Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.090 views

Biadab! Warga Muslim Garut Diajak Piknik ke Gereja untuk Dimurtadkan

Garut (VoA-Islam) – Tragis. Sekitar 29 orang warga Desa Sukamulya, Talegong, Kabupaten Garut yang semula diajak piknik ternyata malah dibawa ke sebuah gereja di daerah Pangalengan Kabupaten Bandung (6/5). Sebelumnya, warga yang beragama Islam itu tidak tahu menahu rencana wisata yang akan dituju. Yang pasti mereka terkejut ketika bis yang ditumpanginya terhenti di halaman gereja. Demikian kontributor Voa-Islam di Bandung melaporkan.

Seluruh warga pun turun dari bis, lalu dipandu pihak panitia untuk masuk ke dalam gereja. Dan ternyata, di dalam gereja, sudah berkumpul jemaat gereja yang tengah mendengarkan khotbah, bernyanyi dan berdoa menurut ajaran mereka (Kristiani).

Beberapa saksi yang ikut dalam rombongan wisata itu menuturkan, warga tidak langsung dibaptis dan hanya sekedar mengikuti kebaktian. Yang pasti, ada upaya yang sengaja untuk memurtadakan warga Garut. Inilah Kristenisasi berkedok tour wisata. Waspadah!!

Fakta yang berhasil dihimpun Voa-Islam, ternyata biang keladi dari upaya pemurtadan itu dilakukan oleh tiga orang yang bernama Opa alias Danu, Caca dan Didin. Ketiga orang ini diketahui sudah murtad atau keluar dari Islam sebelumnya. Kemudian, Opa, Caca dan Didin mengajak warga di daerah tersebut untuk ikut kegiatan tur, dan masing-masing orang yang ikut telah dijanjikan uang pengganti ongkos, asalkan mereka ikut pada kegiatan tersebut.

"Rata-rata per orang dapat Rp. 35.000. Selain diberi uang transport, peserta diberi makan, tas sekolah dan  susu untuk bayi. Saya mendapat uang sebesar 1,8 juta dari Pak Roni yang berasal dari Jakarta," terang Danu saat ditangkap oleh Laskar Islam untuk dibawa ke kantor Desa Sukamulya (16/5).

Laskar Islam yang merupakan gabungan dari ormas Islam di Bandung dan sekitarnya itu meliputi Gardah, Gempa, Gapas, Laskar Umat Islam, Front Ummat Islam, Laskar Sabilillah dan AK-12. Laskar membawa ketiga pelaku penipuan yang membohongi warga itu ke kantor desa, agar jera dan tidak melakukan kegiatan pemurtadan di daerah tersebut.

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 4 jam di kantor Desa itu akhirnya diputuskan. Danu, Caca dan Didin diusir untuk meninggalkan daerah Garut. Ketiga pemuda ini juga didesak membuat surat pernyataan agar tidak lagi melakukan kegiatan pemurtadan di manapun mereka berada. Bila mereka masih melanggar, maka laskar akan membawanya ke jalur hukum. "Saya siap mematuhi semuanya," tegas Danu di hadapan laskar.

Konyolnya lagi, meski ketiga murtadin telah berpindah agama (Kristen), saat diperiksa KTP-nya ternyata masih tertulis beragama Islam. Padahal yang bersangkutan telah murtad sejak tahun 2007. Menurut sumber Voa-Islam yang tidak mau disebutkan namanya, yang bersangkutan ternyata dalam beberapa minggu ke belakang, sempat membuat E-KTP. Ketika ditanya petugas sebanyak tiga kali apa agama anda? Yang bersangkutan menyatakan, agamanya Islam, padahal dia telah berubah agama menjadi Nasrani.

Salah seorang perwakilan dari Gardah, Ustadz Suryana Nurfatwa, mereka seperti menabuh gendering perang dengan melakukan kegiatan pemurtadan berkedok tour wisata. Pihak Gereja yang berada di balik kejadian ini akan dikejar untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Pendapat senada dikatakan Ketua Gempa, Ustadz Ujang Mujadin. Ia menegaskan, kejadian ini merupakan bukti, misionaris terus bekerja untuk melakukan Kristenisasi di Indonesia. "Kami tidak akan tinggal diam. Siapa yang melakukan pemurtadan akan berhadapan dengan kami," tegasnya.

Seluruh ormas Islam di Bandung dan sekitarnya akan terus mengawal kasus ini untuk segera dituntaskan dan menyeret pelakunya ke jalur hukum. "Harus ada tindakan tegas agar mereka tak mengulangi perbuatannya," tegas Amas Al Uyan, ketua MUI Desa Sukamulaya kepada Voa-Islam perwakilan Bandung. (Dendy/Warta Islam/Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Senin, 28 Sep 2020 23:55

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Senin, 28 Sep 2020 20:50

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Senin, 28 Sep 2020 18:46

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

Senin, 28 Sep 2020 18:35

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

PM Maroko: Tidak Ada Perdamaian Tanpa Negara Merdeka Bagi Palestina

Senin, 28 Sep 2020 15:00

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Negara Timur Tengah dan Asia Khawatir Atas Konflik Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 Sep 2020 14:00

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

AS Ancam Tutup Kedutaan Besar di Irak Jika Serangan Roket Terus Berlanjut

Senin, 28 Sep 2020 11:50

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

Ahad, 27 Sep 2020 21:07

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ahad, 27 Sep 2020 21:05

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

Ahad, 27 Sep 2020 20:45

Kasihan Pak Prabowo

Kasihan Pak Prabowo

Ahad, 27 Sep 2020 20:20

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Ahad, 27 Sep 2020 20:00

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X