Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.726 views

Mantan Bupati Fakfak: Banyak Orang Pintar, Tapi Tak Juga Sejahtera

CIAWI-BOGOR (voa-islam.com) – Pembangunan telah berlangsung lama, dan terus berkesinambungan dalam beberapa periode. Menteri-menteri kabinet dipimpin oleh para pakar, banyak kepala daerah silih berganti memimpin daerahnya. Perubahan terjadi dimana-mana. Tapi satu hal, masalah kesenjangan dan kesejahteraan yang tidak berkeadilan masih belum terselesaikan.  

Demikian dikatakan Dr. Wahidin Puarada, tokoh masyarakat Nuu Waar yang juga mantan Bupati Fakfak, Papua barat dalam orasi ilmiah Wisuda XXVI Santri AFKN Pondok Pesantren Nuu Waar di Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

“Di tengah bangunan megah yang menjulang tinggi, kesenjangan kesejahteraan ini banyak kita jumpai di kota-kota besar, dengan masih terlihatnya rumah-rumah kumuh dan super sempit. Ada areal real estate, tapi di bawah jembatan masih kita jumpai manusia yang tidur di sana,” ujar Wahidin yang juga mantan Qori Nasional prihatin.

Bukan hanya itu, ada restoran mewah yang disesaki oleh para pengunjung yang datang dengan menggunakan mobil mewah. Ada juga warteg di pinggir jalan. Ada pejabat yang berobatnya ke Singapura, Malaysia, Amerika Serikat dan sebagainya. Banyak pula orang sakit yang berobat Poliklinik Desa dan Puskesmas atau RSUD (Rumah sakit Umum Daerah).

Pertanyaannya, mengapa kesejahteraan ini tidak berkeadilan? Menurut Wahidin Puarada, berdasarkan pengalamannya memimpin Fakfak, Papua Barat, ada beberapa penyebabnya: Pertama, Pemerintah lebih memperhatikan  factor penunjang terciptanya kesejahteraan daripada memperhatikan factor utama pembangunan menuju kesejahteraan.

Kedua, pemerintah dalam semua tingkatan tidak memberikan kewenangan kepada rakyat untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, serta mempertanggungjawabkan hasil pembangunan.

Ketiga, kata sejahtera digantung pada ketinggian yang hanya bisa dicapai oleh beberapa orang, kelompok, dan sebagian kecil orang. Sulit sekali untuk dijangkau oleh rakyat banyak.

“Padahal tujuan pembangunan yang tertuang dalam UUD 1945 adalah mencapai rakyat sejahtera. Dengan demikian, rakyatlah pihak pertama yang harus melaksanakan pembangunan. Yakni, pembangunan yang bermula dari rakyat, dan rakyat harus dibangun kesejahteraannya, serta rakyat yang harus menjadi tolok ukur kesejahteraan,” ungkap Wahidin yang sukses memimpin Fakfaf menjadi sejahtera.

Tegasnya, pembangunan harus dimulai dari rakyat. Dan rakyat yang pertama kali disejahterakan. Rakyat sejahtera itu harus didefinisikan menurut rakyat itu sendiri, dimana rakyat tinggal. Rakyat diperkotaan tentu berbeda dengan rakyat di pedesaan, di pinggiran kota, di rumah-rumah kumuh.

Definisi yang berbeda tentang sejahtera ini akan menjadi ukuran dimana rakyat tinggal.Rakyat sendiri lah yang bisa menyampaikan dengan benar apa itu sejahtera. Apa alasan menyerahkan pekerjaan besar ini kepada rakyat individu-individu, kepala keluarga, RT, RW, Kecamatan atau Distrik? “Sekali lagi, karena merekalah yang paling tahu apa yang diinginkan. Jadi perlu memahami realitas sejahtera.”

Solusi Sejahtera

Salah satu kelemahan selama ini, lanjut Wahidin, adalah kekurangpercayaan pemerintah terhadap pemerintah tingkat bawahnya, baik pemerintah kabupaten dan kota. Demikian pula pemerintahan kabupaten dan kota tidak mempercayai rakyatnya. Alasannya beragam: pemerintah tingkat atas takut uang yang diberikan kepada rakyat tidak bisa dioptimalkan atau dipakai untuk mensejahterakan rakyat. Pemerintah tingkat bawah lebih takut lagi terhadap rakyatnya, karena rakyatnya belum mampu mengelola dana itu untuk kepentingan kesejahteraan.

Solusi yang ditawarkan Wahidin adalah: pertama, pemerintah melatih fasilitator yang siap diterjunkan ke masyarakat dan mendampingi masyarajat sampai mereka membuat definisi tentang sejahtera dan kekurangan mereka. Pelatihan ini dilakukan oleh seluruh kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

Setelah pelatihan ini selesai, bisa dipastikan akan tersaji data kekurangan atau masalah dari setiap orang, kepala keluarga, desa, kampung, RT dan RW.  Sehingga pemerintah mengetahui masalah rakyatnya di wilayah kabupaten dan kota.

Langkah selanjutnya, memberikan kepercayaan kepada rakyatnya untuk membuat rencana aksi penyelesaian-penyelesaian masalahnya. Selanjutnya pemerintah kabupaten dan kota meminta rakyat di lingkungan RT, RW, Desa, dan Kecamatan untuk membuat rancangan anggaran pembangunan dan belanja desa/kampung menjadi RAPBD/RAPBK.

"Berdasarkan rancangan itu pemerintah kabupaten dan kota mencairkan uang kepada masyarakat melalui desa/kampung, kelurahan, kecamatan atau distrik. Selanjutnya rakyat itulah yang melaksanakan kegiatan mereka," tandas Wahidin memberi solusi. [desastian]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27


MUI

Must Read!
X