Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.268 views

Mengurai Polemik 'Takfir' Para Aktivis Bom Masjid Cirebon

JAKARTA (voa-islam.com) – Para aktivis mantan JAT yang melakukan pemboman masjid Cirebon belum takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan JAT secara langsung. Mereka hanya menuduh JAT dan Ustadz Abu sesat dan menyimpang dari Sunnah. Ada apa?

Belakangan, jagad maya diramaikan dengan polemik berita bahwa para aktivis bom Masjid Cirebon melakukan takfir (menghukumi kafir) kepada Ustadz Abu.

Polemik takfir ini memanas lagi ketika  beberapa situs memposting surat bantahan tak beridentitas jelas alias majhul, bahwa para aktivis yang melakukan pemboman Masjid Adz-Dzikra Cirebon itu tidak takfir terhadap Ustadz Abu, tapi hanya keluar dari JAT karena berbeda pendapat.

Untuk mengurai apa perbedaan pendapat yang dimaksud, Ahmed Widad dari voa-islam.com melakukan tabayyun langsung kepada Ketua Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) Wilayah Cirebon, Agung Nur Alam, Kamis siang (20/10/2011).

Agung membeberkan kronologinya, bahwa sebelum keluar dari JAT para aktivis bom masjid Cirebon itu berbondong-bondong mendatangi dirinya selaku Ketua JAT Wilayah Cirebon. Mereka menyatakan keluar dari JAT karena berbeda prinsip dengan JAT. Dalam penilaian mereka, JAT sudah sesat dan tidak di atas Sunnah karena memakai jasa pengacara Tim Pengacara Muslim (TPM) dan melakukan aksi demonstrasi. Menurut mereka, memakai jasa TPM adalah bagian dari berhukum pada thaghut, sedangkan demonstrasi adalah amalan bid’ah.

Kepada voa-islam.com, Agung menuturkan secara detil dialog dirinya dengan para bomber Cirebon.

“Baik Markaziah maupun Mudiriah memakai jasa TPM ketika terjadi kasus pidana. Menurut paham mereka yang keluar dari JAT, bahwa itu menyimpang seperti itu. Dan TPM itu merupakan bagian dari tahakum (berhukum, red) kepada hukum thaghut,” ujar Agung menirukan mereka.

Agung menegaskan, dirinya tidak pernah melapor kepada JAT Pusat bahwa aktivis bom Cirebon yang keluar dari JAT itu melakukan takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

“Nggak ada bahwa ana menyampaikan mereka mentakfir Ustadz Abu, nggak ada. Ana hanya menyampaikan dari ucapan mereka seperti itu. Waktu mereka ke rumah ana, ya sudah ana sampaikan apa adanya,” tegas Agung yang biasa disapa Abu Husama ini.

Alasan lainnya, lanjut Agung, karena JAT masih melakukan aksi demonstrasi dalam  perjuangannya. “Baik di pusat maupun di wilayah Jabar, ketika berjuang itu masih memakai demonstrasi-demonstrasi. Menurut paham mereka bahwa demonstrasi itu bid’ah, tidak ada dalam Islam. Dengan alasan itu akhirnya mereka keluar,” paparnya.

Karenanya, Agung menyesalkan pihak-pihak yang memelintir atau salah paham terhadap penjelasannya, dengan menyimpulkan bahwa aktivis bomber masjid Cirebon melakukan takfir terhadap Ustadz Abu. “Ana kaget, kok tahu-tahu muncul bawa-bawa Beni Asri, Ustadz Aman dan Ustadz Halawi Makmun mentahzir Ustadz Abu. Ana kaget padahal ana agak sampai seperti itu ngomongnya!” bantahnya.

Meski demikian, Agung tidak membantah bahwa kelompok bomber masjid Cirebon itu selama ini mengaji kepada Ustadz Aman Abdurrahman (sebelum ditahan) dan Ustadz Halawi Makmun. Namun Agung tidak tahu dari mana mereka mendapat pemahaman lain sehingga keluar dari JAT.

