Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.472 views

Fakta-fakta: Selalu Ada Kristen RMS Dalam Konflik Maluku

AMBON (voa-islam.com) – Setiap konflik Kristen dan Muslim di Maluku, selalu ada peranan Kristen RMS. Mereka sudah ber-KTP RMS dan bersenjata lengkap, siap perang untuk memisahkan diri dari NKRI.

Peristiwa pembantaian kaum Muslimin di Maluku pada tahun 1999 yang berlanjut dengan kerusuhan sampai tahun 2002 dan insiden 9/11 tahun 2011 tak lepas dari peranan Republik Maluku Sarani (RMS).

Kerusuhan pada 11 September 2011 lalu pun tidak bisa dilepaskan dari peranan RMS. Maka sejak tahun 1999 sampai 2011 semua peristiwa tindak kekerasan oleh pihak Kristen terhadap kaum muslimin di Maluku didalangi oleh RMS, fakta-fakta berikut akan menjelaskan bukti keterkaitan RMS dalam kerusuhan SARA di Maluku.

1. Pada tahun 2000 di tengah konflik antara kaum muslimin dan Kristen di Maluku, beberapa tokoh Kristen dengan dipimpin oleh Alex Manuputy mendirikan berdirinya FKM (Forum Kedaulatan Maluku). Organisasi ini merupakan metamorphosis dari RMS (Republik Maluku Sarani), Sarani artinya Nasrani. Jadi singkatan RMS bukan Republik Maluku Selatan seperti yang dikenal kebanyakan orang tapi Republik Maluku Serani. Tujuan dari perjuangan FKM adalah merebut hak kedaulatan bangsa Alifuru (bangsa asli  Maluku) yang dianeksasi oleh pemerintah RI. 

DR. Alex Manuputy pernah ditangkap Kepolisian pada tahun 2003 Akhir, tapi entah kenapa ia bisa melarikan (atau dilarikan?) diri ke Amerika Serikat lewat bandara non komersil Halim Perdana Kusuma Jakarta.

2. Pada tahun 2003 aparat keamanan menangkap beberapa aktivis RMS yang sedang melakukan rapat rahasia. Mereka di antaranya adalah John Rea, Markus Siwabesy, Edward Latuhihin, Philipus dan John Nanlohy. Kelimanya divonis dengan hukuman antara 12 sampai 15 Tahun penjara. Barang bukti yang didapatkan dari penangkapan adalah dokumen RMS dan bendera RMS.

3. Pada tahun 2004 tepatnya tanggal 25 April beberapa petinggi RMS dan simpatisannya mengadakan upacara bendera di desa Kudamati. Upacara  dalam rangka memperingati kelahiran RMS tersebut dipimpin oleh Sekjen FKM/RMS bernama Moses Tuanakotta. Peristiwa HUT RMS itu berujung dengan bentroknya antara warga Muslim dengan warga Kristen di kota Ambon. Dalam bentrokan tersebut 28 orang warga muslim tewas, ratusan orang luka-luka dan ratusan rumah warga muslim ludes dibakar.

Pada saat itu aktivis FKM/RMS ditangkap termasuk sekjen FKM Moses Tuanakotta yang akhirnya divonis dengan 12 tahun penjara. Moses (43 tahun) akhirnya bebas dari penjara pada tahun 2009 setelah permohonan PB (Pembebasan Bersyarat) yang diajukannya dikabulkan Dirjen Pemasyarakatan.

4. Pada bulan Agustus 2005 aparat kepolisian Polda Maluku menangkap 3 orang Kristen yang dianggap bertanggungjawab terhadap pengibaran bendera RMS di beberapa tempat di Kota Ambon. Ketiga orang tersebut di antaranya adalah bernama; Marno Lambatir (25 tahun), Franky Sahertian (50 tahun) mantan pegawai Telkom dan seorang pelajar SMA kelas dua bernama Jhony Noya (16 tahun). Marno lambatir divonis 8 tahun penjara, Franky Sahertian divonis 2 tahun penjara dan Jhony Noya dibebaskan karena belum cukup umur.

5. Pada tanggal 23 Juni 2007 bertepatan dengan Harganas (Hari Keluarga Nasional) di lapangan Merdeka Ambon yang dihadiri oleh Presiden SBY beberapa penari Cakalele yang berhasil menyusup di Ring 1 Pengawalan Presiden mengibarkan bendera RMS di hadapan Presiden dan undangan yang hadir pada acara tersebut. Lebih dari 40 orang ditangkap dalam insiden tersebut dan mereka divonis antara 2 sampai 15 tahun.

6. Kejadian terkini adalah penangkapan 2 perusuh Kristen pada tanggal 20 Oktober 2011 sekitar pukul 24.00 WIT dini hari. Dua orang yang bernama Franky Siwalete dan Raymonel Tenu di mana keduanya berdomisil di Desa Batu Gantong Dalam diamankan polisi dan kedapatan beberapa barang bukti di antaranya 2 pucuk senjata api rakitan, 10 butir peluru caliber 38 mm dan uang tunai 7 juta rupiah. Yang mengejutkan, selain barang bukti tersebut  polisi juga menemukan dua kartu tanda penduduk Negara RMS. Ini artinya para aktivis dan simpatisan RMS meyakini akan eksistensi RMS sebagai sebuah negara yang memiliki wilayah dan penduduk.

Dari pemaparan fakta-fakta di atas sangat jelas bahwa RMS memiliki peranan penting terhadap terjadinya tindak kekerasan berupa pembantaian dan penyerangan atas warga muslim Maluku. Dengan demikian kelompok separatis teroris Kristen RMS terus akan menjadi bahaya laten yang mengancam eksistensi kaum Muslimin Maluku. [taz/af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Hingga akhir hayatnya, ustadz Sanjaya Abdullah mengabdikan diri di jalan dakwah. Kini masa depan yatim Syifani dan Syafina yang masih SD, menjadi tanggungjawab kita hingga baligh...

Latest News
Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Sabtu, 06 Feb 2016 23:41

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Sabtu, 06 Feb 2016 22:30

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Sabtu, 06 Feb 2016 21:48

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Sabtu, 06 Feb 2016 21:29

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

Sabtu, 06 Feb 2016 20:46

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Sabtu, 06 Feb 2016 20:45

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Sabtu, 06 Feb 2016 20:20

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Sabtu, 06 Feb 2016 20:05

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Sabtu, 06 Feb 2016 19:29

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

Sabtu, 06 Feb 2016 18:59

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Sabtu, 06 Feb 2016 17:51

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

Sabtu, 06 Feb 2016 17:48

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

Sabtu, 06 Feb 2016 17:29

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Sabtu, 06 Feb 2016 16:35

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Sabtu, 06 Feb 2016 14:59

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Sabtu, 06 Feb 2016 14:29

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Sabtu, 06 Feb 2016 13:29

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Sabtu, 06 Feb 2016 13:08

Fahira Idris Minta Dukungan Masyarakat agar UU Larangan Miras Cepat Diberlakukan

Fahira Idris Minta Dukungan Masyarakat agar UU Larangan Miras Cepat Diberlakukan

Sabtu, 06 Feb 2016 11:29

Sejak 2015 Twitter Telah Tangguhkan 125.000 Akun yang Mempromosikan Aksi Jihad

Sejak 2015 Twitter Telah Tangguhkan 125.000 Akun yang Mempromosikan Aksi Jihad

Sabtu, 06 Feb 2016 11:15



Must Read!
X