Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.183 views

PKS: Agar Tidak Kecolongan, Umat Islam Harus Pantau Terus RUU Ormas

JAKARTA (Voa-Islam) – Anggota Pansus RUU Organisasi Kemasyarakatan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andi SH, berharap ormas Islam memiliki timnya sendiri untuk terus memantau proses pembuatan RUU Ormas ini untuk menjadi Undang-undang. Jangan sampai memasuki detik-detik terakhir, baru ada interupsi, sehingga UU yang ditetapkan nanti justru merugikan organisasi.

“Yang namanya politikus, di depan bermuka manis, tapi diam-diam mereka bernafsu untuk meloloskan kepentingannya. PKS berkomitmen untuk nonkrong terus memantau RUU Ormas, mulai dari Pansus, Panja hingga Paripurna. Seperti diketahui, di Pansus PKS cuma ada tiga orang. Saya berharap banyak pihak yang mengawal RUU ini, dikhawatirkan ketika dilakukan voting, DPR akan menggolkan RUU ini. Tapi jika public terus memantau, mereka akan merasa terawasi. Karena itu,  ormas Islam harus terus memantau. Mengingat, target RUU ormas Islam adalah ormas Islam yang sering digambarkan sebagai pihak yang suka melakukan anarkis,” jelas Andi.

Saat ini, Andi belum bisa memetakan siapa-siapa saja yang mendukung asas tunggal Pancasila. Namun, ia yakin saat di Panja nanti, tatkala dibahas pasal per pesal, akan terjadi perdebatan dan terlihat warnanya, partai mana yang mendukung gagasan Pancasila sebagai asas tunggal dan mana yang menolak. “Kalau sekarang belum kelihatan, baru sebatas sharing saja,” ujar Andi.

Sebagai catatan, RUU Ormas ini merupakan inisiatif DPR, bukan pemerintah. Adapun DPR sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan semua komponen masyarakat atau ormas, tepatnya sejak bulan Oktober, November, Desember tahun 2011, hingga Januari 2012. Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus RUU Ormas ini yang diadakan Kamis (26/1) lalu merupakan putaran terakhir yang rencananya akan berlanjut pada Rapat Panja, sekitar bulan Maret nanti.  

Desakan FPI Dibubarkan

Dikatakan Andi, RUU Ormas ini hadir atas desakan persoalan dinamika ormas yg terjadi di negeri ini. Diakuinya, ada pihak-pihak tertentu yang menghendaki ormas  “radikal” seperti FPI dibubarkan, ada pula yang berkeinginan untuk menguatkan kembali Asas Tunggal Pancasila. Dalam Rapat Dengar Pendapat sebelumnya, ada beberapa ormas yang memiliki koneksi dengan partai tertentu, begitu bersemangat mendeskreditkan ormas Islam.

PKS tidak ingin ekskutif atau negara bertindak sewenang-wenang, dikarenakan tidak ada pengaturan yang jelas. Juga jangan sampai terjadi, LSM komparador asing  yang didukung oleh koneksi media yang kuat, terus menekan  pemerintah untuk membubarkan ormas Islam.

Bukan tidak mungkin, kata Andi, desakan pembubaran ormas Islam karena pesanan asing, meski ia belum punya bukti untuk itu. “Tapi, yang jelas, dalam RDP sebelumnya, ada komparador asing, dan kelompok yang  taklid nasionalnya  berlebihan, menggadang-gadang Pancasila untuk dijadikan Asas Tunggal. Sampai ada yang sinis dengan simbol ormas Islam tertentu, hanya karena menggunakan bahasa Arab yang katanya  simbol ke-Arab-araban.”

Andi berharap, dengan RUU Ormas, pemerintah tidak menggunakan tangannya untuk membubarkan ormas Islam tertentu. Saya setuju, jika ada oknum yang melanggar hukum, maka ditindak saja melalui mekanisme hukum yang ada, namun tak perlu membubarkan organisasinya. Intinya, jangan terjadi abuse of power.”

“Tujuan RUU Ormas ini adalah agar ada aturan yang jelas, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara lebih tertib. Itulah sebabnya, DPR menggelar Rapar Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan mengundang banyak pihak, sehingga diharapkan RUU ini menjadi inspiratif, tidak hanya top down belaka, atau hanya dari  perspektif DPR atau eksekutif saja, tapi juga pelaku yang menjadi objek dan subjek ormas itu sendiri. Kita lihat saja dinamikanya nanti,” jelas Andi, anggota DPR Fraksi PKS yang masih muda itu.

Prinsip PKS adalah jangan ada pemaksaan. Semua pihak harus diakomodir aspirasinya. Mengingat fungsi ormas itu membantu negara, mengorganisir masyarakat untuk tujuan kemaslaathan umat. PKS tak menghendaki, jangan sampai terjadi pemaksaan asas tunggal.

“Ada indikasi ke arah itu, dimana Pancasila ingin dikuatkan kembali sebagai asas tunggal seperti pada masa Orde Baru. Jika saja Asas Tunggal Pancasila itu berhasil di gol kan, sungguh ini adalah kemunduran yang luar biasa,” tukas Andi.

Ketika ditanya, bagaimana dengan ormas yang dari segi ajaran dan pemahamannya menyimpang dan sesat menyesatkan? Yang jelas, kata Andi, kita harus memagari itu. Jika ada ormas yang bertentangan dengan hukum, seperti melanggar SKB  Tiga Menteri, harusnya dibubarkan. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47


MUI

Must Read!
X

Ahad, 28/02/2021 18:20

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah