Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
7.828 views

Mengurai Polemik 'Takfir' Para Aktivis Bom Masjid Cirebon

JAKARTA (voa-islam.com) – Para aktivis mantan JAT yang melakukan pemboman masjid Cirebon belum takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan JAT secara langsung. Mereka hanya menuduh JAT dan Ustadz Abu sesat dan menyimpang dari Sunnah. Ada apa?

Belakangan, jagad maya diramaikan dengan polemik berita bahwa para aktivis bom Masjid Cirebon melakukan takfir (menghukumi kafir) kepada Ustadz Abu.

Polemik takfir ini memanas lagi ketika  beberapa situs memposting surat bantahan tak beridentitas jelas alias majhul, bahwa para aktivis yang melakukan pemboman Masjid Adz-Dzikra Cirebon itu tidak takfir terhadap Ustadz Abu, tapi hanya keluar dari JAT karena berbeda pendapat.

Untuk mengurai apa perbedaan pendapat yang dimaksud, Ahmed Widad dari voa-islam.com melakukan tabayyun langsung kepada Ketua Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) Wilayah Cirebon, Agung Nur Alam, Kamis siang (20/10/2011).

Agung membeberkan kronologinya, bahwa sebelum keluar dari JAT para aktivis bom masjid Cirebon itu berbondong-bondong mendatangi dirinya selaku Ketua JAT Wilayah Cirebon. Mereka menyatakan keluar dari JAT karena berbeda prinsip dengan JAT. Dalam penilaian mereka, JAT sudah sesat dan tidak di atas Sunnah karena memakai jasa pengacara Tim Pengacara Muslim (TPM) dan melakukan aksi demonstrasi. Menurut mereka, memakai jasa TPM adalah bagian dari berhukum pada thaghut, sedangkan demonstrasi adalah amalan bid’ah.

Kepada voa-islam.com, Agung menuturkan secara detil dialog dirinya dengan para bomber Cirebon.

“Baik Markaziah maupun Mudiriah memakai jasa TPM ketika terjadi kasus pidana. Menurut paham mereka yang keluar dari JAT, bahwa itu menyimpang seperti itu. Dan TPM itu merupakan bagian dari tahakum (berhukum, red) kepada hukum thaghut,” ujar Agung menirukan mereka.

Agung menegaskan, dirinya tidak pernah melapor kepada JAT Pusat bahwa aktivis bom Cirebon yang keluar dari JAT itu melakukan takfir terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

“Nggak ada bahwa ana menyampaikan mereka mentakfir Ustadz Abu, nggak ada. Ana hanya menyampaikan dari ucapan mereka seperti itu. Waktu mereka ke rumah ana, ya sudah ana sampaikan apa adanya,” tegas Agung yang biasa disapa Abu Husama ini.

Alasan lainnya, lanjut Agung, karena JAT masih melakukan aksi demonstrasi dalam  perjuangannya. “Baik di pusat maupun di wilayah Jabar, ketika berjuang itu masih memakai demonstrasi-demonstrasi. Menurut paham mereka bahwa demonstrasi itu bid’ah, tidak ada dalam Islam. Dengan alasan itu akhirnya mereka keluar,” paparnya.

Karenanya, Agung menyesalkan pihak-pihak yang memelintir atau salah paham terhadap penjelasannya, dengan menyimpulkan bahwa aktivis bomber masjid Cirebon melakukan takfir terhadap Ustadz Abu. “Ana kaget, kok tahu-tahu muncul bawa-bawa Beni Asri, Ustadz Aman dan Ustadz Halawi Makmun mentahzir Ustadz Abu. Ana kaget padahal ana agak sampai seperti itu ngomongnya!” bantahnya.

Meski demikian, Agung tidak membantah bahwa kelompok bomber masjid Cirebon itu selama ini mengaji kepada Ustadz Aman Abdurrahman (sebelum ditahan) dan Ustadz Halawi Makmun. Namun Agung tidak tahu dari mana mereka mendapat pemahaman lain sehingga keluar dari JAT.

