Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.903 views

Terjemah Al-Quran Versi Depag yang Bermasalah Picu Radikalisme

Jakarta (voa-islam) – Telaah syariyah yang dilakukan Majelis Mujahidin menyebutkan, bahwa secara prinsipil maupun substansial, bukan teks ayat Al-Quran yang memicu radikalisme, melainkan terjemah Al-Quran yang dilakukan Depag yang bermasalah, sehingga perlu dikoreksi untuk kemaslahatan umat dan demi menjaga kemurnian Al-Quran.

Ini merupakan bantahan Majelis Mujahidin atas pernyataan Dirjen Binmas islam Kemenag Prof. Dr. Nasaruddin Umar yang menuduh bahwa ayat Al-Qur’an pemicu radikalisme. Sehingga dibuatlah program khusus deradikalisasi Al-Qur’an. Kemudian Kemenag menerbitkan edisi terbaru terjemah Qur’an (2010), untuk tujuan deradikalisasi ayat-ayat Al-Qur’an, juga bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan halaqah nasional deradikalisasi jihad di pesantren dan gerakan Islam.

Berdasarkan kenyataan ini, maka koreksi dilakukan semata-mata untuk menjaga kesucian dan kehormatan Al-Qur’an. Supaya tidak ternodai oleh penyimpangan tangan-tangan manusia, sebagaimana yang terjadi pada kitab suci Yahudi dan Nasrani, yaitu Taurat dan Injil.

Perlu diketahui, gagasan awal mengoreksi terjemah harfiyah Al-Qur’an terbitan Kemenag oleh Amir Majelis Mujahidin Ustadz Muhammad Thalib, muncul sejak tahun 1980-an. Gagasan ini dikerjakan secara intensif terhitung sejak tahun 2000 hingga 2011. Upaya koreksi ini menemukan momentum dan relevansinya, setelah komunitas sekuler dan liberal di Indonesia semaki gigih dan nekad mendiskreditkan kitab suci umat Islam itu. Mereka mengopinikan, bahwa Al Qur’an mengandung unsur-unsur kekerasan dan kebencian terhadap non-Islam.

Mereka menuding, terorisme dan aksi bom yang terjadi di Indonesia dilakukan oleh kelompok teroris ideologi, yang mendasarkan tindakannya pada ayat-ayat Al-Qur’an sebagai kategori radikal.

Dalam Simposium Nasional bertema: “Memutus Mata Rantai Radikalisme dan Terorisme” di Jakarta, Rabu 28 Juli 2010, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Prof. Dr. Nasaruddin Umar dengan gamblang menyatakan: “Ini (terjemah Al-Qur’an) bukan produk dominasi negara, melainkan produk bersama dengan masyarakat.” Nasaruddin menegaskan, “Ini merupakan program khusus untuk upaya deradikalisasi.”

Nasaruddin Umar, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah di bidang tafsir itu menyatakan, penyusunan versi baru ini dilakukan Kemenag untuk member pemahaman atas arti ayat-ayat Al-Qur’an.”Karena ada juga ayat-ayat Al-Qur’an yang berpotensi untuk mengajak orang beraliran Islam keras,” tuding Nasaruddin.

Sementara, Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag, Abdul Jamil, dan Kepala Bidang Pengkajian Al-Qur’a Puslitbang Kemenag, Muchlis hanafi, meyakini, bahwa tidak ada yang salah dalam terjemah Al-Qur’an, dan mustahil menjadi penyebab terorisme.

Kata Muchlis Hanafi, “Pemahaman terhadap teks Al-Qur’an yang parsial, sempit, dan sikap antipasti terhadap perbedaan pandangan keagamaanlah yang menyebabkan mereka jadi teroris…”

Stigma Radikal

Dalam sambutannya saat launching Tarjamah Tafsiriyah di Hotel Sultan, Jakarta,  Ustadz Irfan S Awwas, selaku penerbit Ma’had An-Nabawy menegaskan, adalah suatu tragedi jika rakyat yang berorientasi pada penegakan syari’at Islam di lembaga negara dituding sebagai kelompok radikal. Sama tragisnya bila Kitab Suci Al Qur’an diposisikan sebagai pemicu tindakan radikal.

Menurut Irfan, munculnya gerakan deradikalisasi agama akhir-akhir ini, dan kemudian dilembagakan menjadi BNPT, sebenarnya berangkat dari apriori ini, sehingga berkembang opini, Indonesia hari ini seakan menjadi zona terbuka bagi kuliah kekerasan yang bersumber dari kitab suci. Dengan proyek deradikalisasi, umat Islam telah disandera dengan stigma radikal, tapi malah membebankan tanggungjawab berat ini pada tokoh agama.

 (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Ahad, 05 Dec 2021 21:05

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Ahad, 05 Dec 2021 20:35

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Ahad, 05 Dec 2021 19:43

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Ahad, 05 Dec 2021 19:33

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Ahad, 05 Dec 2021 19:26

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

Ahad, 05 Dec 2021 19:15

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Ahad, 05 Dec 2021 17:35

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

Ahad, 05 Dec 2021 16:55

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Ahad, 05 Dec 2021 12:18

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Ahad, 05 Dec 2021 11:56

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02


MUI

Must Read!
X