Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.821 views

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak Mencuci Uang

Jakarta (voa-islam.com) Siapa nyana dan siapa nyangka mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, akhirnya ditetapkan  menjadi tersangka kasus pencucian uang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berat.

Dengan penetapan ini, sangkaan pidana terhadap mantan Presiden PKS ini, berlapis, menjadi dua perkara, yakni kasus korupsi terkait  pengurusan impor daging sapi dan kasus pencucian uang.

"Penyidik KPK menetapkan LHI (Luthfi Hasan Ishak) sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) sejak 25 Maret 2013", ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta, Selasa (26/3).

Untuk kasus korupsi terkait pengurusan impor daging sapi, Luthfi dikenai Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 atau Pasal 12A Huruf J Undang-Undang  Nomor 31 Tahun 1999, juncto UU No 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Luthfi diduga menerima suap dari perusahaan importir daging PT Indoguna Utama melalui orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

Dalam kasus ini,  Luthfi diduga menggunakan pengaruhnya dalam membantu PT Indoguna Utama mendapatkan kuota import daging sapi dari Kementerian Pertanian. Jabatan saat terlibat dalam kasus korupsi adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan anggota Komisi 1 DPR RI.

Adapun dalam kasus pencucian uang, Luthfi dikenai Pasal 4 atau Pasal 5 UU No.8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Penyidik menduga ada upaya melakukan pencucian, menyembunyikan, menyamarkan, atau mengubah kepemilikan harta kekayaan lyang diduga berasal dari tindak pidana", tambah Johan Budi.

Lebih lanjut, Johan KPK masih terus menelusuri asset dan kekayaan Luthfi yang diduga terkait dengan pencucian uang dan berasal dari hasil korupsi. Selain kepada Luthfi, KPK juga mengenakan pasal pencucian uang terhadap Fathanah, yang juga menjadi tersangka alam kasus korupsi pengurusan import daing sapi.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan aliran dana yang masuk dan keluar dari rekening Ahmad Fathanah yang diduga dari hasil korupsi. Sungguh sangat memalukan, bagaimana semuanya ini bisa dilakukan oleh seorang tokoh partai politik yang selama melebelkan dirinya sebagai partai dakwah.

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak sekarang mendekam di Rumah Tahanan Militer (RTM) Guntur. Partai yang dulunya mengaku sebagai partai dakwah, yang memiliki jargon, "bersih, peduli, dan professional", kini tokoh utamanya, menjadi pesakitan KPK.

Luthfi mendapat ancaman hukuman yang berat,  karena dikenakan pasal yang berlapis, bukan hanya korupsi soal daging impor, tapi juga terkait dengan tindak pidana pencucian uang.

Dengan ditangkapnya Luthfi Hasan Ishak oleh KPK, di mana Luthfi  menjadi Presiden PKS ini, maka  akan menjadi preseden yang sangat buruk bagi sebuah gerakan, yang selama ini lekat dengan Ikhwanul Muslimin. Ikhwanul Muslimin, dikenal sebagai gerakan yang tokoh-tokohnya sangat bersih, dan puritan, tiba-tiba di Indonesia, tokoh puncaknya digelandang KPK dengan dugaan korupsi.

Sepanjang sejarah Indonesia, belum pernah ada tokoh-tokoh Islam, yang masuk bui karena korupsi.

Ada tokoh-tokoh Islam yang masuk bui, tetapi karena menentang Belanda,  pendudukan Jepang, Soekarno, Soeharto. Mulai dari Haji Agus  Salim, HOS Tjokroaminto, Kartosuwirjo,  Mohammad Natsir, Mohamad Roem, Syafruddin Prawiranegara, dan Prawoto Mangkusasmito, mereka semua masuk penjara karena keyakinan politik. Bukan korupsi.

PKS sebagai partai dakwah dan penjelamaan dari sebuah gerakan dakwah, presidennnya digelandang KPK, dan masuk tahanan Guntur, karena dugaan korupsi.

Apakah Luthfi ini merupakan satu-satunya tokoh PKS, yang berurusan dengan KPK? Atau masih ada  tokoh lainnya yang menunggu giliaran, dan  bakal menyusul Luthfi? af/hh

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X