Terhadap JAT dan Ustadz Abu, lanjut Agung, para bomber masjid Cirebon itu hanya menyatakan tidak di atas Sunnah karena memakai TPM yang bertahakum kepada hukum thaghut. Tapi mereka dengan keras berani mengafirkan secara terang-terangan kepada para pengacara TPM. “Ana tidak setuju sampai ana debat itu. Bahkan mereka itu sempat terlontar mengafirkan personel-personel TPM. Ana sampai istighfar. Cuma dari mulut mereka, tidak terlontar dari mulut mereka mengafirkan Ustadz Abu,” jelas Agung. “Bahkan mereka juga menyuruh ana taubat, padahal ana taubat itu tidak hanya karena TPM, tiap hari juga taubat,” tambahnya.

Secara lisan, terang Agung, tidak pernah terlontar kalimat takfir terhadap Ustadz Abu, namun secara tegas mereka menuding Ustadz Abu dan JAT menyimpang dari din. “Memang tidak pernah terlontar secara terang-terangan bahwa mereka itu sudah mengafirkan Ustadz Abu. Tapi mereka hanya menyampaikan bahwa JAT pusat maupun mudiriah sudah melakukan penyimpangan,” ujarnya.

Karena tidak ada titik temu, ujar Agung, pertemuan tersebut memanas lalu berubah dari dialog menjadi debat internal, bahkan akhirnya menjadi persidangan para mantan JAT terhadap ketua JAT. “Ana diam saja waktu itu, kan mereka berbondong-bondong. Ana kayak disidang seperti itu,” kenang Agung.

“Setelah diskusi dan tidak ada titik temu ya sudah. Cuma ana ngomong sama mereka, yah sudah silahkan kalian keluar (dari JAT, red). Tapi hati-hati kalian. Kalau ada apa-apa jangan sekali-sekali bawa-bawa JAT, kasihan Ustadz Abu,”

Dalam pembicaraan dengan para mantan JAT tersebut, Agung menggarisbawahi bahwa pemahaman mereka mengarah kepada takfir. Meski Agung berpendapat bahwa menuduh orang bertahakum kepada hukum thaghut itu berarti takfir terhadap orang tersebut, namun ia belum bisa menyimpulkan takfir, karena belum adanya ucapan secara jelas/sharih. “Kalau diteliti kan memang seperti itu (takfir, red), arah-arahnya ke sana tapi kan mereka belum secara shorih. Mereka belum secara jelas menyatakan seperti itu,” simpul Agung. “Mereka belum mengafirkan Ustadz Abu secara ta’yin langsung,” tambahnya.

Setelah wawancara ini, Agung berharap agar polemik ini tidak diperpanjang dan tidak menjadi bahan permusuhan. “Kalau menurut ana sih sudah saja, jadi tidak cekcok,” pintanya.

Kasus bom masjid Cirebon oleh para mantan anggota JAT ini sungguh unik dalam banyak hal.

Aparat berusaha mengait-ngaitkan Ustadz Abu dan JAT dalam lingkaran bom rumah ibadah ini, padahal Ustadz Abu sangat keras menentang pemboman masjid karena tidak sesuai baik menurut Al-Qur'an maupun platform JAT. Yang lebih unik adalah kebesaran jiwa Ustadz Abu. Meski ulama sepuh yang  jadi kambing hitam terorisme itu tidak setuju dengan aksi pemboman masjid, namun dengan tulus ia tetap mendoakan para ikhwan agar mendapat rahmat dan maghfirah Allah SWT, tak peduli meski para ikhwan yang didoakan itu menuduh dirinya sesat dan menyimpang dari Sunnah. Wallahu a’lamu bis-shawab. [taz/ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Pemuda Muhammadiyah: Boleh Jadi Isu Terorisme dan ISIS adalah by Desain

Pemuda Muhammadiyah: Boleh Jadi Isu Terorisme dan ISIS adalah by Desain

Jum'at, 29 Jul 2016 09:47

Kisah Mualaf Brenden Coetzee: Perjalanan dari Kristen, Pagan, Buddha dan Bermuara di Islam

Kisah Mualaf Brenden Coetzee: Perjalanan dari Kristen, Pagan, Buddha dan Bermuara di Islam

Jum'at, 29 Jul 2016 09:02

Turki Minta Jerman Ekstrasidi Para Jaksa dan Hakim Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Turki Minta Jerman Ekstrasidi Para Jaksa dan Hakim Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Jum'at, 29 Jul 2016 08:16

Dosen Pernah Bincang, Santoso hanya Melawan Oknum dan Pelanggar HAM, Kok Disebut Teroris?