Terhadap JAT dan Ustadz Abu, lanjut Agung, para bomber masjid Cirebon itu hanya menyatakan tidak di atas Sunnah karena memakai TPM yang bertahakum kepada hukum thaghut. Tapi mereka dengan keras berani mengafirkan secara terang-terangan kepada para pengacara TPM. “Ana tidak setuju sampai ana debat itu. Bahkan mereka itu sempat terlontar mengafirkan personel-personel TPM. Ana sampai istighfar. Cuma dari mulut mereka, tidak terlontar dari mulut mereka mengafirkan Ustadz Abu,” jelas Agung. “Bahkan mereka juga menyuruh ana taubat, padahal ana taubat itu tidak hanya karena TPM, tiap hari juga taubat,” tambahnya.

Secara lisan, terang Agung, tidak pernah terlontar kalimat takfir terhadap Ustadz Abu, namun secara tegas mereka menuding Ustadz Abu dan JAT menyimpang dari din. “Memang tidak pernah terlontar secara terang-terangan bahwa mereka itu sudah mengafirkan Ustadz Abu. Tapi mereka hanya menyampaikan bahwa JAT pusat maupun mudiriah sudah melakukan penyimpangan,” ujarnya.

Karena tidak ada titik temu, ujar Agung, pertemuan tersebut memanas lalu berubah dari dialog menjadi debat internal, bahkan akhirnya menjadi persidangan para mantan JAT terhadap ketua JAT. “Ana diam saja waktu itu, kan mereka berbondong-bondong. Ana kayak disidang seperti itu,” kenang Agung.

“Setelah diskusi dan tidak ada titik temu ya sudah. Cuma ana ngomong sama mereka, yah sudah silahkan kalian keluar (dari JAT, red). Tapi hati-hati kalian. Kalau ada apa-apa jangan sekali-sekali bawa-bawa JAT, kasihan Ustadz Abu,”

Dalam pembicaraan dengan para mantan JAT tersebut, Agung menggarisbawahi bahwa pemahaman mereka mengarah kepada takfir. Meski Agung berpendapat bahwa menuduh orang bertahakum kepada hukum thaghut itu berarti takfir terhadap orang tersebut, namun ia belum bisa menyimpulkan takfir, karena belum adanya ucapan secara jelas/sharih. “Kalau diteliti kan memang seperti itu (takfir, red), arah-arahnya ke sana tapi kan mereka belum secara shorih. Mereka belum secara jelas menyatakan seperti itu,” simpul Agung. “Mereka belum mengafirkan Ustadz Abu secara ta’yin langsung,” tambahnya.

Setelah wawancara ini, Agung berharap agar polemik ini tidak diperpanjang dan tidak menjadi bahan permusuhan. “Kalau menurut ana sih sudah saja, jadi tidak cekcok,” pintanya.

Kasus bom masjid Cirebon oleh para mantan anggota JAT ini sungguh unik dalam banyak hal.

Aparat berusaha mengait-ngaitkan Ustadz Abu dan JAT dalam lingkaran bom rumah ibadah ini, padahal Ustadz Abu sangat keras menentang pemboman masjid karena tidak sesuai baik menurut Al-Qur'an maupun platform JAT. Yang lebih unik adalah kebesaran jiwa Ustadz Abu. Meski ulama sepuh yang  jadi kambing hitam terorisme itu tidak setuju dengan aksi pemboman masjid, namun dengan tulus ia tetap mendoakan para ikhwan agar mendapat rahmat dan maghfirah Allah SWT, tak peduli meski para ikhwan yang didoakan itu menuduh dirinya sesat dan menyimpang dari Sunnah. Wallahu a’lamu bis-shawab. [taz/ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
JPU Dinilai Abaikan Fakta Persidangan, Pemuda Muhammadiyah Akan Lapor ke Komisi Kejaksaan

JPU Dinilai Abaikan Fakta Persidangan, Pemuda Muhammadiyah Akan Lapor ke Komisi Kejaksaan

