Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.458 views

Mengapa Setiap Ramadhan-Idul Fitri Umat Islam di Azab Orang Kafir?

Jakarta (voa-islam.com) Belum lagi Ramadhan tiba, harga-harga kebutuhan pokok sudah melangit. Tak terkendali. Rakyat miskin yang akan menghadapi Ramadhan menjerit. Karena naiknya harga-harga kebutuhan pokok. Mereka tidak lagi mengerti mengapa setiap menjelang Ramadhan sampai Idul Fitri harga kebutuhan pokok melangit?

Sebaliknya, saat menjelang Natal dan Tahun Baru Masehi, tak ada kenaikkan harga. Justru di pasar-pasar harga kebutuhan pokok stabil, dan bahkan di mall-mall, terjadi banting harga. Sungguh umat Islam selalu di azab oleh orang-orang kafir, yang telah menguasai jaringan ekonomi dan kebutuhan pokok di negeri ini.

Harga kebutuhan pokok seperti beras, terigu, gula, minyak goreng, daging sapi, telur, dan sayur-mayur, semua harganya naik. Rata-rata sekarang naiknya di pasar kisarannya mencapai 20 persen. Pemerintah tidak lagi memiliki kontrol terhadap barang-barang kebutuhan pokok yang menjadi hajat hidup rakyat. Ini sudah terjadi sejak zaman reformasi. Di mana semua kebutuhan pokok sudah dikuasai jaringan kartel atau dimonopoli kaum pemilik modal.

Sekarang yang terjadi berlakunya hukum besi ekonomi, yaitu tergantung oleh "supply" dan "demand". Jika demand (permintaan) pasar besar atau meningkat, pasti akan mempengaruhi supply. Dengan begitu akan mempengaruhi sistem harga, di mana barang-barang yang sudah dikuasai jaringan kartel ekonomi, sangat dengan mudah menentukan harga. Rakyat tidak dapat berkutik, karena sistem kartel dan monopoli yang sudah menggurita.

Umumnya, para pemegang kartel atau monopoli sistem perdagangan kebutuhan pokok, siapa lagi, tak lain golongan taoke Cina, yang sebagai pemilik dan menguasai modal. Sehingga mereka menguasai seluruh kebutuhan pokok rakyat di negeri ini. Seperti beras dan gula serta minyak tidak lagi dikendalikan oleh pemerintah (Bulog) Tetapi sekarang dipegang para "taoke" Cina, yang menguasai jaringan bisnis kebutuhan pokok. Tentu, mereka tidak peduli dan ada belas kasihan terhadap rakyat, yang mereka  tuju hanyalah keuntungan meningkat, dan asset bertambah.

Memang, sekarang sejak pemerintah melepaskan pengendalian harga, terutama beberapa kebutuhan pokok, dan ini merupakan bagian program IMF, dan pemerintah hanya dibolehkan mengendalikan harga beras. Tetapi, beraspun sekarang sudah tidak lagi dikendalikan pemerintah. Seluruhnya diserahkan kepada swasta. Segelintir pengusaha yang umumnya, Cina, yang sekrang menguasai jaringan bisnis kebutuhan pokok rakyat.

Semua karena pemerintah telah melakukan liberalisasi sistem perdagangan dan ekonomi di Indonesia. Semua diserahkan kepada mekanisme pasar. Pemerintah tidak akan lagi melakukan campur tangan terhadap masalah ekonomi dan perdagangan.

Saat umat Islam menjelang Ramadhan dan Idul Fitri itu, kebutuhan meningkat dengan sangat drastis, terutama kebutuhan konsumsi, yang sangat besar. Karena itu, para pemegang kebutuhan pokok rakyat itu, selalu memanfaatkan momen di bulan Ramadhan dan Idul Fitri mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Sekalipun rakyat miskin menjerit, mereka tidak ada urusan dengan rakyat miskin. Mereka hanya memikirkan bagaimana mendapatkan untung sebesar-besarnya.

Umat Islam yang mayoritas dari 240 juta penduduk di Indonesia, dan setiap Ramadhan dan Idul Fitri kebutuhan konsumsi meningkat dengan sangat pesat, kemudian kondisi ini dimanfaatkan oleh para pengusaha dan pemilik modal mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.

Dengan kondisi seperti ini, umat Islam seharusnya mulai berpikir ulang, dan menghemat kehidupan mereka. Tidak boros. Berlebihan dalam berbuka dan sahur di pagi hari. Mengapa justeru di bulan Ramadhan, tingkat konsumsi meningkat dengan sangat drastis? Seharusnya tingkat konsumsi menurun, dan tidak menjadi peluang memeras umat Islam dan rakyat olen para pengusaha yang menguasai jaringan bisnis kebutuhan pokok.

Hasan al-Banna pernah menyerukan kepada umat Islam, jangan sesenpun uang umat Islam dibelanjakan kepada orang-orang kafir. Bagaimana sekarang umat Islam, justeru berbondong-bondong membelanjakan hartanya kepada orang-orang kafir. Tidak lagi memikirkan dampaknya. Sungguh, setiap  Ramadhan dan Idul Fitri umat Islam di  azab oleh orang-orang kafir yang menguasai jaringan ekonomi di Indonesia. af/by

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Nasihat Kematian

Nasihat Kematian

Selasa, 01 Dec 2020 11:00

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Selasa, 01 Dec 2020 09:50

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

Senin, 30 Nov 2020 23:50

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Senin, 30 Nov 2020 21:51

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Senin, 30 Nov 2020 21:44

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Senin, 30 Nov 2020 21:00

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Senin, 30 Nov 2020 20:00

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Senin, 30 Nov 2020 19:30

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X