jabar Tidak Gaduh

Ahad, 24 Jun 2018 11:39

Utang Melonjak NegaraTergadai

Utang Melonjak NegaraTergadai

Ahad, 24 Jun 2018 08:26

Tolak Intervensi AS Atas Masalah Indonesia

Tolak Intervensi AS Atas Masalah Indonesia

Ahad, 24 Jun 2018 08:25

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Tolak Ajukan Banding

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Tolak Ajukan Banding

Ahad, 24 Jun 2018 05:30

SBY Tuding Oknum BIN, TNI dan Polri Tidak Netral dalam Pilkada

SBY Tuding Oknum BIN, TNI dan Polri Tidak Netral dalam Pilkada

Ahad, 24 Jun 2018 05:01

Laporan: Putra Mahkota Saudi Bertemu PM Israel Netanyahu Secara Rahasia di Amman

Laporan: Putra Mahkota Saudi Bertemu PM Israel Netanyahu Secara Rahasia di Amman

Sabtu, 23 Jun 2018 22:25

Ramzan Kadyrov Beri Penghargaan Warga Kehormatan Chechnya untuk Striker Mesir Mo Salah

Ramzan Kadyrov Beri Penghargaan Warga Kehormatan Chechnya untuk Striker Mesir Mo Salah

Sabtu, 23 Jun 2018 22:10

Sejumlah Negara Arab Tekan Presiden Mahmoud Abbas Terima Kesepakatan Trump

Sejumlah Negara Arab Tekan Presiden Mahmoud Abbas Terima Kesepakatan Trump

Sabtu, 23 Jun 2018 21:55

Menteri Kehakiman Israel Peringatkan Perang Baru di Laut Gaza

Menteri Kehakiman Israel Peringatkan Perang Baru di Laut Gaza

Sabtu, 23 Jun 2018 21:40

Puluhan Ribu Warga Sipil Dara'a Melarikan Diri Akibat Serangan Rezim Assad

Puluhan Ribu Warga Sipil Dara'a Melarikan Diri Akibat Serangan Rezim Assad

Sabtu, 23 Jun 2018 21:23

Kekuatan Doa Seorang Muslim

Kekuatan Doa Seorang Muslim

Sabtu, 23 Jun 2018 20:23

Dakwah, Menyeramkan atau Menyelamatkan?

Dakwah, Menyeramkan atau Menyelamatkan?

Sabtu, 23 Jun 2018 19:18

Rekontruksi Sistem Pencalonan Capres  dan Cawapres pada Pilpres Tahun 2019

Rekontruksi Sistem Pencalonan Capres dan Cawapres pada Pilpres Tahun 2019

Sabtu, 23 Jun 2018 18:00

Menuntaskan Reformasi

Menuntaskan Reformasi

Sabtu, 23 Jun 2018 15:47

Allah Maha Segala Sumber (Perkenalan Allah)

Allah Maha Segala Sumber (Perkenalan Allah)

Sabtu, 23 Jun 2018 13:40

Celaka, Rupiah Terpuruk Utang Bertumpuk!

Celaka, Rupiah Terpuruk Utang Bertumpuk!

Sabtu, 23 Jun 2018 11:38

Era Revolusi Industri 4.0, Peluang Atau Ancaman?

Era Revolusi Industri 4.0, Peluang Atau Ancaman?

Sabtu, 23 Jun 2018 11:00

Vonis Dunia yang Meninggikan Derajat Manusia

Vonis Dunia yang Meninggikan Derajat Manusia

Sabtu, 23 Jun 2018 09:34

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan

Sabtu, 23 Jun 2018 07:40

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

Sabtu, 23 Jun 2018 07:18


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X