Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.208 views

Gagal Gelar Ujian Nasional, Berbagai Kalangan Desak Mendikbud Dipecat

JAKARTA (voa-islam.com) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 yang diwarnai banyak masalah mengundang reaksi dari berbagai pihak. Kekisruhan tersebut juga mengundang beragam pandangan baik pro dan kontra atas problem UN tersebut.

Dan rata-rata, semua pihak menilai bahwa carut marut UN tersebut bermuara pada satu sumber yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdub). Untuk itu, banyak kalangan yang mendesak agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mednikbud), Muhammad Nuh mundur dari jabatannya.

Kisruh pelaksanaan UN, menunjukan ada yang tak beres dalam manajemen ujian sekolah. Mendikbud tak boleh lepas tangan begitu saja dan dia harus bertanggung jawab atas kisruhnya pelaksanaan UN tahun 2013 tersebut. memandang pemerintah menggelar Ujian Nasional.

“Kita ketahui  pelaksanaan UN berantakan seperti penundaan UN di beberapa provinsi, yang berpotensi bocornya UN. Kami memandang pemerintah gagal menggelar Ujian Nasional,” kata Sekretaris Jenderal Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI), Girindra, di Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

...Pelaksanaan UN berantakan seperti penundaan UN di beberapa provinsi, yang berpotensi bocornya UN. Kami memandang pemerintah gagal menggelar Ujian Nasional...

Lagi pula, lanjut Girindra, evaluasi hasil belajar siswa bukan otoritas pemerintah akan tetapi oleh pendidik. Dan itu seperti yang diamanahkan oleh UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Siswa-siswi banyak yang mengalami depresi atau tertekan bahkan ada yang melakukan bunuh diri seperti kasus Siswi SMKN di Muaro Jambi bernama Ningsih yang menelan racun jamur dan masih banyak lagi (yang lainnya yang serupa -red),” bebernya.

Dirinya menegaskan bahwa hal itu bisa membuat gangguan psikologis dan mental peserta didik dalam usia anak yang masih muda itu akibat penyelenggaraan ujian nasional yang amburadul. Girindra pun meminta Presiden harus membatalkan penyelenggaraan UN karena illegal dan melawan hukum serta memecat Mendikbud.

“Dan memecat Mendikbud,” tegasnya.

Sementara itu di Tangerang, desakan mundurnya Mendikbud pasca berantakannya pelaksanaan UN disuarakan oleh Koordinator Lembaga Kebijakan Publik (LKP), Ibnu Jandi. Dia menilai bahwa UN sudah menjadi momok menakutkan bagi siswa sekolah, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah  Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Manajemen UN amburadul dan bobrok! Apa sih hebatnya UN? Bahkan, UN sudah menakar kompetenti guru, menakar anak didik dan menakar kepala daerah,” ujar Jandi, Rabu (17/4/2013) yang lalu.

...Girindra pun meminta Presiden harus membatalkan penyelenggaraan UN karena illegal dan melawan hukum serta memecat Mendikbud...

Bahkan Dosen FISIP Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) ini mempertanyakan korelasi UN terhadap perkembangan anak didik secara efisien dan efektif. Bagi Jandi, UN bagaikan menakar panas satu tahun habis dihujani satu hari.

“Artinya, sangat tidak adil bila nasib anak didik yang telah 12 tahun (4.380 hari -red) belajar di sekolah, hanya akan ditentukan oleh hasil akhir UN yang hanya memakan waktu antara 3 sampai 4 hari,” tuturnya.

Menurut Jandi, kondisi itu tentunya sangat menyakitkannya bagi pendidik. Sebabnya karena pemerintah justru seolah tidak percaya dengan kompetensi guru yang sudah mengajar dan berinteraksi dengan anak dididiknya selama 4.380 hari di dalam kelas.

“Ini berarti pemerintah tidak percaya dengan kurikulum yang telah dibuatnya sendiri, pemerintah juga seolah meragukan kompetensi guru yang sudah mengajar murid-muridnya selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Padahal, kata Jandi, guru adalah elemen penting dalam pembelajaran di kelas maupun diluar kelas. Karena selain mempunyai kesempatan berinteraksi secara langsung dengan siswa, guru juga harus mempunyai kemampuan komprehensif dalam membangun karakter anak didiknya. Namun jika pemerintah melalui UN yang justru telah gagal menjadi penentu masa depan anak, hal tersebut sangat ironis sekali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, UN tahun ini diwarnai dengan kekacauan di antaranya menyangkut jadwal ujian. UN tingkat SLTA yang seharusnya dijadwalkan serempak pada 15 April, 11 provinsi di antaranya mengalami pengunduran jadwal menjadi 18 April. Pengunduran ini disebabkan perusahaan percetakan tidak siap. PT Ghalia Printing Indonesia, perusahaan percetakan itu mengaku tidak memiliki pengalaman untuk melakukan percetakan soal-soal UN untuk kebutuhan 11 provinsi. [Bekti/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 08/12/2018 09:53

Himbauan Prabowo ke Seluruh Relawan