Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
30.284 views

BNPT Jadikan Buku Sejarah Berdarah Salafi Wahabi sebagai Referensi

Jakarta (voa-islam) – Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai yang asli Buton, Sulawesi Tenggara ini mengatakan, akan menjadikan buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi karya Syaikh Idahram sebagai pegangan sekaligus referensi BNPT dalam menangkal paham radikalisme dan penanggulangan terorisme di Tanah Air.

“Setelah mendengar penjelasan dari KH. Said Agil Siraj, saya baru tahu gerakan Salafi Wahabi ini. Karena itu saya akan jadikan buku tersebut sebagai referensi kami,” kata Ansyaad Mbai saat menjadi narasumber dalam Workshop Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren: Mengejawantahkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Park Hotel (Jl. DI Panjaitan Kav 5 Jakarta Timur), Sabtu (3/11) sore. Hadir sebagai narasumber Ketua Umum PBNU (Nahdlatul Ulama) KH. Said Agil Siraj dan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbay.

Seperti diketahui, buku yang diberi pengantar oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Agil Siraj ini, adalah buku yang laku di kalangan NU, pengikut majelis-majelis tarekat Sufi, dan di kalangan Syiah. Buku yang diterbitkan oleh Pustaka Pesantren juga menerbitkan dua buku dengan tema dan penulis yang sama, yakni: Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi dan Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama Klasik.


Abu Muhammad (AM) Waskito yang menanggapi buku trilogi data dan fakta penyimpangan salafi tulisan Syaikh Idahram itu mengatakan(baca buku Bersikap Adil kepada Wahabi: penerbit Pustaka Al-Kautsar), ketiga buku Syaikh Idahram penuh dengan fitnah dan adu domba yang justru menyenangkan musuh-musuh Islam. Idahram membuat criteria-kriteria sepihak tentang siapa saja yang masuk dalam kategori Salafi Wahabi., kemudian memusuhinya secara membabi buta.

Workshop Radikalisme

Dalam workshop itu, KH. Said Agil Siraj kembali menjelaskan definisi radikalisme. Menurutnya, kata radikal berasal dari kata radiks yang artinya akar yang paling dasar. Fenomena radikalisme, lanjut kiai NU, bukanlah barang baru. Radikalisme sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Saw masih ada.

KH. Said Agil Siraj mengatakan, Rasullah Saw selama 13 tahun, saat berada di Makkah, membiarkan 360 berhala di Masjidil Haram. Artinya, Nabi Saw ketika itu mengutamakan stabilitas keamanan terlebih dahulu. Setelah aman, baru bicara iman. “Kalau waktu itu, Nabi sudah menghancurkan berhala, maka bunuh diri namanya,” kata sang kiai.

Delapan tahun kemudian, Rasulullah dan kaum muslimin hijrah ke Madinah. Pada saat peristiwa Fathul Makkah, Nabi dan sekitar 15.000 umat Islam berhasil memasuki kota Makkah. Ketika itulah Nabi mengumumkan amnesty umum, semua orang Makkah oleh Nabi dimaafkan. Hanya 16 orang yang ketakutan, tidak percaya dengan janji Nabi Saw, salahsatunya adalah ikrimah (anak Abu Jahal).

“Saat Fathul Makkah, penduduk Makkah berbondong-bondong  masuk Islam. Lalu, dengan kesadaran sendiri, ramai-ramai menghancurkan berhala dari Masjidil haram. Jadi bukan karena terpaksa atau doktrin,” kata kiai Said.

Dalam bagian lain, KH Said Agil menjelaskan, “Khalifah Ali bin Abi Thalib dibunuh ketika usai shalat berjamaah di masjid. Sebenarnya ada tiga orang sahabat yang hendak dibunuh, tapi hanya Ali yang shalat Subuh di masjid, dua sahabat lainnya tidak ke masjid, mungkin karena  Subuhnya kesiangan,” kata kiai guyon yang tidak pantas menyebut sahabat Nabi subuhnya kesiangan.  

Lalu, Ali dibunuh oleh seseorang bernama Abdurahman bin Muljam. Orang yang membunuh ini adalah seseorang yang alim, setiap malam tahajud, selalu berpuasa, bahkan hafal Al-Qur’an. “Kenapa Ali dibunuh? Karena Ali oleh Abdurrahman bin Muljam dianggap kafir. Dicap kafir, disebabkan Ali menggunakan hukum hasil dari rapat dan musyawarah manusia. Ali pun dianggap tidak menjalankan hukum Allah. Ali yang dianggap kafir, maka menjadi halal darahnya, dan harus dibunuh.”

“Prediksi Nabi terbukti. Ada orang yang mentang-mentang jenggotnya panjang, lalu mengkafirkan Ali yang merupakan sepupu Rasulullah, menantu Nabi saw, termasuk Sabiqul Awwalun, remaja yang pertama kali masuk Islam, dan pintu gerbangnya ilmu, serta sahabat yang dijamin masuk surga. Bahkan Ali berhasil menguasai Khaibar saat melawan Yahudi. Jadi, aneh jika ada anak kemaren sore, tamatan liqo atau tarbiyah, jebolan pesantren kilat, tiba-tiba mengkafirkan Ali ra,” kata Kiai Said. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Senin, 29 Nov 2021 21:30

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Senin, 29 Nov 2021 19:45

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Senin, 29 Nov 2021 19:00

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

Senin, 29 Nov 2021 17:53

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Senin, 29 Nov 2021 17:36

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Senin, 29 Nov 2021 17:02

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Senin, 29 Nov 2021 15:23

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Senin, 29 Nov 2021 15:11

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Senin, 29 Nov 2021 12:51

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54


MUI

Must Read!
X