Selasa, 25 Apr 2017 17:17

Seperti Ahok, Gerindra akan Dikritik Keras Anies jika Ingkar Janji ke Rakyat

Seperti Ahok, Gerindra akan Dikritik Keras Anies jika Ingkar Janji ke Rakyat

Selasa, 25 Apr 2017 17:01

Pemilih Muslim Prancis Didesak Pilih Capres Independen Emmanuel Macron

Pemilih Muslim Prancis Didesak Pilih Capres Independen Emmanuel Macron

Selasa, 25 Apr 2017 17:00

ANNAS Sulawesi Tengah Raya Siap Amar Ma'ruf Nahi Munkar Hadapi Penyebaran Syiah

ANNAS Sulawesi Tengah Raya Siap Amar Ma'ruf Nahi Munkar Hadapi Penyebaran Syiah

Selasa, 25 Apr 2017 15:16

Reklamasi Tetap Ditolak Anies-Sandi, yang Sudah Terlanjur Ada Dialihfungsikan

Reklamasi Tetap Ditolak Anies-Sandi, yang Sudah Terlanjur Ada Dialihfungsikan

Selasa, 25 Apr 2017 14:01

Menteri Yaman: Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Ratusan Truk Bantuan Masuki Taiz

Menteri Yaman: Pemberontak Syi'ah Houtsi Larang Ratusan Truk Bantuan Masuki Taiz

Selasa, 25 Apr 2017 12:15

Rusia akan Kirim Pasukan Khusus Angkatan Darat ke Suriah

Rusia akan Kirim Pasukan Khusus Angkatan Darat ke Suriah

Selasa, 25 Apr 2017 11:00

Islamic State (IS) Kuasai Jalan Raya Antara Irak dan Yordania

Islamic State (IS) Kuasai Jalan Raya Antara Irak dan Yordania

Selasa, 25 Apr 2017 09:20

Inilah Kebingungan Profesor & Doktor Menyaksikan Tuntutan JPU ke Ahok

Inilah Kebingungan Profesor & Doktor Menyaksikan Tuntutan JPU ke Ahok

Selasa, 25 Apr 2017 09:01

Kondisi Kesehatan Tahanan Palestina Marwan Barghouthi Semakin Menurun Setelah 8 Hari Mogok Makan

Kondisi Kesehatan Tahanan Palestina Marwan Barghouthi Semakin Menurun Setelah 8 Hari Mogok Makan

Selasa, 25 Apr 2017 08:05

Jaksa Agung Itu Kader Partai Nasdem, Mantan Menteri: Kok Jadi Jubir Ahok?

Jaksa Agung Itu Kader Partai Nasdem, Mantan Menteri: Kok Jadi Jubir Ahok?

Selasa, 25 Apr 2017 07:51

Jika Gunakan Pasal 156, Harusnya Ancaman Hukuman Ahok Itu Empat Tahun

Jika Gunakan Pasal 156, Harusnya Ancaman Hukuman Ahok Itu Empat Tahun

Selasa, 25 Apr 2017 05:51

Ketika Shalat Malas dan Riya, Syaikh Ali Jaber Sebut Itu Tanda Munafik

Ketika Shalat Malas dan Riya, Syaikh Ali Jaber Sebut Itu Tanda Munafik

Senin, 24 Apr 2017 23:39

Pilih Ekonomi Berlandaskan Kapitalisme Atau Islam?

Pilih Ekonomi Berlandaskan Kapitalisme Atau Islam?

Senin, 24 Apr 2017 23:03

KEU Deklarasikan 2017 sebagai Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat

KEU Deklarasikan 2017 sebagai Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat

Senin, 24 Apr 2017 22:56

Tuntutan Hukuman Ahok Ringan, Negara Tidak Adil

Tuntutan Hukuman Ahok Ringan, Negara Tidak Adil

Senin, 24 Apr 2017 21:59

Tuntutan Jaksa Ringan, Besok Habib Rizieq Pimpin Aksi Simpatik Kepung Sidang Ahok

Tuntutan Jaksa Ringan, Besok Habib Rizieq Pimpin Aksi Simpatik Kepung Sidang Ahok

Senin, 24 Apr 2017 20:26

Ahok Dituntut Ringan, Politisi Golkar: Pemerintah Permainkan Hukum

Ahok Dituntut Ringan, Politisi Golkar: Pemerintah Permainkan Hukum

Senin, 24 Apr 2017 19:23

Partai Sayap Kanan Inggris akan  Kampanyekan Larangan Burqa

Partai Sayap Kanan Inggris akan Kampanyekan Larangan Burqa

Senin, 24 Apr 2017 18:35

PAHAM Jakarta: Tuntutan JPU untuk Ahok Cederai Rasa Keadilan

PAHAM Jakarta: Tuntutan JPU untuk Ahok Cederai Rasa Keadilan

Senin, 24 Apr 2017 18:17


Must Read!
X