Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.550 views

Ulama Madura Beberkan Insiden Sampang: Kaum Syiah Melempar Bom Molotov

SAMPANG (VoA-Islam) – Sebelumnya, media memberitakan apa yang terjadi di Sampang secara sepihak. Setara Institute, misalnya menyatakan, persitiwa penyerangan, pembunuhan, dan pembakaran pemukiman Syiah Sampang, bukanlah kerusahan tapi penyerangan sistematis yang direncanakan.

Ketua Badan Pengurus LSM Setara Institute Hendardi bahkan menuding Polda Jawa Timur telah gagal menjaga keamanan dan melindungi warga. Ia menuntut agar Kapolda Jatim dicopot dari jabatannya. "Keberulangan ini terjadi karena kekerasan terus dibiarkan tanpa menegakkan hukum," imbuh Hendardi.

Badan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura (BASSRA) ternyata punya versi lain atas konflik berdarah antara kaum Sunni dan Syiah, Desa Karanggayam, Omben Sampang, Jatim. Dalam rilis nya, Senin (27/08/2012), Bassra menemukan ada lemparan bom molotov dari kaum Syiah kepada kaum Sunni saat penghadangan bus.

Berikut kronologi peristiwanya:

1. Pada tanggal 19 Juli 2012, Bassra menampung tuntutan masyarakat Karang Gayam (tempat desa pemimpin aliran Syiah, Tajul Muluk) . Di antara tujuan masyarakat kala itu adalah; Pertama;  Ucapan terima kasih atas penanganan serius aparat dalam kasus Tajul Muluk dengan vonis 2 tahun penjara.

Kedua, bila Tajul telah divonis sesat, maka pengikutnya haruslah kembali ke paham Ahlus Sunnah wal Jamah (Aswaja) atau ditindak sebagaimana pemimpinnya, Tajul Muluk.

Ketiga, masyarakat Karang Gayam meginginkan desa mereka seperti desa yang lain, tidak ada Syiah. Terakhir, ulama diminta menyampaikan tuntutan ini pada pihak yang berwenang.

2. Atas kedatangan masyarakat desa Karang Gayam ini, maka ulama BASSRA menemui FORPIMDA pada 7 Agustus 2012 dengan menghasilkan 6 kesepakatan:

Pertama, pengembalian pengikut Tajul Muluk ke Aswaja sedang diupayakan oleh gabungan pihak kepolisian-NU-MUI dan Ulama setempat dibawah koordinasi aparat Pemkab Sampang.

Kedua, Polisi diminta mengaktifkan pelarangan senjata tajam (Sajam)  di desa Karang Gayam - Beluuran.

Ketiga, anak-anal warga Syiah yang telah terlanjur dikirim (dibeasiswakan ke pondok-pondok Syiah,  disepakati sebagai tanggung jawab Pemkab Sampang untuk pemulangan dan memasukkan mereka ke pondok pesantren  Aswaja dengan biaya dari Pemkab.

Keempat,  ulama BASSRA bersama pemerintah Sampang akan terus mengawal naik bandingnya Tajul Muluk di antaranya akan menemui Gubernur Jatim, agar hukuman Tajul sesuai keputusan pengadilan Sampang atau sesuai tuntutan Jaksa.

Kelima,  khusus untuk jangka pendek, kasus Sampang disepakati tidak mengangkat sebutan Syiah, cukup sebutan Aliran sesat demi proses hukuman Tajul bisa lancar.

3. Selanjutnya, usai menemui Bakorpakem, ulama Bassra mengupayakan agar Bakorpakem Sampang, bisa memutuskan dan menetapkan bahwa Syiah itu sesat yang harus dilarang di Madura dan selanjutnya, keputusan tersebut diajukan ke Bakorpakem Jatim bhkan ke Pusat.

