Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.604 views

Ratusan Preman Rusak & Robohkan Rumah Warga Kentingan Baru Jebres Solo

SOLO (voa-islam.com) – Aksi premanisme kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah warga kampung Kentingan Baru, Jebres, Solo, Jawa Tengah. Suasana tenang dan damai di kawasan pemukiman yang diketahui masih menjadi sengketa tersebut mendadak menjadi ramai dan menjadi pusat perhatian.

Suasana tersebut terjadi saat ratusan preman yang mengendarai motor yang mengenakan helm, penutup wajah dan juga mengenakan pita warna hijau di lengannya mendatangi kampung Kentingan Baru pada Sabtu (22/6/2013) pagi. Tak ayal, suasana kampung Kentingan Baru juga berubah menjadi mencekam dan penuh ketakutan.

Para preman yang datang dengan membawa martir, pentungan dan senjata tajam berbagai jenis, langsung merusak, menghancurkan dan merobohkan ratusan pemukiman warga yang kebanyakan semi permanen terbuat dari bambu dan kayu, dan ada pula yang sebagian sudah terbuat dari tembok.

...Perusakan dan penghancuran itu sekitar jam 10.00 sampai jam 11.30 WIB. Tanpa ada pemberitahuan, mereka (para preman -red) langsung membongkar dan merobohkan rumah yang ada disini dengan linggis dan palu berukuran besar...

Dari informasi yang berhasil dihimpun voa-islam.com di TKP, pengrusakan, penyerangan dan perobohan rumah warga yang dilakukan para preman bayaran itu berjalan cukup lama, yakni sekitar satu setengah jam, mulai dari jam 10.00 hingga 11.30 WIB.

“Perusakan dan penghancuran itu sekitar jam 10.00 sampai jam 11.30 WIB. Tanpa ada pemberitahuan, mereka (para preman -red) langsung membongkar dan merobohkan rumah yang ada disini dengan linggis dan palu berukuran besar,” kata Wahono kepada voa-islam.com pada Minggu (23/6/2013) di TKP.

Wahono menuturkan bahwa tanpa basa-basi, para preman yang memakai tanda pita warna hijau itu membongkar rumah warga dengan linggis dan palu berukuran besar. Tak ada yang melawan karena saat kejadian yang ada hanya wanita dan anak-anak, dan para laki-laki sedang bekerja diluar rumah. Tangis anak-anak dan teriakan histeris ibu-ibu memecah keheningan siang itu.

...Saya mencoba menghalangi preman merusak rumah saya maupun rumah warga lainnya. Tapi saya kemudian di dorong terus dipukuli puluhan preman. Saya juga diseret sampai sana (pinggir jalan raya -red) karena saya coba menghalangi mereka (para preman -red)...

Sejumlah ibu-ibu bahkan pingsan. Wahono akhirnya memberanikan diri untuk mencegah tindakan anarkis dan brutal para preman. Namun, Wahono justru mendapatkan pukulan bertubi-tubi yang dilayangkan oleh para prema ke wajah dan tubuh Wahono hingga mengalami luka memar di bagian hidung, pelipis mata sebelah kiri dan kepalanya.

Wahono yang rumahnya juga ikut dirusak juga diseret sejauh 50 meter oleh para preman dari depan rumahnya menuju jalan raya. Namun karena dirinya merupakan laki-laki yang hanya seorang diri dan dia di keroyok puluhan preman berbadan tegap dan kekar, akhirnya dia tak kuasa mempertahankan rumah dan dirinya.

“Saya mencoba menghalangi preman merusak rumah saya maupun rumah warga lainnya. Tapi saya kemudian di dorong terus dipukuli puluhan preman. Saya juga diseret sampai sana (pinggir jalan raya -red) karena saya coba menghalangi mereka (para preman -red),” ujarnya.

Tak terima dengan aksi premanisme dan kekerasan dari para preman, para warga kemudian meminta tolong kepada The Islamic Study and Action Centre (ISAC) untuk mendampingi mereka memproses kasus tersebut kepada aparat terkait.

...Pelaku hampir seratusan orang. Para preman yang dikenali warga diantaranya bernama Wiwik, Acuk, Dodo, Bomby, Yosep, Iblis, Popeye. Warga ini mengenali nama-nama tersebut karena mereka (para preman -red) pernah tinggal disini cukup lama...

Akhirnya para warga yang berjumlah sekitar 15 orang, termasuk Wahono pada Minggu (22/6/2013) sore mendatangi Mapolresta Solo ditemani Sekretaris ISAC, Endro Sudarsono. Menurut Endro, pelaku pengrusakan dan yang merobohkan rumah warga berjumlah sekitar seratusan orang.

