Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.689 views

Republika Jangan Seperti 'Jual Onta cap Babi, Tapi Jual Onta cap Onta'

PRESS RELEASE : 

SEJUMLAH ORMAS ISLAM ADAKAN AUDENSI KE REPUBLIKA PERWAKILAN JABAR

Bandung, 28 November 2013   

Belasan orang yang merupakan perwakilan dari beberapa ormas Islam kunjungi kantor Republika Jawa Barat yang beralamat di jl. Mangga no 37 Bandung. Ormas Islam tersebut adalah perwakilan jawa barat yang terdiri dari;

1) Dewan Dakwah Indonesia Jabar,

2) FUUI (Forum Ulama Umat Indonesia),

3) FPI (Front Pembela Islam),

4) Al-Irsyad,

5) HASMI (Harakah Sunnyah Untuk Masyarakat Islami),

6) Pemuda Persis,

7) KODAS (Komunitas Dakwah dan Sosial),

8) GARIS (Gerakan Islam Reformis), dan

9) Beberapa elemen umat islam lainnya seperti DKM al-Furqan Cimahi.

Mereka mengunjungi kantor Republika perwakilan Jabar dalam rangka silaturahim dan audensi terhadap perkembangan media cetak tersebut.

Sejumlah ormas tersebut langsung diterima dan disambut dengan hangat oleh Kepala Perwakilan Republika Jawa Barat Rachmat Santosa Basarah di ruangan rapatnya. Agenda audensi yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 27 November 2013 kemarin direncanakan tepat jam 13.00 diundur menjadi jam 14.00 sesuai permintaan dari Republika itu sendiri.

Al-Ustadz Muhammad Roin Nurbalad sekjen DDI Jabar yang juga sebagai ketua rombongan mengawali acara audensi, dalam sambutannya beliau mengingatkan cikal bakal lahirnya media cetak Republika diawali atas dasar semangat umat Islam dan ini menjadi suatu kebanggaan bagi umat Islam.

Namun, kata beliau beberapa dekade berikutnya terlihat gejolak yang berbeda dalam tubuh Republika. Seperti tidak imbangnya pemberitaan yang terjadi dilapangan terutama yang berkaitan dengan hal-hal yang sudah menjadi prinsif bagi umat islam, diantaranya adalah isu-isu yang berkaitan dengan pemahaman ajaran sesat seperti Ahmadiyah dan Syiah yang memang sudah di fatwakan kesesatannya oleh Majelis Ulama Indonesia itu seakan-akan tidak pernah diberitakan oleh Republika.

Osa panggilan akrab dari ketua Perwakilan republika jabar itu pun langsung menanggapi pernyataan Ust Roin. Dia mengatakan bahwa sampai saat ini republika tidak ada perubahan terhadap misi dan visi Republika sebagai medianya umat Islam. Tanpa disinggung oleh peserta audensi Osa pun langsung menyatakan permintaan maaf atas pemberitaan yang tidak benar dan kesalahan yang fatal karena telah melibatkan Pejabat Publik Jabar 1 pada acara asyuro beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu al-Ustadz Abdul Hadi dari FUUI mengatakan bahwa Republika hari ini sedang “sakit” dan harus diobati. Dengan mengangkat pemberitaan acara Asyuro yang dihadiri oleh Gubernur Jabar tersebut benar-benar telah melukai hati para ulama dan umat Islam secara keseluruhan. Sebab dengan munculnya berita tersebut seakan-akan Syiah sebagai gerakan terlarang menjadi salah satu bagian dari umat Islam, padahal kata beliau Syiah adalah musuh Umat Islam dan yang akan mengancam keutuhan NKRI. Inilah indikasi sakitnya Republika yang katanya sebagai corong umat Islam, tetapi malah memberitakan keberadaan dan eksistensi Musuh Islam tersebut.

Masih pernyataan dari ustadz yang bersuara bariton itu, Republika harus segera membuang “Penyakit-penyakit” yang ada dalam tubuh Republika, baik dari staf karyawannya termasuk para wartawannya, dengan nada ancaman namun masih dalam keadaan terkontrol beliau membuat statment, “Republika segera keluarkan penyakit dari Republika, atau Republika yang akan dikeluarkan dari hati-hati umat Islam”

Sedangkan dari pemuda persis jabar, al-ustadz Syarif Hidayat mengajukan permohonan untuk diadakannya salah satu kolom untuk ormas islam dalam menginformasikan kegiatan keislaman khususnya yang ada di Jawa barat, hal ini dilakukan dengan tujuan agar umat islam yang diwakili oleh berbagai ormas tersebut merasa memiliki bahwa Republika betul-betul milik umat Islam.

Ketika ditanya oleh salah satu wartawan Radio dakwah Fajri 1458 Am Bandung, apakah sekaliber Republika berani memberitkan sebuah berita tanpa ada fakta dan data, Osa pun menyanggah bahwa dalam mengangkat satu pemberitaan memang melalui proses yang panjang. Mulai dari reporter beralih ke tim editor sampai redaktur pelaksana, artinya pemberitaan kemarin tentang acara asyuro yang dihadiri oleh Bapak Gubernur Jabar tersebut telah disortir dan di edit, namun sekali lagi dia pun meminta maaf serta menyadari berita yang masuk adalah “busuk” sampai dikeluarkannya pun tetap busuk, dan ini pun menjadi peringatan bagi wartawan yang menaikan berita seperti itu.

Senada dengan hal itu al-ustadz Agung Ketua FPI Jabar juga mengharapkan pemberitaan selama ini tentang FPI harus bersikap objektif, jangan sampai FPI diberitakan sebagai ormas anarkis saja sedangkan kegiatan FPI lainnya yang bersifat sosial seperti pembangunan Masjid Rumah Sakit di Palestina dan yang lainnya jarang diberitakan.

Republika jangan seperti “Jual Onta cap Babi, tapi Jual Onta cap Onta” ungkap salah satu perserta dari DKM AL Furqan Cimahi

Acara yang berlangsung selama satu jam tersebut akhirnya kembali di tutup oleh al-ustadz roin, sebelum ditutup beberapa ormas Islampun memberikan nasehat dan pesan kepada Republika, seperti al-Ustadz Rifki dari Al-Irsyad bahwa Republika harus menjadi media Patner bagi Umat Islam jangan takut kehilangan oplah dengan harus memberitakan sesuatu yang buruk, yang halal masih banyak dan lebih berkah, mengambil isitilah yang disampaikan salah satu DKM al-Furqan Cimahi bahwa Republika jangan seperti “Jual Onta cap Babi, tapi Jual Onta cap Onta”, kontan saja para peserta audensi tersenyum geli mendengar ungkapan tersebut sembari membubarkan diri dan melaksanakan shalat ashar berjamah di Kantor Republika perwakilan Jawa Barat. (Miftah/Radio Fajri/abdulah/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 15/09/2020 19:15

Bodoh Berlipat Ganda