Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
7.061 views

Inilah Pandangan Mahasiswa tentang Partai Islam di Kampus UI Depok

JAKARTA (voa-islam.com) – Mahasiswa berpendapat, eksistensi partai politik yang berlabel Islam di Indonesia belakangan ini sudah mulai terlihat samar. Masyarakat pun sepertinya sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam.

Demikian terungkap dalam Kajian Akbar “Partai Politik Islam, Solusi atau Masalah?”  yang berlangsung Rabu (15/5) sore di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI Depok. Kajian yang digelar Fakultas Sastra FISIP UI itu menghadirkan narasumber: Prof. Dr. Yusril IhzaMahendra (Ketua Dewan Syuro PBB), Hermawan Eriadi, M.Si (DPP PKS, anggota Lemhanas RI), dan Firman Noor, Ph.D (Peneliti Kajian Politik LIPI Pusat dan dosen FISIP UI Depok).

Menurut mahasiswa, penyebab masyarakat sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam adalah karena tidak terlihatnya pengaruh yang signifikan dari partai politik Islam dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia, seperti korupsi, birokrasi yang bermasalah, kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, degradasi moral dan sebagainya.

Hal tersebut mengakibatkan semakin hilangnya cultural capital partai politik Islam di masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kasus-kasus yang belakangan ini terjadi di dalam tubuh partai politik Islam pun membuat social capital parpol Islam menurun.

Sebagai mahasiswa, mereka mempertanyakan, sejauhmana fungsi dan peran yang dijalankan oleh partai politik Islam untuk Indonesia. Apakah keberadaan Parpol Islam menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa serta tegaknya nilai Islam di Indonesia. Atau justru menjadi masalah ketika parpol Islam belum optimal dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai partai politik berlabel Islam yang juga sebagai perwakilan masyarakat, khususnya umat Islam.

“Atau menjadi masalah ketika terjadi berbagai masalah dalam tubuh parpol Islam itu sendiri, sehingga menimbulkan pandangan buruk masyarakat terhadap parpol Islam dan Islam secara umum?” tanya mahasiswa.

Kubu Islam Vs Nasionalis

Ada beberapa pertanyaan yang diajukan mahasiswa dalam kajian tersebut terkait Islam dan politik, diantaranya: Apakah politik dengan Islam sesuatu yang bisa disatukan.Apakah Islam menawarkan konsepsi negara atau tidak.

Inilah yang menjadi perdebatan sengit para founding father kita ketika itu. Tokoh yang berdebat mengenai Islam dan Politik, diantaranya adalah Soekarno dengan Mohammad Natsir. Dalam perdebatan itu, M Natsir mengatakan,  Islam dengan politik adalah sesuatu yang saling menyatu.

Natsir yang merupakan seorang modernis berpendapat, ajaran Islam itu bukan sekedera hubungan manusia dengan Sang khlaik (hablumminallah), tapi juga mengatur hubungan dengan sesama manusia (habluminannas). Konsekuensi dari hablumminannas tersebut, sejatinya Islam mengatur urusan kehidupan manusia, termasuk politik.

Di sisi lain, seorang nasionalis Presiden Soekarno mengatakan, Islam dan politik adalah sesuatu yang tidak bisa disatukan. Kata Soekarno, Islam suatu hal yang privasi, hanya mengurusi individu-individu, tidak ada urusannya dengan negara, masyarakat, hukum dan sebagainya.

Terlepas dari itu semua, sejarah mencatat, ketika terjadiperdebatan untuk menentukan ideology bangsa: antara Islam atau pancasila, akhirnya ideologi Islam tersingkir, Pancasilan menjadi pilihan.

“Meski Pancasila sebagai idelogi banga perlu kita pertanyakan kembali. Dalam perjalanannya,  perdebatan ideology ini masih terus muncul, seperti adanya kubu Islam dan kubu nasionalis,” kata mahasiswa.

Saat ini, Parpol Islam bermasalah dengan terjerat kasus korupsi. Mahasiswa kembali mempertanyakan, jangan-jangan label Islam hanya untuk kepentingan pragmatis semata, atau sekedar meraih votegetter (dalam pemilu).

Yang menarik, seorang mahasiswi juga berpendapat, sesungguhnya tujuan dari politik Islam itu adalah upaya untuk mencapai tujuan rakyat sejahtera. Sedangkan kubu Islam maupun nasionalis saat ini sudah lupa dengan tujuan sebenarnya, yakni mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Buku Panduan Ramadhan yang dibagikan Program Sedekah Buku ludes habis. Buku sedang proses cetak ulang....

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Seluruh hidupnya diinfakkan untuk Islam. Kedua anak yatimnya dilepas berjihad. Ia aktif membantu pendanaan beberapa pesantren. Saat ini butuh bantuan Rp 35 juta untuk biaya rumah sakit....

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Untuk mengejar cita-cita menjadi ahli tafsir, mahasiswi Indonesia ini kuliah jurusan Al-Qur'an dan Hadits. Saat ini sedang menyusun skripsi butuh dana 3.000 Dirham (sekitar Rp 6 Juta)....

