Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
27.212 views

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Melempar Fitnah, Ustadz Membalas Tausiyah

JAKARTA (voa-islam) – Para tokoh yang difitnah Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj sebagai para penebar terorisme dan radikalisme, dengan bijak balik membalas dengan taushiyah persaudaraan.

Di antara dua belas yayasan, nomor satu yang dituding sebagai yayasan Salafi-Wahabi penebar terorisme & radikalisme oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqiel Siradj adalah Yayasan Al-Sofwa Jakarta.

“Ada dua belas yayasan yang indikasinya di situlah Radikalisasi tumbuh; di Lenteng Agung namanya Al-Sofwa, ketuanya namanya Maman Abdurrahman dan Farid Oqbah,” tuding Said Aqil dalam workshop “Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren” yang digelar Muslimat NU di Park Hotel Jakarta, Sabtu (3/12/2011).

“Inilah yayasan-yayasan yang mengajarkan Islam Radikal atau wahabi,” tandas Said Aqil berapi-api didampingi Ketua BNPT Ansyad Mbai, setelah merinci dua belas yayasan Islam yang dituding Salafi Wahabi penebar terorisme.

Bahaya dua belas yayasan Wahabi Salafi tersebut, tuding Said Aqil, antara lain mengajarkan ideologi Islam Radikal sehingga lahirlah aksi pemboman masjid Cirebon.

“Yayasan-yayasan itulah yang mengajarkan ajaran Islam radikal atau Wahabi. Pelaku bom Masjid Mapolresta Az-Zikra di Cirebon, Gus Syarifuddin adalah jebolan As-Sunnah Cirebon. Bahkan telah mengafirkan bapaknya sendiri. Begitu juga dengan pelaku pengeboman Gereja Bethel di Solo, yakni Gus Ahmad Yosefa juga merupakan alumunus As-Sunnah. Lalu pelaku bom Ritz Carlton, Syaifuddin ternyata dari Manis Lor Kuningan,” kata Kiyai yang dalam buku Kristen terang-terangan menyatakan bahwa Tauhid Islam sama dengan Trinitas Kristen itu. (baca: Koreksi Aqidah KH Said Aqil Sirajd: Jangan Samakan Tauhid Islam dengan Trinitas Kristen).

Apa yang disampaikan Professor Dr KH Said Aqiel Siradj MA di hadapan puluhan kiyai dan nyai Nahdliyin itu sungguh memalukan. Tega-teganya Ketua Umum PBNU ini menyuguhkan data palsu dan kebohongan di hadapan para kiyai dan nyai Nahdliyin?

Menyebut Yayasan Al-Sofwa sebagai salah satu yayasan penebar radikalisme dan terorisme, tentunya harus dibuktikan secara detil berdasarkan fakta dan data yang valid, bukan fitnah dan tuduhan ompong. Sayangnya, Said Aqil Siradj sama sekali bungkam, tak bisa mengungkap kapan, siapa, di mana dan apa buktinya bahwa Al-Sofwa mengajarkan radikalisme dan terorisme yang melahirkan aksi pemboman masjid Cirebon.

Satu-satunya data yang diungkap Said Aqil Siradj adalah kepemimpinan Al-Sofwa. Menurutnya, Al-Sofwah dipimpin oleh Aman Abdurrahman dan Farid Ahmad Oqbah.

Sekali lagi, kasihan para kiyai dan nyai NU, dikumpulkan di hotel mewah,  malah disuguhi kebohongan. Siapapun tahu, kalau direktur Al-Sofwa itu Abu Bakar bin Muhammad Altway Lc, bukan Aman Abdurrahman maupun Farid Oqbah. Aman Abdurrahman memang pernah menjadi staf di Al-Sofwa, tapi hanya sebagai imam masjid, bukan direktur. Sedangkan Farid Oqbah adalah direktur Islamic Centre Al-Islam, bukan direktur Al-Sofwa.

Saat dikonfirmasi voa-islam.com, Sandhi, Kepala Humas dan Ketua Depsos Al-Sofwa, menegaskan bahwa tuduhan Said Aqil Siradj itu sama sekali tidak benar.

“Itu tidak benar, Aman Abdurrahman bukan pimpinan Al-Sofwa. Ustadz Farid Ahmad Oqbah juga bukan pimpinan Al Sofwah,” ujarnya kepada voa-islam.com, Senin siang (5/12/2011).

Sandi menambahkan, Yayasan Al-Sofwa juga tidak pernah mengajarkan kekerasan maupun aksi pemboman seperti tudingan Said Aqil Siradj. Sandi menyayangkan, sebagai tokoh nasional dan ketua PBNU, seharusnya Said Aqil Siradj memaparkan data yang benar, jangan memberikan dusta yang memfitnah lembaga dakwah seperti Al Shofwa.

Senada itu, mendengar namanya disebut-sebut sebagai Pimpinan Al-Sofwa, Ustadz Farid Ahmad Oqbah merasa heran dan kasihan terhadap Said Aqil Siradj yang salah kaprah dalam merilis data di hadapan puluhan kiyai dan nyai Nahdliyin. “Saya tidak pernah menjadi pimpinan Al-Sofwa, dan tidak ada keterkaitan dengan Yayasan Al-Sofwa,” ujarnya.

