Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.129 views

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak Mencuci Uang

Jakarta (voa-islam.com) Siapa nyana dan siapa nyangka mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, akhirnya ditetapkan  menjadi tersangka kasus pencucian uang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berat.

Dengan penetapan ini, sangkaan pidana terhadap mantan Presiden PKS ini, berlapis, menjadi dua perkara, yakni kasus korupsi terkait  pengurusan impor daging sapi dan kasus pencucian uang.

"Penyidik KPK menetapkan LHI (Luthfi Hasan Ishak) sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) sejak 25 Maret 2013", ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta, Selasa (26/3).

Untuk kasus korupsi terkait pengurusan impor daging sapi, Luthfi dikenai Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 atau Pasal 12A Huruf J Undang-Undang  Nomor 31 Tahun 1999, juncto UU No 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Luthfi diduga menerima suap dari perusahaan importir daging PT Indoguna Utama melalui orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

Dalam kasus ini,  Luthfi diduga menggunakan pengaruhnya dalam membantu PT Indoguna Utama mendapatkan kuota import daging sapi dari Kementerian Pertanian. Jabatan saat terlibat dalam kasus korupsi adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan anggota Komisi 1 DPR RI.

Adapun dalam kasus pencucian uang, Luthfi dikenai Pasal 4 atau Pasal 5 UU No.8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Penyidik menduga ada upaya melakukan pencucian, menyembunyikan, menyamarkan, atau mengubah kepemilikan harta kekayaan lyang diduga berasal dari tindak pidana", tambah Johan Budi.

Lebih lanjut, Johan KPK masih terus menelusuri asset dan kekayaan Luthfi yang diduga terkait dengan pencucian uang dan berasal dari hasil korupsi. Selain kepada Luthfi, KPK juga mengenakan pasal pencucian uang terhadap Fathanah, yang juga menjadi tersangka alam kasus korupsi pengurusan import daing sapi.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan aliran dana yang masuk dan keluar dari rekening Ahmad Fathanah yang diduga dari hasil korupsi. Sungguh sangat memalukan, bagaimana semuanya ini bisa dilakukan oleh seorang tokoh partai politik yang selama melebelkan dirinya sebagai partai dakwah.

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak sekarang mendekam di Rumah Tahanan Militer (RTM) Guntur. Partai yang dulunya mengaku sebagai partai dakwah, yang memiliki jargon, "bersih, peduli, dan professional", kini tokoh utamanya, menjadi pesakitan KPK.

Luthfi mendapat ancaman hukuman yang berat,  karena dikenakan pasal yang berlapis, bukan hanya korupsi soal daging impor, tapi juga terkait dengan tindak pidana pencucian uang.

Dengan ditangkapnya Luthfi Hasan Ishak oleh KPK, di mana Luthfi  menjadi Presiden PKS ini, maka  akan menjadi preseden yang sangat buruk bagi sebuah gerakan, yang selama ini lekat dengan Ikhwanul Muslimin. Ikhwanul Muslimin, dikenal sebagai gerakan yang tokoh-tokohnya sangat bersih, dan puritan, tiba-tiba di Indonesia, tokoh puncaknya digelandang KPK dengan dugaan korupsi.

Sepanjang sejarah Indonesia, belum pernah ada tokoh-tokoh Islam, yang masuk bui karena korupsi.

Ada tokoh-tokoh Islam yang masuk bui, tetapi karena menentang Belanda,  pendudukan Jepang, Soekarno, Soeharto. Mulai dari Haji Agus  Salim, HOS Tjokroaminto, Kartosuwirjo,  Mohammad Natsir, Mohamad Roem, Syafruddin Prawiranegara, dan Prawoto Mangkusasmito, mereka semua masuk penjara karena keyakinan politik. Bukan korupsi.

PKS sebagai partai dakwah dan penjelamaan dari sebuah gerakan dakwah, presidennnya digelandang KPK, dan masuk tahanan Guntur, karena dugaan korupsi.

Apakah Luthfi ini merupakan satu-satunya tokoh PKS, yang berurusan dengan KPK? Atau masih ada  tokoh lainnya yang menunggu giliaran, dan  bakal menyusul Luthfi? af/hh

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X