4. Pada tanggal 23 Agustus 2012, masyarakat desa Karang Gayam, menuntut janji kembali pada para ulama Bassra atas pelaksanaan dan janji Pemkab Sampang yang disampaikan kepada ulama Bassra pada tanggal 7 Agustus 2012. Alasan mereka, karena  saat itu, belum terlihat penanganan dari pihak manapun. Namun sebelum ulama Bassra menemui Pemkab Sampang, hari itu juga, Ahad, 26 Agustus 2012, sudah meledak tragedi berdarah yang disebabkan anak-anak Syiah dipondokkan di YAPI (Bangil) dan Pekalongan hendak kembali dari liburan.

Saat itu, bus yang hendak menjemput mereka dihadang oleh masyarakat. Rupanya kaum Syiah tidak terima dan menyerang balik dengan menggunakan bom molotov. Maka terjadilah bentrokan yang menyebabkan kaum Sunni dari luar desa Karang Gayam ikut juga berdatangan, sehingga aparat polisi tidak bisa mencegah insiden tersebut.

Sekretaris Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) Jawa Timur, Zaenal Buhtadien, menyatakan, kerusuhan antara warga dengan komunitas Syiah Sampang dipicu karena niat warga Syiah yang akan kembali membangun tempat ibadah dan rumah keluarga pimpinan Syiah Sampang, Ustad Tajul Muluk. Niat warga Syiah membangun kembali tempat ibadah dan rumah keluarga Ustad Tajul itulah yang menjadi pemicu kemarahan warga sekitar."Mereka akan bangun lagi rumah Tajul dan dihalang-halangi warga," kata Zaenal.

Sikap MUI Jatim

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur meminta semua pihak menahan diri untuk bersikap anarkis. MUI juga meminta aparatur Negara untuk mengambil langkah-langkah agar masalah keamanan terkendali seperti semula. MUI juga tidak menginginkan masyarakat berjalan sendiri-sendiri.

Secara khusus MUI menolak aksi-aksi kekerasan, namun juga melarang aksi-aksi yang justru melahirkan kekerasan. Yang dimaksud memancing aksi kekerasan adalah tindakan dan aktifitas kalangan Syiah yang hanya akan memancing masyarakat Sampang.

Selama ini, menurut Ketua MUI Jawa Timur, KH. Abdussomad Buchori di Kantor MUI Jawa Timur Jalan Dharmahusada Selatan No 5 Surabaya., jika ada kejadian seperti ini, yang ditonjolkan hanya akibatnya saja. Tetapi yang menyebabkan lahirnya kekerasan justru tidak pernah diungkap media.

Saat ditanya apa tindakan MUI agar kasus seperti ini tak terjadi lagi, Abdussomad mengatakan, bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa sesat aliran-aliran yang tidak sesuai dengan 10 kreteria yang dikeluarkan oleh MUI. Hanya saja menurutnya, semua kewenangan yang ada dilapangan bukan wilayah MUI, sepenuhnya wilayah aparat.“Kewenangan MUI hanya mengawal akidah dan syariat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, MUI telah mengeluarkan fatwa penodaan agama terhadap Syiah. Namun tidak berarti jika ada orang salah dihakimi sendiri. Itu tidak boleh terjadi. Agar masalah bisa berjalan jernih, MUI menghimbau aparat bertindak cepat agar suasana kembali baik. Ia juga menghimbau media massa tidak bikin judul-judul berita yang memanaskan situasi.(Desastian/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37

Presiden Gadungan

Presiden Gadungan

Sabtu, 11 Jul 2020 05:00

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Jum'at, 10 Jul 2020 22:41

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

Jum'at, 10 Jul 2020 22:00

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Jum'at, 10 Jul 2020 21:46

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

Jum'at, 10 Jul 2020 21:33

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Jum'at, 10 Jul 2020 21:30

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Jum'at, 10 Jul 2020 21:15

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Jum'at, 10 Jul 2020 21:00

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Jum'at, 10 Jul 2020 19:15

 Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Jum'at, 10 Jul 2020 18:59

Jokowi Merasa Ngeri

Jokowi Merasa Ngeri

Jum'at, 10 Jul 2020 18:40

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X