Latest News
Daulah Islam (IS) Eksekusi Mati Pemimpin Senior di Mosul Atas Tuduhan Merencanakan Kudeta

Daulah Islam (IS) Eksekusi Mati Pemimpin Senior di Mosul Atas Tuduhan Merencanakan Kudeta

Selasa, 30 Jun 2015 19:15

Ekstrimis Hindu India Pukuli Muslim yang Dituduh Sembelih Sapi

Ekstrimis Hindu India Pukuli Muslim yang Dituduh Sembelih Sapi

Selasa, 30 Jun 2015 19:00

Pentagon: Daulah Islam (IS) Masih Menampakkan Ancaman Setahun Setelah Khilafah Dideklarasikan

Pentagon: Daulah Islam (IS) Masih Menampakkan Ancaman Setahun Setelah Khilafah Dideklarasikan

Selasa, 30 Jun 2015 18:45

Tunisia Diperkirakan Kehilangan 515 Juta USD dari Sektor Pariwisata Akibat Serangan Daulah Islam (IS

Tunisia Diperkirakan Kehilangan 515 Juta USD dari Sektor Pariwisata Akibat Serangan Daulah Islam (IS

Selasa, 30 Jun 2015 18:30

Guru Besar UI: Banyak Kalangan Akademisi yang Jumud dan Fanantik dengan Mazhab Keilmuwannya

Guru Besar UI: Banyak Kalangan Akademisi yang Jumud dan Fanantik dengan Mazhab Keilmuwannya

Selasa, 30 Jun 2015 17:43

Masjid Cut Meutia; Bangunan Tua Belanda yang Beralih Fungsi

Masjid Cut Meutia; Bangunan Tua Belanda yang Beralih Fungsi

Selasa, 30 Jun 2015 17:30

Refleksi Ramadhan: Kala Surga Berebut Memanggilmu

Refleksi Ramadhan: Kala Surga Berebut Memanggilmu

Selasa, 30 Jun 2015 17:17

Remaja Bandung, Come & Joint Us! di Sanlat Ramadhan 'Kun Shahabiyan' Sabtu - Senin

Remaja Bandung, Come & Joint Us! di Sanlat Ramadhan 'Kun Shahabiyan' Sabtu - Senin

Selasa, 30 Jun 2015 15:36

Orang yang Udzur Berpuasa Tidak Boleh Makan Minum Seenaknya

Orang yang Udzur Berpuasa Tidak Boleh Makan Minum Seenaknya

Selasa, 30 Jun 2015 14:38

Terkait Gereja Busukan, Pendeta Paulus Coba Suap Humas dan Jubir LUIS Solo

Terkait Gereja Busukan, Pendeta Paulus Coba Suap Humas dan Jubir LUIS Solo

Selasa, 30 Jun 2015 13:30

Ingin Menjadi Lebih Baik, Dua Napi Terus Menghafal Qur'an

Ingin Menjadi Lebih Baik, Dua Napi Terus Menghafal Qur'an

Selasa, 30 Jun 2015 13:00

Harian Lebanon Ungkap Nama-nama Pejabat Penting Pemerintah Daulah Islamiyah (ISIS)

Harian Lebanon Ungkap Nama-nama Pejabat Penting Pemerintah Daulah Islamiyah (ISIS)

Selasa, 30 Jun 2015 12:25

Lapas Wanita Malang Gelar Pondok Ramadhan

Lapas Wanita Malang Gelar Pondok Ramadhan

Selasa, 30 Jun 2015 12:00

Mukhoyyamul Qur-an Ramadhan Boyolali Persiapkan Generasi Penghafal Qur-an

Mukhoyyamul Qur-an Ramadhan Boyolali Persiapkan Generasi Penghafal Qur-an

Selasa, 30 Jun 2015 07:53

Polemik Menteri Hina Presiden, Pengamat Politik UI: Jangankan Menteri, Rakyat pun Menghujat Jokowi

Polemik Menteri Hina Presiden, Pengamat Politik UI: Jangankan Menteri, Rakyat pun Menghujat Jokowi

Selasa, 30 Jun 2015 07:40

12 Mahasiswa Ilmu Kedokteran di Sudan Diduga Bergabung dengan Islamic State (ISIS)

12 Mahasiswa Ilmu Kedokteran di Sudan Diduga Bergabung dengan Islamic State (ISIS)

Selasa, 30 Jun 2015 07:33

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Selasa, 30 Jun 2015 07:28

Syiar Nuzulul Qur'an 'MASUK SURGA SEKELUARGA

Syiar Nuzulul Qur'an 'MASUK SURGA SEKELUARGA

Selasa, 30 Jun 2015 06:49

Haji Lulung Serahkan Berkas Rahasia Bareskrim Terkait Korupsi UPS DKI Jakarta

Haji Lulung Serahkan Berkas Rahasia Bareskrim Terkait Korupsi UPS DKI Jakarta

Selasa, 30 Jun 2015 06:40

Menteri Agama Luncurkan Gerakan Nasional 'Lima Pasti Umrah'

Menteri Agama Luncurkan Gerakan Nasional 'Lima Pasti Umrah'

Selasa, 30 Jun 2015 05:52



Must Read!
X