Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.430 views

Kebodohan Kaum Muslimin Ditengah Menjamurnya Lembaga Pendidikan Islam

KLATEN (voa-islam.com) – Tidak dipungkiri lagi bahwa kemajuan lembaga pendidikan dari tahun ke tahun dan masa ke masa semakin banyak dan merebak. Bahkan bisa dibilang, lembaga pendidikan umat Islam hampir menyamai lembaga pendidikan umum yang dikelola oleh pemerintah setempat.

Bagaimana sekarang ini, lembaga pendidikan seperti PAUD, TKIT, SDIT, SMPIT, SMAIT hingga perguruan tinggi atau ma’had ‘ali semakin digemari oleh masyarakat dibanding lembaga pendidikan milik pemerintah. Tak hanya disukai, lembaga pendidikan umat Islam juga ada di setiap kota kecamatan maupun kota kabupaten.

Dengan banyaknya lembaga pendidikan yang ada dan dikelola oleh umat Islam serta banyaknya animo masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya disana, harusnya bisa meningkatkan kwalitas keilmuan dan memperbaiki moral masyarakat yang sekolah di lembaga pendidikan tersebut.

Namun realitanya, justru masyarakat tidak kunjung baik dari segi moral maupun kwalitas keilmuaannya. Bahkan dalam satu hadits dari Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa di akhir zaman nanti, manusia akan menjadi bodoh dan kebodohan tersebut akan merajalela baik menimpa pada masyarakat awam maupun para penguasa.

Hadits tersebut berbunyi, “Dari Abdullah bin Amru bin ‘Ash ra. berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya, Allah tidak mengambil ilmu dengan mencabutnya dari para hamba, tetapi Allah mengambil ilmu dengan mewafatkan para ulama. Sehingga, ketika tidak ada lagi ulama, manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin. Mereka pun ditanya, lantas berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

...Ada dua hal yang paling mengkhawatirkan dari menjamurnya keberhasilan lembaga pendidikan Islam. Dua hal itu adalah satu, ketika lembaga-lembaga pendidikan ini sudah bergeser ruhnya, dari sebuah lembaga pengkaderan ulama amilin fie sabilillah menjadi ladang bisnis...

Menurut Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani, penulis buku-buku best seller bertemakan akhir zaman saat mengisi kajian rutin bulanan di Masjid Al Huda, Belangwetan, Klaten, Jawa Tengah pada Senin (22/4/2013) yang lalu, hadits tersebut menceritakan suatu massa yang dimana manusia akan berada dalam suatu “ladang kebodohan” yang merajalela.

Dirinya menjelaskan, bahwa hadits tersebut kelihatannya bertentangan dan tidak selaras dengan fakta yang ada sekarang ini. Namun jika dicermati lebih mendalam dan seksama, sebetulnya ada dua pokok permasalahan yang sangat mendasar dari dua perbedaan tersebut sehingga umat Islam sekarang ini buruk kwalitas keilmuannya.

Pertama, Ustadz Abu Fatiah menjelaskan bahwa  lembaga pendidikan yang dikelola oleh umat Islam telah kehilangan ruh perjuangannya untuk mencetak kader ulama dan amilin fie sabilillah (berjuang di jalan Allah), dan bergeser menjadi “sebuah pasar bisnis” bernama lembaga pendidikan dan sekolah Islam.

“Tapi ada dua hal yang paling mengkhawatirkan dari menjamurnya keberhasilan lembaga pendidikan kita. Dua hal itu adalah satu, ketika lembaga-lembaga pendidikan ini sudah bergeser ruhnya, dari sebuah lembaga pengkaderan ulama amilin fie sabilillah menjadi ladang bisnis,” tegasnya.

...Walaupun sebuah lembaga pendidikan Islam itu tersebar dimana-mana, tetapi kita masih sangat lemah ketika berbicara tentang kurikulum pendidikan kita. Inilah jawaban yang kedua dari hadits Nabi yang menceritakan, dimana disitu disebutkan kenapa diakhir zaman nanti kok akan terjadi kebodohan yang merajalela...

Dirinya mengakui, sebetulnya tidak mengapa jika sebuah lembaga pendidikan Islam mempunyai tarif masuk yang tinggi bagi para muridnya. Sebab hal itu juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengeluaran lembaga pendidikan tersebut. Namun jika biaya masuk dan segala hal yang berkenaan dengan lembaga pendidikan sudah di jadikan “lahan bisnis” dan orientasi bisnisnya lebih dominan, maka hal ini yang akan menjadi masalah besar bagi kwalitas keilmuan umat Islam.

“40 atau 50 tahun yang lalu, pesantren itu masih identik dengan bengkel manusia, yang orang-orang bobrok dimasukkan disana. Tapi sekarang, seleksi masuknya (ke pesantren -red) sudah ketat, kalau tidak hafal sekian juz nggak bisa masuk, ya tho. Bahkan sekarang ini pesantren sudah menjadi lembaga yang bergengsi, nek duite gak tebel kayaknya sulit untuk masuk pesantren, itu sudah menjadi tren dan masalah ini pak,” ujarnya.

Dirinya melanjutkan bahwa ancaman kedua dari merebaknya lembaga pendidikan Islam yang ada, ternyata ada satu celah dimana umat Islam belum bisa mandiri dalam membuat kurikulum pendidikannya. Dimana, para guru-guru dan lembaga pendidikan Islam masih belum berani untuk menampilkan corak Islam yang sesungguhnya dalam mengajarkan Islam sesuai yang tertuang didalam Al Qur’an dan Sunah.

“Bahwa walaupun sebuah lembaga pendidikan Islam itu tersebar dimana-mana, tetapi kita masih sangat lemah ketika berbicara tentang kurikulum pendidikan kita. Inilah jawaban yang kedua dari hadits Nabi yang menceritakan, dimana disitu disebutkan kenapa diakhir zaman nanti kok akan terjadi kebodohan yang merajalela,” jelasnya.

Fakta lain dari lemahnya kurikulum lembaga pendidikan yang dikelola umat Islam adalah masih mengikuti dan menginduk kurikulum pendidikan barat yang notabenya adalah buatan orang kafir. “Coba sekarang kita cek, berapa banyak diantara anak-anak kita yang sekolah di SDIT atau SMPIT atau ‘aliyah dan MTs, apalagi naik di perguruan tinggi, berapa banyak mereka belajar psikologi mengacunya tetap Sigmund Freud, menyebut teori-teorinya masih saja dipakai” ujarnya.

“Yang mereka masuk dan belajar ke jalur ekonomi, tidak bisa teori Karl Heinrich Marx diabaikan. Ketika mereka berbicara tentang ilmu sosial, tetap saja teori David Emile Durkheim masuk didalamnya, ekonomi kapitalis tetap saja didalamnya. Ketika berbicara tentang imu biologi, teori Darwin tidak bisa dilepaskan. Nah, inilah yang menjadi masalah besar meskipun lembaga pendidikan Islam sekarang ini merebak,” tandasnya. [Bekti]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 16/07/2019 18:30

Rayahan Kursi