Pimpinan Islamic Centre Al-Islam ini mengimbau Said agar melakukan ceck and recheck kepada Yayasan Al-Sofwa sebelum berbicara tentang Al-Sofwa, agar tidak menyebarkan data salah dan menjadi fitnah. “Al-Sofwa itu kan lembaga resmi, data saja langsung ke sana, apa kegiatan mereka?” imbau Farid yang juga Pengurus Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) itu.

Farid juga mempertanyakan motif Said dengan merilis tudingan yang salah kaprah terhadap ormas-ormas Islam. “Menyebar tuduhan seperti itu landasan dan tujuannya apa?“ tuturnya.

Uniknya, meski namanya difitnah secara salah kaprah sebagai pimpinan ormas radikal penebar terorisme dan radikalisme, Ustadz Farid Oqbah tidak bereaksi menghujat balik kepada Said Aqil Siradj. Meski difitnah secara sepihak, dengan bijak Pimpinan Pesantren Tinggi Al-Islam ini menyampaikan nasihat yang menyejukkan. Menurutnya, dalam kondisi seperti saat ini, yang dibutuhkan umat dari para dai, kiyai dan tokoh agama adalah ukhuwah, bukan malah memecah-belah.

“Dalam kondisi sekarang ini yang harus dibangun itu adalah persaudaraan dan saling menghormati satu sama lain, bukan malah menyebar fitnah seperti ini. Dan jangan lupa, agama ini nasihat, bukan malah saling mewaspadai,” ujarnya kepada voa-islam.com, Senin (5/12/2011). “Kalau memang kita ada salah dinasihati. Janganlah mereka terbawa arus saling curiga-mencurigai, jangan tuduh-menuduh yang tidak ada kejelasannya jadi ini tidak sehat,” tambahnya.

Farid Oqbah mengajak Said Aqil Siradj dan semua pimpinan lembaga Islam agar merenungkan dan mengamalkan sabda Rasulullah yang menekankan bahwa sesama Muslim itu bersaudara, jangan saling memfitnah, iri hati, menipu, membenci, menzalimi dan merendahkan satu sama lainnya. “Harusnya sebagai pimpinan lembaga Islam memberi contoh yang baik bukan justru menyebar fitnah seperti ini,” tegasnya seraya mengutip hadits Nabi SAW dalam riwayat Muslim:

“Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda," Janganlah kalian saling iri! Janganlah kalian saling jual beli menipu! Janganlah kalian saling membenci! Janganlah kalian saling membelakangi! Janganlah kalian menawar barang yang sedang ditawar orang lain! Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara! Seorang muslim adalah saudara muslim yang lain. Ia tidak akan menzaliminya, menelantarkannya ataupun merendahkannya.”

Subhanallah! Betapa besar jiwa para tokoh Islam yang difitnah Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA, Ketua Umum PBNU. Meski dilempar fitnah, dengan bijak membalas dengan taushiyah. [taz, ahmed widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
SAMA RATA SAMA RASA : Ide Komunis Yang Sedang Dimasyarakatkan

SAMA RATA SAMA RASA : Ide Komunis Yang Sedang Dimasyarakatkan

Kamis, 28 May 2015 06:35

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Assad Tidak Akan Lama Lagi

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Assad Tidak Akan Lama Lagi

Kamis, 28 May 2015 06:30

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Kamis, 28 May 2015 04:40

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Rabu, 27 May 2015 23:55

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Rabu, 27 May 2015 22:09

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 21:35

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Rabu, 27 May 2015 21:10

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Rabu, 27 May 2015 20:09

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Rabu, 27 May 2015 20:05

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

Rabu, 27 May 2015 20:00

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Rabu, 27 May 2015 19:59

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

Rabu, 27 May 2015 19:45

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus  Yaman di Ibukota Sana'a

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus Yaman di Ibukota Sana'a

Rabu, 27 May 2015 19:30

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Rabu, 27 May 2015 19:15

Ratusan Umat Islam dari FUI, MMI, FPI Demo Kejahatan Genosida di Depan Kedubes Myanmar

Ratusan Umat Islam dari FUI, MMI, FPI Demo Kejahatan Genosida di Depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 19:00

Paksa Muslim Makan Daging Babi Busuk, Polisi Jerman Diberhentikan dari Tugas

Paksa Muslim Makan Daging Babi Busuk, Polisi Jerman Diberhentikan dari Tugas

Rabu, 27 May 2015 16:27

Turki Akan Bantu Oposisi Moderat Suriah dengan Serangan Udara untuk Perangi Daulah Islam

Turki Akan Bantu Oposisi Moderat Suriah dengan Serangan Udara untuk Perangi Daulah Islam

Rabu, 27 May 2015 15:09

Pemerintah Syi'ah Irak Paksa Pengungsi Sunni Ramadi Kembali Ke Zona Perang

Pemerintah Syi'ah Irak Paksa Pengungsi Sunni Ramadi Kembali Ke Zona Perang

Rabu, 27 May 2015 14:05

AS Kembali Salahkan Pasukan Syi'ah Irak atas Jatuhnya Kota Ramadi ke Tangan Daulah Islam

AS Kembali Salahkan Pasukan Syi'ah Irak atas Jatuhnya Kota Ramadi ke Tangan Daulah Islam

Rabu, 27 May 2015 13:45

Surat Ancaman Teror 2 Masjid di Arizona Amerika Serikat

Surat Ancaman Teror 2 Masjid di Arizona Amerika Serikat

Rabu, 27 May 2015 13:30



Must Read!
X