Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
38.703 views

Syaikh Idahram Penulis Buku Hujat Salafi Wahabi, Mengaku Bekas PKS & HTI

Jakarta (voa-islam) – Tentu kita penasaran, siapakah sesungguhnya Syaikh Idahram, penulis buku Trilogi Data dan Fakta Penyimpangan Salafi Wahabi (Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama Klasik, dan Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi) yang kata pengatarnya ditulis oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj, MA.

Saat voa-islam menanyakan jatidiri Syaikh Idahram kepada KH. Said Agil Siraj yang ditemui usai Wokshop Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren yang digelar oleh Muslimat NU di Park Hotel, Jakarta, tidak mau menjawab secara jelas, siapa sesungguhnya Syaikh Idahram.  Kiai NU itu hanya menjawab ringkas, “Yang jelas, dia adalah bimbingan saya. Saya lah yang membimbing penulis buku itu,” kata Said Agil.

Di dalam biodata penulis buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi, Syaikh Idahram adalah sosok pemerhati gerakan-gerakan Islam, lahir di Tanah Jawa, pada tahun 1970-an. Ketertarikannya terhadap fenomena Salafi Wahabi terpupuk sejak ia melanglang buana dan belajar ke Timur Tengah, bertalaqqi kepada para masyayikh di sana dan berdiskusi dengan para ustadz.

Dalam upaya pencariannya itu, Syaikh Idahram pernah menjadi anggota organisasi Muhammadiyah beberapa tahun, aktif dalam liqa’ PKS (Partai Keadilan Sejahtera) selama 4 tahun, pengurus kajian Hizbut Tahrir selama 2 tahun, pejabat teras ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), hingga akhirnya berlabuh dan basah kuyub dalam tasawuf dengan berba’iat kepada seorang syaikh.

Maraknya gerakan Islam garis keras di Indonesia, serta dorongan dari berbagai pihak, membuat Idahram memutuskan untuk menuliskan apa yang diamatinya selama ini tentang Salafi Wahabi. Ia sempat ragu ketika beberapa kawan mengingatkannya tentang terror yang kerap kali terjadi terhadap para pengkritik faham ini. Akan tetapi atas rekomendasi dari para masyayikh, penulis akhirnya memutuskan utnuk tetap menuliskan penelitiannya dengan menyiasati penggunaan nama pena, yaitu Syaikh Idahram.

Menurut pengakuannya, buku Trilogi data dan Fakta Penyimpangan sekte Salafi Wahabi ini lahir sebagai titik kulminasi dari rasa prihatin penulis terhadap persatuan dan ukhuwah umat Islam yang saat ini sangat meradang dan hanya tinggal wacana. Hingga akhirnya, pencarian dan penelitian yang dilakukannya selama 9 tahun, mulai 2001-2010, membuahkan hasil ketiga buku trilogi penyimpangan salafi wahabi tersebut. Sang Penulis, Syaikh Idahram secara terbuka membuka ruang dialog melaui e-mail: salafiasli@yahoo.com.

Ditunggangi Syiah dan Sepilis

Yang menarik, Abu Muhammad Waskito, penulis buku “Bersikap Adil Kepada Wahabi: Bantahan Kritis dan Fundamental Terhadap Buku Propaganda Karya Syaikh Idahram” (Penerbit : Pustaka Al-Kautsar), menduga Syaikh Idahram adalah sosok Abu Salafy yang sering nongol di dunia maya di Tanah Air. Jika di online memakai nama Abu Salafy, sedangkan di buku memakai nama Syaikh Idahram.

Abu Salafy ini punya sebuah blog propaganda yang mayoritas isinya menghujat dakwah Salafiyah, menghina ulama-ulama Ahlu Sunnah, seperti Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim; menghina ulama wahabi, seperti Syaikh Muhammad At-Tamimi, Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Albani dan sebagainya.

Mengapa AM Waskito menganggap Abu Salafy adalah sosok Idahram? “Karena  keduanya memiliki banyak kesamaan, yakni sama-sama menghujat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab.

Belakangan beredar informasi di internet bahwa sosok Syaikh Idahram bernama asli Marhadi Muhayyar, namun info ini belum mendapat kepastian, mengingat yang bersangkutan tak pernah secara gentle tampil ke public.

AM Waskito dalam bukunya “Bersikap Adil kepada Wahabi” (Pustaka Al Kautsar), juga mencurigai, sosok Syaikh Idahram, penulis buku Trilogi Penyimpangan Salafi Wahabi tersebut adalah seorang penganut akidah Syiah atau minimal pendukung Syiah. Meskipun dia tidak mengucapkan pengakuan atas akidahnya, tetapi hal itu bisa dibuktikan dari perkataan-perkataan dia sendiri dalam bukunya. Bukan hanya itu, Waskito mencium aroma, ketiga buku tulisan Syaikh Idahram ditunggangi oleh kepentingan kaum Syiah dan Sepilis (Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme).

Bukti kesyiahan Syaikh Idahram, menurut pengamatan Waskito diantaraya: Si penulis menyebut Kota Najaf di Irak sebagai Najaf Al-Asyraf. Sebutan semacam ini hanya dikenal di kalangan Syiah, bukan Ahlu Sunnah.

Kemudian, Syaikh Idahram juga menyebutkan bahwa dalam Islam setidaknya ada tujuh madzhab, yaitu: Madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’I, dan Hambali; ditambah dua madzhab: Syiah, Ja’fari dan Imamiyah; ditambah 1 madzhab Zhahiri. Perkataan seperti ini tidak dikenal dikalangan Ahlu Sunnah. Yang jelas, tidak sedikit, Syaikh Idahram menggunakan referensi dari kaum Syiah.

