Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.861 views

Istri Ahmad Nudin: Semoga Polisi & Media Sekuler Segera Diadzab Allah

POSO (voa-islam.com) – Kematian Ahmad Nudin, aktivis Islam asal Poso meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, khususnya sang istri tercinta Ummu Hasyim. Wanita yang berumur 30an tahun ini sangat sedih dan terpukul ketika mengetahui suaminya dibunuh Densus 88 dengan sangat kejam dan keji.

Meninggalnya Ahmad Nudin juga meninggalkan satu anak yatim berumur 2,5an tahun bernama Hasyimuddin. Untuk itu, selain menjadi janda, sekarang ini Ummu Hasyim juga harus bekerja ekstra keras untuk menghidupi buah hatinya yang masih balita tersebut.

Saat ditemui voa-islam.com dikediamannya di jalan Pulau Jawa 2, Gebang Rejo, kecamatan Poso Kota, kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Ummu Hasyim tak bisa berbicara terlalu banyak. Sesekali mengingat kronologi pembunuhan Ahmad Nudin yang didapatkan dari para warga, dan juga saat mengingat wajah suami yang hampir rusak parah, dirinya langsung menangis.

...Iya itu pak, saya tidak mau Densus di bilang menembak, dia (Densus 88 -red) itu pembunuh. Tolong ini berita di kabarkan pak. Pendusta semua media (sekuler -red) itu yaa Allah...

Wanita asli Poso ini menyatakan jika dirinya tidak rela jika suaminya hanya diberitakan media massa pada umumnya, ditembak oleh Densus 88. Harusnya media massa memberitakan bahwa suaminya telah dibunuh. Karena kesaksisan para warga menyebutkan seperti itu.

“Iya itu pak, saya tidak mau Densus di bilang menembak, dia (Densus 88 -red) itu pembunuh. Tolong ini berita di kabarkan pak. Pendusta semua media (sekuler -red) itu yaa Allah," kata Ummu Hasyim pada Jum’at (14/6/2013) sambil menangis.

Dirinya juga menegaskan jika suaminya saat itu tidak melakukan perlawanan sama sekali, sebagaimana kesaksian para warga kepada keluarga yang melihat langsung dibunuhnya Ahmad Nudin oleh Densus 88. Menurutnya, jika suaminya yang menabrak terlebih dulu, maka Densus 88 itu tidak akan sama nasibnya dengan suaminya.

...Saya tidak mau suami saya di bilang tabrak (Densus 88 -red), kalau di tabrak habis itu pak (Densus 88 -red). Tapi yang terjadi itu dia (Nudin -red) di tabrak langsung di tembak pak. Densus itu pengecut pak, ndak berani dia (Densus 88 itu melawan -red) di depan, pengecut semua Densus itu pak. Tolong pak, ini kabarkan, luruskan berita ini pak, saya mohon...

Hal tersebut karena mengingat karakter warga Poso yang punya tekad kuat dan solidaritas atau sosial yang tinggi. Hal ini terbukti ketika Nudin ditembak, warga Poso yang melihat langsung peritiwa itu langsung menghampirinya dan hendak menolongnya.

“Saya tidak mau suami saya di bilang tabrak (Densus 88 -red), kalau di tabrak habis itu pak (Densus 88 -red). Tapi yang terjadi itu dia (Nudin -red) di tabrak langsung di tembak pak. Densus itu pengecut pak, ndak berani dia (Densus 88 itu melawan -red) di depan, pengecut semua Densus itu pak. Tolong pak, ini kabarkan, luruskan berita ini pak, saya mohon,” tegasnya.

Terakhir, Ummu Hasyim yang berbicara dengan suara lirih dan isak tangis yang mendalam, mendoakan agar para polisi, khususnya Densus 88 yang telah membunuh suaminya segera di adzab oleh Allah. Ummu Hasyim juga mendoakan agar media massa yang memberitakan peristiwa Poso dengan tidak adil mendapatkan adzab sama.

...Tolong ini berita di kabarkan pak. Pendusta semua media (sekuler -red) itu yaa Allah. Semua media menuduh Abi bersalah, saya tidak ridho yaa Allah. Semoga Engkau (Allah -red) menurunkan adzab (pada Densus 88 dan media-media tersebut -red) yaa Allah...

Karena dirinya tidak ridho dengan pemberitaan dan opini dzolim dari media massa sekuler yang menjadi corong kepolisian untuk memojokkan dan menyalahkan umat Islam secara terus menerus. Ummu Hasyim juga meminta kepada media Islam untuk mengabarkan hal ini dengan sebenar-benarnya dan terus menerus.

“Tolong ini berita di kabarkan pak. Pendusta semua media (sekuler -red) itu yaa Allah. Semua media menuduh Abi bersalah, saya tidak ridho yaa Allah. Semoga Engkau (Allah -red) menurunkan adzab (pada Densus 88 dan media-media tersebut -red) yaa Allah,” tandasnya. [UD]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 21:06

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

Sabtu, 06 Aug 2022 08:22

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Jum'at, 05 Aug 2022 22:00

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Jum'at, 05 Aug 2022 21:25

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Jum'at, 05 Aug 2022 20:49

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 05 Aug 2022 18:09


MUI

Must Read!
X