Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.288 views

Ratusan Preman Rusak & Robohkan Rumah Warga Kentingan Baru Jebres Solo

SOLO (voa-islam.com) – Aksi premanisme kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah warga kampung Kentingan Baru, Jebres, Solo, Jawa Tengah. Suasana tenang dan damai di kawasan pemukiman yang diketahui masih menjadi sengketa tersebut mendadak menjadi ramai dan menjadi pusat perhatian.

Suasana tersebut terjadi saat ratusan preman yang mengendarai motor yang mengenakan helm, penutup wajah dan juga mengenakan pita warna hijau di lengannya mendatangi kampung Kentingan Baru pada Sabtu (22/6/2013) pagi. Tak ayal, suasana kampung Kentingan Baru juga berubah menjadi mencekam dan penuh ketakutan.

Para preman yang datang dengan membawa martir, pentungan dan senjata tajam berbagai jenis, langsung merusak, menghancurkan dan merobohkan ratusan pemukiman warga yang kebanyakan semi permanen terbuat dari bambu dan kayu, dan ada pula yang sebagian sudah terbuat dari tembok.

...Perusakan dan penghancuran itu sekitar jam 10.00 sampai jam 11.30 WIB. Tanpa ada pemberitahuan, mereka (para preman -red) langsung membongkar dan merobohkan rumah yang ada disini dengan linggis dan palu berukuran besar...

Dari informasi yang berhasil dihimpun voa-islam.com di TKP, pengrusakan, penyerangan dan perobohan rumah warga yang dilakukan para preman bayaran itu berjalan cukup lama, yakni sekitar satu setengah jam, mulai dari jam 10.00 hingga 11.30 WIB.

“Perusakan dan penghancuran itu sekitar jam 10.00 sampai jam 11.30 WIB. Tanpa ada pemberitahuan, mereka (para preman -red) langsung membongkar dan merobohkan rumah yang ada disini dengan linggis dan palu berukuran besar,” kata Wahono kepada voa-islam.com pada Minggu (23/6/2013) di TKP.

Wahono menuturkan bahwa tanpa basa-basi, para preman yang memakai tanda pita warna hijau itu membongkar rumah warga dengan linggis dan palu berukuran besar. Tak ada yang melawan karena saat kejadian yang ada hanya wanita dan anak-anak, dan para laki-laki sedang bekerja diluar rumah. Tangis anak-anak dan teriakan histeris ibu-ibu memecah keheningan siang itu.

...Saya mencoba menghalangi preman merusak rumah saya maupun rumah warga lainnya. Tapi saya kemudian di dorong terus dipukuli puluhan preman. Saya juga diseret sampai sana (pinggir jalan raya -red) karena saya coba menghalangi mereka (para preman -red)...

Sejumlah ibu-ibu bahkan pingsan. Wahono akhirnya memberanikan diri untuk mencegah tindakan anarkis dan brutal para preman. Namun, Wahono justru mendapatkan pukulan bertubi-tubi yang dilayangkan oleh para prema ke wajah dan tubuh Wahono hingga mengalami luka memar di bagian hidung, pelipis mata sebelah kiri dan kepalanya.

Wahono yang rumahnya juga ikut dirusak juga diseret sejauh 50 meter oleh para preman dari depan rumahnya menuju jalan raya. Namun karena dirinya merupakan laki-laki yang hanya seorang diri dan dia di keroyok puluhan preman berbadan tegap dan kekar, akhirnya dia tak kuasa mempertahankan rumah dan dirinya.

“Saya mencoba menghalangi preman merusak rumah saya maupun rumah warga lainnya. Tapi saya kemudian di dorong terus dipukuli puluhan preman. Saya juga diseret sampai sana (pinggir jalan raya -red) karena saya coba menghalangi mereka (para preman -red),” ujarnya.

Tak terima dengan aksi premanisme dan kekerasan dari para preman, para warga kemudian meminta tolong kepada The Islamic Study and Action Centre (ISAC) untuk mendampingi mereka memproses kasus tersebut kepada aparat terkait.

...Pelaku hampir seratusan orang. Para preman yang dikenali warga diantaranya bernama Wiwik, Acuk, Dodo, Bomby, Yosep, Iblis, Popeye. Warga ini mengenali nama-nama tersebut karena mereka (para preman -red) pernah tinggal disini cukup lama...

Akhirnya para warga yang berjumlah sekitar 15 orang, termasuk Wahono pada Minggu (22/6/2013) sore mendatangi Mapolresta Solo ditemani Sekretaris ISAC, Endro Sudarsono. Menurut Endro, pelaku pengrusakan dan yang merobohkan rumah warga berjumlah sekitar seratusan orang.

“Pelaku hampir seratusan orang. Para preman yang dikenali warga diantaranya bernama Wiwik, Acuk, Dodo, Bomby, Yosep, Iblis, Popeye. Warga ini mengenali nama-nama tersebut karena mereka (para preman -red) pernah tinggal disini cukup lama,” kata Endro kepada voa-islam.com melalui sambungan telfon pada Sabtu (22/6/2013) sore, usai melakukan pengaduan ke Mapolresta Solo.

“Kerusakan rumah hampir 50 rumah lebih yang rata dengan tanah, bahkan bisa lebih dari jumlah itu. Sedangkan yang rusak hampir 50an rumah. Karena disini ada 1 sampai 8 blok. Dan yang mengalami rusak parah dan sudah roboh dari blok 2 sampai 8,” imbuhnya.

Selain itu, Endro juga menjelaskan jika rumah para warga yang telah dirusak dan belum dirobohkan kemudian dikasih tanda “silang” merah. Hal itu, kata Endro sebagai sebuah ancaman dari para preman. Jika warga Kentingan Baru tidak segera pindah dari lahan tersebut, mereka akan datang lagi untuk merobohkan semua rumah yang ada disitu.

...Kerusakan rumah hampir 50 rumah lebih yang rata dengan tanah, bahkan bisa lebih dari jumlah itu. Sedangkan yang rusak hampir 50an rumah. Karena disini ada 1 sampai 8 blok. Dan yang mengalami rusak parah dan sudah roboh dari blok 2 sampai 8. Sebagian rumah juga dikasih tanda silang merah. Saat itu, kebanyakan yang ada di kampung hanya ada wanita dan anak-anak...

“Sebagian rumah juga dikasih tanda silang merah. Saat itu, kebanyakan yang ada di kampung hanya ada wanita dan anak-anak. Saat ini, ada satu 1 truk dan 3 mobil polisi yang menjaga TKP,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Rudi Hartono mengatakan, tindakan puluhan orang yang melakukan perusakan rumah warga di kampung Kentingan Baru yang berada di sebelah timur Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo masuk dalam unsur pidana. Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap dalang di balik aksi itu.

“Sudah ada nama yang kami kantongi identitasnya. Tapi kami masih melakukan pengembangan,” katanya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05


MUI

Must Read!
X

Senin, 01/03/2021 14:54

Politik Mabuk Jokowi