Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
40.536 views

Mayjen (Purn) Kivlan Zen: Waspada! 12 Kelompok Anti Islam Kuasai DPR

JAKARTA (voa-islam.com) - Saat menyampaikan sambutannya dalam Pengajian Politik Islam di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Ahad (29/9/2013), mantan Kepala Staf Kostrad (Kakostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen mengakui, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang pernah menjawab Pangkostrad itu dulu pernah dekat dengan Islam. Tetapi kini Prabowo hanya menjadikan Islam sebagai alat.

"Prabowo dulu dekat dengan Islam karena ditekan LB Moerdani, tapi sekarang dia jadikan Islam sebagai alat," kata jenderal kelahiran Aceh itu saat menyampaikan sambutan politik dalam Pengajian Politik Islam di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Ahad (29/9/2013), seperti diberitakan oleh Suara-Islam.com.

Kivlan yang kini menjadi Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu bercerita mengenai rencana sejumlah perwira ABRI (sekarang TNI) sejak tahun 1968 yang menginginkan kelompok pro Islam yang memimpin negara ini. Rencana ini, kata Kivlan, sudah disusun sejak 1968.

Kivlan menyebut periode 1993-1998 adalah "ijo royo-royo". Islamophobia terhadap Islam mulai berkurang. Panglima ABRI dijabat oleh Feisal Tanjung. Bersamaan dengan itu orang-orang yang pro terhadap Islam mulai naik posisinya."Kita menang selama lima tahun," ungkapnya. "Tapi reformasi 1998 akhirnya menghancurkan semua," lanjutnya.

Untuk melanjutkan perjuangannya, Kivlan mengaku kini menjadi calon anggota legislatif. Partai yang dipilih adalah PPP. "Partai ini bersejarah," katanya.

12 Kelompok Anti Islam Kuasai DPR

Menarik untuk disimak, Kivlan Zen juga mengungkapkan, saat ini ada dua belas kelompok anti Islam yang menguasai DPR. Tanpa merinci kedua belas kelompok itu, Kivlan menyebut mereka-mereka inilah yang pada akhirnya menguasai aset negara ini dan mengeluarkan Undang-undang yang berbahaya bagi umat Islam. Padahal jumlah mereka minoritas. "Barangsiapa kuasai DPR dia akan kuasai negara," tegas Kivlan.

Sebelumnya, Kivlan juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kondisi politik umat Islam. Menurut Kivlan, partai-partai Islam kini kalah dari lawan-lawannya. Jika pada awal berdirinya negara ini suara partai Islam mencapai 57 persen, kini hanya tinggal 2 persen saja."Dulu kekuatan kita di atas, sekarang surut," ungkap Caleg PPP ini.

Akibat suara partai Islam yang menurun itulah akhirnya terjadi banyak perubahan dalam konstitusi negara. UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali yang memasukkan unsur persamaan hak dan hak asasi manusia. "Saat reformasi, UUD 1945 berubah batang tubuhnya," kata Kivlan.

"Murdaya Pho, Alvin Lie, ikut disitu. Membetuk UUD berdasarkan persamaan hak," lanjutnya. Hasilnya, lanjut Kivlan, satu golongan yang non-pribumi asli (cina), akhirnya memegang aset 80 persen. Sedangkan umat Islam memegang sisanya. "Umat Islam mayoritas tapi cuma pegang aset 20 persen. Karena diberi kesempatan bertarung yang sama," ungkapnya.

Karena itu Kivlan menyerukan supaya umat Islam untuk masuk berbagai partai untuk memenangkan Islam. Supaya tersusun UU yang pro terhadap umat Islam. [desastian/SI)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News

Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 19/02/2019 09:59

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS