Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.656 views

Dari Masjid Negeri Shah Alam: Menyusuri Patani, Chumpon Hingga Bangkok

Catatan Perjalanan R4Peace (Bagian II)

Usai Convention yang menghasilkan beberapa deklarasi, Sabtu (13 Juli 2013) pagi, dari Gombak -- nama wilayah kami menginap -- segera bergerak  menuju Masjid Sultan Salahudddin Abdul Aziz Shah atau yang dikenal dengan sebutan Masjid Negeri Selangor, Shah Alam. Di masjid inilah, awal kami dilepaskan oleh wakil dari anggota parlemen Selangor dan diliput beberapa media lokal (Malaysia) seperti Bernama, New Sunday Times, Star, Berita Harian, dan  Hikmah TV.

Sebanyak 4 mobil mengikuti konvoi R4P (Road For Peace). Seperti yang telah direncanakan semula, kami akan menelusuri jalan darat, mulai dari Selangor, Pulau Penang (Malaysia), memasuki perbatasan Malaysia – Thailand di Bukit Kayu Hitam, kemudian masuk imigrasi Thailand di Sadao. Orang Malaysia biasa menyebut perbatasan dengan istilah border atau sempadan. Dari perhitungan kami, perjalanan dari Malaysia, Thailand Selatan hingga perbatasan Myanmar menempuh jarak sekitar1959 km.

Sebelum memasuki imigrasi Thailand di Sadao, tim R4P singgah di Masjid Jamek Sembilang, Pulau Pinang, Malaysia untuk bertemu dengan NGO Malaysia  -- Persatuan Muafakat Kesejahteraan Rakyat Pulau Pinang (PERMUAFAKAT) dan Internasional Muslim Aid Malaysia (IMAM) -- yang sudah berniat memberi bantuan 1.000 pakaian baru.

Bantuan uang sebesar 5.500 juga diberikan oleh Kerajaan Negeri Pulau Penang, yang diwakili oleh Yang Berhormat (parlemen dari Partai Keadilan Rakyat) Tuan Haji Abdul Rosyid bin Hasman. Bantuan itu diamanahkan kepada Tim R4P untuk disampaikan kepada saudara muslim Patani di Thailand Selatan dan muslim Rohingya di Measot, perbatasan Myanmar.

Di masjid yang sama, tanpa diduga sebelumnya, kami berjumpa dengan mantan Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datuk Sri Anwar Ibrahim yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.  

Pada malam harinya, Tim R4P melanjutkan perjalanan menuju Sungai Petani, masih di Malaysia, untuk menerima bantuan kemanusiaan dari Puncak Selera SDN BHD, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang food (makanan kemasan kaleng “Kedah Best”. Malam kian larut, kami bermalam di Wisma Putri Dewan Yayasan Aman, Malaysia. Pagi harinya, kami sudah harus bergegas kembali melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Malaysia – Thailand (border) di Bukit Kayu Hitam (Malaysia), kemudian masuk imigrasi Thailand di Sadao.

Di Sadao, kami harus mengganti kartu (sim card) handphone dengan kartu lokal Thailand. Jika tidak, jangan pernah berharap untuk bisa online. Untuk membeli sim card dan top up (pulsa untuk istilah orang Malaysia) tentu saja harus menggunakan mata uang Baht (mata uang Thailand). Untungnya, kami sudah menukar mata uang Ringgit ke Baht (mata uang Thailand) di Malaysia. Di perbatasan, ada sebagian counter yang masih menerima mata uang ringgit.

Sore harinya, kami singgah di Masjid di Propinsi Songkla, Thailand bagian Selatan untuk menjamak takhir shalat kami dan menemui imam masjid setempat – meski sekedar taaruf tentang misi ini. Jelang Maghrib, kami tiba di Masjid Raya Patani, tepatnya di Majelis Ugama Patani. Alhamdulillah, kami disambut baik dan melakukan buka bersama dengan Jamaah Masjid Patani. Kami pun bermalam di sebuah hotel di Patani untuk melepas lelah barang sejenak.

Pada malam harinya, usai shalat Tarawih, kami menemui sejumlah NGO asal Patani untuk taaruf dan membahas permasalahan yang terjadi di Patani dan sekitarnya. Rupanya malam itu adalah hari yang melelahkan bagi tim R4P, karena seharian menempuh jarak yang sangat jauh, meski kami bergantian menyupir kendaraaan.  

Wajah-wajah lelah itu nampak dari tim R4P. Ada sebagian tim yang terlelap saat audiensi dengan NGO Patani tersebut. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 00.30 waktu setempat. Usai audiens, kami tidak langsung ke hotel, tapi langsung mencari sebuah kedai yang menjajakan tomyam, teh tarik, dan makanan khas Patani lainnya untuk makan sahur. Tanpa terasa pula, waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi. Kami pun kembali ke Hotel. Subuhnya sudah harus bangun kembali untuk bergegas melanjutkan perjalanan menuju Chumpon hingga ke Bangkok.

Sekedar tahu, jalan di Thailand tak banyak kelokan, bahkan lurus saja, perjalanan yang sangat membosankan. Kami berseloroh, ini jalan seperti “shirotol mustaqim”. Sesekali kami melihat pemandangan bukit dan sawah yang membentang. Hari ini terasa terik, dimana kami tetap berpuasa.

15 Juli 2013, selama dua jam Tim R4P terlebih dulu ke bengkel mobil di Patani untuk mengganti angin. Usai itu kami melanjutkan perjalanan, dan singgah di Masjid Kreesek- Patani, sebuah mesjid yang dahulunya pernah diserang oleh tentara Thai dan menimbulkan banyak korban di pihak muslim. Kami sempat mengabadikan masjid bersejarah tersebut sambil mencari tahu histori dari NGO Malaysia yang menghantar kami sampai Surat Thani, Thailand.

Jelang azan maghrib kami berhenti di pom bensin untuk mencari makanan halal. Alhamdulillah, di Surat Thani kami menemukan rumah makan halal yang ditandai dengan bacaan bahasa Arab (bismillah, Allah dan Muhammad) dan simbol bulan  bintang. Begitu juga beberapa wanita pengelola rumah makan yang mengenakan jilbab. Betapa gembiranya kami setiap kali kami menemukan rumah makan halal dan berjumpa dengan saudara kami sesama muslim. Alhamdulillah…

Usai berbuka dan menjamak shalat, kami lanjutkan perjalanan menuju Chumphon-Thailand, dan kami pun bermalan di sebuah hotel untuk melepas lelah. Ternyata Chumphon mirip kawasan Mangga Besar di Jakarta. Terlihat kupu-kupu malam di cafe-cafe sekitar hotel.

Tanggal 16 Juli 2013, Selasa pagi bergerak menuju Bangkok. Kami tiba di Bangkok pukul 15.00 waktu Thailand. Kami kembali mencari penginapan untuk bermalam. Lama diperjalanan dan kurangnya istirahat, membuat beberapa tim R4P mulai batuk-batuk dan flu berat. Termasuk penulis sendiri mulai terserang flu. (desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27


MUI

Must Read!
X