Sejak awal, AM Waskito menduga posisi Said Agil Siraj bukan hanya sebagai pemberi kata pengantar. “Bisa jadi, dia terlibat langsung di balik proyek penerbitan buku-buku propaganda itu,” ungkapnya curiga.

Dan benar saja, KH. Said Agil Siraj kepada voa-Islam mengakui, bahwa buku yang ditulis Syaikh Idahram adalah atas bimbingannya. “Saya lah yang membimbing penulisnya,” kata Said Agil terus terang.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Tolikara cermin Tragedi Sistemik Kaum Muslimin

Tolikara cermin Tragedi Sistemik Kaum Muslimin

Ahad, 02 Aug 2015 09:10

Komandan ANNAS: Kemana Mereka yang Biasa Jaga Gereja Saat Natal Ketika Masjid Umat Islam Dibakar?

Komandan ANNAS: Kemana Mereka yang Biasa Jaga Gereja Saat Natal Ketika Masjid Umat Islam Dibakar?

Ahad, 02 Aug 2015 09:00

API Jabar: Jika Kepolisian Tidak Bisa Mengusut Tuntas Kasus Tolikara, Umat Islam Siap Jihad ke Papua

API Jabar: Jika Kepolisian Tidak Bisa Mengusut Tuntas Kasus Tolikara, Umat Islam Siap Jihad ke Papua

Ahad, 02 Aug 2015 08:00

Syarikat Islam: Jika Kasus Tolikara Tidak Diusut Tuntas, Jokowi Harus Kita Turunkan!

Syarikat Islam: Jika Kasus Tolikara Tidak Diusut Tuntas, Jokowi Harus Kita Turunkan!

Ahad, 02 Aug 2015 07:00

Pemukim Yahudi Bakar Rumah Keluarga Palestina Hingga Membuat Syahid Balita Terbakar

Pemukim Yahudi Bakar Rumah Keluarga Palestina Hingga Membuat Syahid Balita Terbakar

Ahad, 02 Aug 2015 06:58

kangbud test

kangbud test

Ahad, 02 Aug 2015 00:06

Pemberontak Syi'ah Houtsi Kembali Kehilangan Wilayah di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Kembali Kehilangan Wilayah di Yaman

Sabtu, 01 Aug 2015 17:30

Pemimpin Taliban Afghanistan yang Baru Sekutu Dekat Al-Qaidah

Pemimpin Taliban Afghanistan yang Baru Sekutu Dekat Al-Qaidah

Sabtu, 01 Aug 2015 16:45

Taliban Pakistan Bantah Rumor Kematian Maulawi Jalaluddin Haqqani

Taliban Pakistan Bantah Rumor Kematian Maulawi Jalaluddin Haqqani

Sabtu, 01 Aug 2015 16:27

Kerabat Syaikh Usamah Bin Lading Dilaporkan Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat di Inggris

Kerabat Syaikh Usamah Bin Lading Dilaporkan Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat di Inggris

Sabtu, 01 Aug 2015 14:45

Jabhat Al-Nusrah Serang Markas Pejuang Sekuler Suriah yang Didukung AS di Aleppo

Jabhat Al-Nusrah Serang Markas Pejuang Sekuler Suriah yang Didukung AS di Aleppo

Sabtu, 01 Aug 2015 13:50

Dibawah Jokowi Indonesia Hanya Menjadi Provinsi Singapura

Dibawah Jokowi Indonesia Hanya Menjadi Provinsi Singapura

Sabtu, 01 Aug 2015 05:53

Harkat Martabat Umat Islam Diinjak-injak Teroris Kristen, Polri Harus Usut Tuntas Kasus Tolikara

Harkat Martabat Umat Islam Diinjak-injak Teroris Kristen, Polri Harus Usut Tuntas Kasus Tolikara

Jum'at, 31 Jul 2015 23:50

Aksi Solidaritas untuk Muslim Papua: Biar Rakyat Tahu yang Teroris bukan Islam tapi Kristen

Aksi Solidaritas untuk Muslim Papua: Biar Rakyat Tahu yang Teroris bukan Islam tapi Kristen

Jum'at, 31 Jul 2015 22:50

Yang Diserang Dari Beberapa Titik Wilayah Tolikara Itu Masjid, Bukan Mushola!

Yang Diserang Dari Beberapa Titik Wilayah Tolikara Itu Masjid, Bukan Mushola!

Jum'at, 31 Jul 2015 21:40

Nasir Djamil : GIDI Harus Dibubarkan Karena Menjadi Alat Zionis-Israel

Nasir Djamil : GIDI Harus Dibubarkan Karena Menjadi Alat Zionis-Israel

Jum'at, 31 Jul 2015 20:43

Jabhat Shamiya dan Ahrar Al-Sham Bombardir Markas Militer Assad di Aleppo

Jabhat Shamiya dan Ahrar Al-Sham Bombardir Markas Militer Assad di Aleppo

Jum'at, 31 Jul 2015 20:20

14 Orang Terluka dalam Serangan Pejuang Patani di Markas 'Shahawat' Thailand

14 Orang Terluka dalam Serangan Pejuang Patani di Markas 'Shahawat' Thailand

Jum'at, 31 Jul 2015 20:05

Video: Prosesi syahadat pendeta Yochanan Jhony Mema STh masuk Islam di Masjid An Nur Bekasi.

Video: Prosesi syahadat pendeta Yochanan Jhony Mema STh masuk Islam di Masjid An Nur Bekasi.

Jum'at, 31 Jul 2015 16:13

KH Abdul Rosyid Ajak Umat Islam Sukseskan Parade Tauhid Indonesia

KH Abdul Rosyid Ajak Umat Islam Sukseskan Parade Tauhid Indonesia

Jum'at, 31 Jul 2015 16:10



Must Read!
X