Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.121 views

Gagal Gelar Ujian Nasional, Berbagai Kalangan Desak Mendikbud Dipecat

JAKARTA (voa-islam.com) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 yang diwarnai banyak masalah mengundang reaksi dari berbagai pihak. Kekisruhan tersebut juga mengundang beragam pandangan baik pro dan kontra atas problem UN tersebut.

Dan rata-rata, semua pihak menilai bahwa carut marut UN tersebut bermuara pada satu sumber yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdub). Untuk itu, banyak kalangan yang mendesak agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mednikbud), Muhammad Nuh mundur dari jabatannya.

Kisruh pelaksanaan UN, menunjukan ada yang tak beres dalam manajemen ujian sekolah. Mendikbud tak boleh lepas tangan begitu saja dan dia harus bertanggung jawab atas kisruhnya pelaksanaan UN tahun 2013 tersebut. memandang pemerintah menggelar Ujian Nasional.

“Kita ketahui  pelaksanaan UN berantakan seperti penundaan UN di beberapa provinsi, yang berpotensi bocornya UN. Kami memandang pemerintah gagal menggelar Ujian Nasional,” kata Sekretaris Jenderal Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI), Girindra, di Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

...Pelaksanaan UN berantakan seperti penundaan UN di beberapa provinsi, yang berpotensi bocornya UN. Kami memandang pemerintah gagal menggelar Ujian Nasional...

Lagi pula, lanjut Girindra, evaluasi hasil belajar siswa bukan otoritas pemerintah akan tetapi oleh pendidik. Dan itu seperti yang diamanahkan oleh UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Siswa-siswi banyak yang mengalami depresi atau tertekan bahkan ada yang melakukan bunuh diri seperti kasus Siswi SMKN di Muaro Jambi bernama Ningsih yang menelan racun jamur dan masih banyak lagi (yang lainnya yang serupa -red),” bebernya.

Dirinya menegaskan bahwa hal itu bisa membuat gangguan psikologis dan mental peserta didik dalam usia anak yang masih muda itu akibat penyelenggaraan ujian nasional yang amburadul. Girindra pun meminta Presiden harus membatalkan penyelenggaraan UN karena illegal dan melawan hukum serta memecat Mendikbud.

“Dan memecat Mendikbud,” tegasnya.

Sementara itu di Tangerang, desakan mundurnya Mendikbud pasca berantakannya pelaksanaan UN disuarakan oleh Koordinator Lembaga Kebijakan Publik (LKP), Ibnu Jandi. Dia menilai bahwa UN sudah menjadi momok menakutkan bagi siswa sekolah, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah  Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Manajemen UN amburadul dan bobrok! Apa sih hebatnya UN? Bahkan, UN sudah menakar kompetenti guru, menakar anak didik dan menakar kepala daerah,” ujar Jandi, Rabu (17/4/2013) yang lalu.

...Girindra pun meminta Presiden harus membatalkan penyelenggaraan UN karena illegal dan melawan hukum serta memecat Mendikbud...

Bahkan Dosen FISIP Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) ini mempertanyakan korelasi UN terhadap perkembangan anak didik secara efisien dan efektif. Bagi Jandi, UN bagaikan menakar panas satu tahun habis dihujani satu hari.

“Artinya, sangat tidak adil bila nasib anak didik yang telah 12 tahun (4.380 hari -red) belajar di sekolah, hanya akan ditentukan oleh hasil akhir UN yang hanya memakan waktu antara 3 sampai 4 hari,” tuturnya.

Menurut Jandi, kondisi itu tentunya sangat menyakitkannya bagi pendidik. Sebabnya karena pemerintah justru seolah tidak percaya dengan kompetensi guru yang sudah mengajar dan berinteraksi dengan anak dididiknya selama 4.380 hari di dalam kelas.

“Ini berarti pemerintah tidak percaya dengan kurikulum yang telah dibuatnya sendiri, pemerintah juga seolah meragukan kompetensi guru yang sudah mengajar murid-muridnya selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Padahal, kata Jandi, guru adalah elemen penting dalam pembelajaran di kelas maupun diluar kelas. Karena selain mempunyai kesempatan berinteraksi secara langsung dengan siswa, guru juga harus mempunyai kemampuan komprehensif dalam membangun karakter anak didiknya. Namun jika pemerintah melalui UN yang justru telah gagal menjadi penentu masa depan anak, hal tersebut sangat ironis sekali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, UN tahun ini diwarnai dengan kekacauan di antaranya menyangkut jadwal ujian. UN tingkat SLTA yang seharusnya dijadwalkan serempak pada 15 April, 11 provinsi di antaranya mengalami pengunduran jadwal menjadi 18 April. Pengunduran ini disebabkan perusahaan percetakan tidak siap. PT Ghalia Printing Indonesia, perusahaan percetakan itu mengaku tidak memiliki pengalaman untuk melakukan percetakan soal-soal UN untuk kebutuhan 11 provinsi. [Bekti/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 08:43

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Senin, 24 Sep 2018 08:25

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Senin, 24 Sep 2018 08:04

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 07:43

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Senin, 24 Sep 2018 07:23

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Senin, 24 Sep 2018 06:43

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Senin, 24 Sep 2018 06:25

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Senin, 24 Sep 2018 06:24

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Senin, 24 Sep 2018 05:43

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ahad, 23 Sep 2018 23:53

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Ahad, 23 Sep 2018 23:23

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Ahad, 23 Sep 2018 22:23

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Ahad, 23 Sep 2018 21:23

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Ahad, 23 Sep 2018 20:23

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Ahad, 23 Sep 2018 20:05

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Ahad, 23 Sep 2018 19:23

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Ahad, 23 Sep 2018 19:16

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Ahad, 23 Sep 2018 18:23

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X