Dosen Pernah Bincang, Santoso hanya Melawan Oknum dan Pelanggar HAM, Kok Disebut Teroris?

Jum'at, 29 Jul 2016 07:47

Putuskan Hubungan dengan Al-Qaidah, JN Bubar dan Berganti Jadi Jabhat Fatah Al-Sham

Putuskan Hubungan dengan Al-Qaidah, JN Bubar dan Berganti Jadi Jabhat Fatah Al-Sham

Jum'at, 29 Jul 2016 05:57

Rekomendasi Penindakan Teroris oleh Polri Dipertanyakan Muhammadiyah

Rekomendasi Penindakan Teroris oleh Polri Dipertanyakan Muhammadiyah

Jum'at, 29 Jul 2016 05:47

Anak SMP Dicurigai Teroris, Pemuda Muhammadiyah Sebut Polri Ingkari Teori Perkembangan Manusia

Anak SMP Dicurigai Teroris, Pemuda Muhammadiyah Sebut Polri Ingkari Teori Perkembangan Manusia

Kamis, 28 Jul 2016 23:47

Soal Santoso, Humas Polri: Silahkan Saja Dianggap Pahlawan

Soal Santoso, Humas Polri: Silahkan Saja Dianggap Pahlawan

Kamis, 28 Jul 2016 21:47

Polri Sebut Tujuan Islam Kaffah sebagai Indikasi Tindakan Terorisme?

Polri Sebut Tujuan Islam Kaffah sebagai Indikasi Tindakan Terorisme?

Kamis, 28 Jul 2016 19:47

95 Persen Warga Turki Percaya Fetulleh Gulen Dibalik Upaya Kudeta Gagal 15 Juli

95 Persen Warga Turki Percaya Fetulleh Gulen Dibalik Upaya Kudeta Gagal 15 Juli

Kamis, 28 Jul 2016 18:00

Kata Polri, Terorisme Terbentuk Pula dari Pesantren di Timur Tengah

Kata Polri, Terorisme Terbentuk Pula dari Pesantren di Timur Tengah

Kamis, 28 Jul 2016 17:47

Ahok Bagai Menjilat Ludah Sendiri, #BalikinKTPGue Jadi Trending Topic

Ahok Bagai Menjilat Ludah Sendiri, #BalikinKTPGue Jadi Trending Topic

Kamis, 28 Jul 2016 16:54

Kurdi Tuduh Rezim Suriah Fasilitasi Serangan Bom Islamic State (IS) di Qamishli

Kurdi Tuduh Rezim Suriah Fasilitasi Serangan Bom Islamic State (IS) di Qamishli

Kamis, 28 Jul 2016 16:00

Benarkah Polri Sebut Kegiatan Terorisme Tidak Berkaitan dengan Agama Tertentu?

Benarkah Polri Sebut Kegiatan Terorisme Tidak Berkaitan dengan Agama Tertentu?

Kamis, 28 Jul 2016 15:47

Hukum Orang Junub Membaca Al-Qur'an dari Hafalan

Hukum Orang Junub Membaca Al-Qur'an dari Hafalan

Kamis, 28 Jul 2016 15:24

Mantan PM Turki Dovutoglu Akui Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia

Mantan PM Turki Dovutoglu Akui Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia

Kamis, 28 Jul 2016 14:30

Polri sebut Terorisme Muncul karena Tindakan Intoleran yang Dilakukan Umat Islam?

Polri sebut Terorisme Muncul karena Tindakan Intoleran yang Dilakukan Umat Islam?

Kamis, 28 Jul 2016 13:47

Ahok Sindir Banyak Masjid, tapi Sulit Ditemukan Pengajian di Dalamnya

Ahok Sindir Banyak Masjid, tapi Sulit Ditemukan Pengajian di Dalamnya

Kamis, 28 Jul 2016 12:36

Kisah Hikmah Seorang Pemulung yang Inginkan Anaknya Menjadi Hafidz Quran

Kisah Hikmah Seorang Pemulung yang Inginkan Anaknya Menjadi Hafidz Quran

Kamis, 28 Jul 2016 12:11

Luhut Gantikan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, Walhi: Itu Musibah!

Luhut Gantikan Rizal Ramli sebagai Menko Maritim, Walhi: Itu Musibah!

Kamis, 28 Jul 2016 11:47


Must Read!
X