“Pelaku hampir seratusan orang. Para preman yang dikenali warga diantaranya bernama Wiwik, Acuk, Dodo, Bomby, Yosep, Iblis, Popeye. Warga ini mengenali nama-nama tersebut karena mereka (para preman -red) pernah tinggal disini cukup lama,” kata Endro kepada voa-islam.com melalui sambungan telfon pada Sabtu (22/6/2013) sore, usai melakukan pengaduan ke Mapolresta Solo.

“Kerusakan rumah hampir 50 rumah lebih yang rata dengan tanah, bahkan bisa lebih dari jumlah itu. Sedangkan yang rusak hampir 50an rumah. Karena disini ada 1 sampai 8 blok. Dan yang mengalami rusak parah dan sudah roboh dari blok 2 sampai 8,” imbuhnya.

Selain itu, Endro juga menjelaskan jika rumah para warga yang telah dirusak dan belum dirobohkan kemudian dikasih tanda “silang” merah. Hal itu, kata Endro sebagai sebuah ancaman dari para preman. Jika warga Kentingan Baru tidak segera pindah dari lahan tersebut, mereka akan datang lagi untuk merobohkan semua rumah yang ada disitu.

...Kerusakan rumah hampir 50 rumah lebih yang rata dengan tanah, bahkan bisa lebih dari jumlah itu. Sedangkan yang rusak hampir 50an rumah. Karena disini ada 1 sampai 8 blok. Dan yang mengalami rusak parah dan sudah roboh dari blok 2 sampai 8. Sebagian rumah juga dikasih tanda silang merah. Saat itu, kebanyakan yang ada di kampung hanya ada wanita dan anak-anak...

“Sebagian rumah juga dikasih tanda silang merah. Saat itu, kebanyakan yang ada di kampung hanya ada wanita dan anak-anak. Saat ini, ada satu 1 truk dan 3 mobil polisi yang menjaga TKP,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Rudi Hartono mengatakan, tindakan puluhan orang yang melakukan perusakan rumah warga di kampung Kentingan Baru yang berada di sebelah timur Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo masuk dalam unsur pidana. Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap dalang di balik aksi itu.

“Sudah ada nama yang kami kantongi identitasnya. Tapi kami masih melakukan pengembangan,” katanya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Rabu, 23 May 2018 13:11

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Rabu, 23 May 2018 11:25

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:59

Ruang Gelap Dunia Maya

Ruang Gelap Dunia Maya

Rabu, 23 May 2018 10:55

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:54

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Rabu, 23 May 2018 08:30

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

Rabu, 23 May 2018 06:57

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Rabu, 23 May 2018 00:12

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Selasa, 22 May 2018 23:34

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Selasa, 22 May 2018 22:46

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Selasa, 22 May 2018 18:00

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 22 May 2018 17:00

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Selasa, 22 May 2018 15:54

Laksanakan Ibadah Umroh, Bintang Sepakbola Paul Pogba Puji Mekkah Tempat yang Indah

Laksanakan Ibadah Umroh, Bintang Sepakbola Paul Pogba Puji Mekkah Tempat yang Indah

Selasa, 22 May 2018 15:50

Paraguay Jadi Negara ke-3 yang Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem setelah AS dan Guatemala

Paraguay Jadi Negara ke-3 yang Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem setelah AS dan Guatemala

Selasa, 22 May 2018 15:15

Mualaf Ini Ajak Hijrah Nada Dering, Dari Musik ke Tausyiah Dakwah

Mualaf Ini Ajak Hijrah Nada Dering, Dari Musik ke Tausyiah Dakwah

Selasa, 22 May 2018 14:46

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Selasa, 22 May 2018 14:29

Militer Filipina Masih Melihat Ancaman dari Kelompok Afiliasi IS di Marawi

Militer Filipina Masih Melihat Ancaman dari Kelompok Afiliasi IS di Marawi

Selasa, 22 May 2018 14:15

Lagu 'Adakah Kau Lupa' dan Kunci Kejayaan

Lagu 'Adakah Kau Lupa' dan Kunci Kejayaan

Selasa, 22 May 2018 13:29

Pandangan GPII Soal Maraknya Aksi Teror

Pandangan GPII Soal Maraknya Aksi Teror

Selasa, 22 May 2018 13:16


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 21/05/2018 10:40

Agar Rumah Ramah Muslimah