Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.991 views

Dr.AM.Saefuddin: Indonesia Mengalami Tiga kali Periode Hijrah

Jakarta (voa-islam.com) Dalam acara pertemuan di kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Dr.AM.Saefuddin, mantan Menteri Pertanian di zaman Presiden BJ.Habibi, mengatakan Indonesia, pernah mengalami tiga kali periode “hijrah”, sejak sesudah merdeka. 

Tetapi, periode “hijrah”, bukan seperti dalam sejarah Islam, di mana Rasulullah Shallahu alaihi wassalam, hijrah dari Makkah ke Madinah, dan tegaknya tatanan sistem Islam, dan  dipimpn langsung oleh Rasulullah shallahu alaihi wassalam,  kem udian entitas Mukminin mencapai kemenangan dan tumbuhnya peradan Islam yang agung.

Tentu, pernyataan  Dr.AM.Saefuddin yang menjadi  Ketua Dewan Pembina Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), “hijrah” yang dimaksudkan itu, dari satu periode pemimpin ke   ke periode pemimpin berikutnya, bangsa  dan negara Indonesia semakin rusak dan hancur.

Dr. AM. Saefuddin dengan nada yang lucu dan sinis, menggambarkan periode “hijrah” pertama, sesudah Indonesia merdeka dipimpin oleh Presiden Soekarno.  Di  zaman Soekarno ini, menurut AM.Saefuddin, lahir  apa yang disebut dengan “Demokrasi  Terpimpin”.  Kekuasaan Soekarno menjadi absolut. Soekarno menjadi tiran dan diktator, termasuk melakukan pemberangusan terhadap  lawan-lawan politik dari Partai Masyumi, dipenjarakan, dan Partai Masyumi dibubarkan oleh Soekarno, di tahun l960.

Puncaknya,  kekuasaan Soekarno, di mana  MPRS, yang dipimpin Jendral Abdul Haris Nasution, mengeluarkan keputusan, dan mengangkat Soekarno menjadi presiden seumur. Dengan keputusan  itu, kekuasaan bukan hanya absolut, tetapi Soekarno menjadi  “abadi”, karena suda ditahbiskan  oleh MPRS, sebagai lembaga  tertinggi negara, sebagai presiden seumur hidup. Semua itu, hanyalah rekayasa Soekarno yang sudah megalomania terhadap kekuasaan. 

Soekarno menjadikan PKI (Partai Komunis Indonesia) menjadi anak  emasnya, dan berhasil mempenetrasi pusat kekuasaan, dan t ermasuk militer, kemudian PKI melakukan kudeta, di tahun l965. Prahara ini menimbulkan banyak korban. Ratusan ribu anggota, kader, dan pimpinan PKI, dibunuh.  Pembasmian terhadap PKI ini, benar-benar menjadi sebuah episode yang sangat kelam bagi pemerintah Soekarno.

Tahapan periode “hijrah” kedua, menurut AM. Saefuddin,  yang pernah menjadi Rektor Universias Ibnu Khaldun Bogor itu, peralihan dari Soekarno ke rezim Orde Baru,dipimpin Jendral Soeharto, dan    di  era  Soeharto ini, sangat terkenal dengan, “Demokrasi  Pancasila”.

Soeharto menjadikan Pancasila  sebagai “way of life” (aturan dan sistem hidup).  Bahkan,  periode Soeharto ini,  penggiringan dan penyeragaman ideoloogi terhadap secara massal, dan Indonesia mirip negara komunis. Tidak boleh ada ideologi lain,  di beri hak hidup, kecuali ideologi negara Pancasila. Semua organisai massa (Ormas),  partai politik, dan lembaga masyarakat, diwajibkan menggunakan asas  Pancasila.  Mereka yang menentang  terhadap a sas Pancasila, baik perorangan atau kelompok, dianggap melawan negara dan dipenjarakan.

Soeharto berkuasa lebih tiga puluh tahun. Lima kali pemilihan umum. Kekuasaan tak terbatas dan absolut. Partai politik dan lembaga negara, hanyalah seperti “bunga” di atalese, sekadar sebagai penghias, tetapi tidak memiliki fungsi apapun. Partai politik (Golkar),  birokrasi,  dan militer, mereka hanyalah alat kekuasaan Soeharto.

Setiap lima tahun sekalli berlangsung pemilu, tetapi selalu yang menang mutlak   adalah Partai Golkar, yang menjadi mesin politik Soeharto. Kemudian Soeharto membentuk  MPR yang jumlahnya 1.000 orang, kemudian 1.000 orang anggota MPR itu, memilih Soeharto. Setiap lima tahun ritme politik seperti itu berlangsung. Satu orang memilih 1.000 orang, dan 1.000 orang memilih satu orang, yaitu Soeharto, sebagai  presiden.

Kekuasaan Soeharto sudah  benar-benar asbsolut. Soeharto seperti despostis (raja) dengan kekuasaan yang tidak terbatas, dan tidak memberikan hak berekspresi arau kebebasan bagi rakyatnya.  Semua dibungkam. Mereka yang menantang Soeharto dihabisi. Tentu, golongan yang paling di zalimi Soeharto adalah umat Islam.

Ketika rezim Orde Baru tamat, dan l ahir Orde Reformasi, Indonesia benar-b enar memasuki periode yang sangat ekstrim. Di mana kebebasan sudah tidak ada lagi, tata-tertibnya. Setiap orang dapat mengekspresikan kehendaknya dengan bebas. Lahirlah kebebasan  di Indonesia.

Justru di Orde Reformasi, kecenderungan kerusakan dan kehancuran semakin nampak nyata di dalam kehidupan bangsa Indonesia.  Setiap orang bebas berkehendak dan menyatakan pendapatnya,  dan mungkin Indonesia memasuki sebuah era kebebasan yang melebihi di negara-negara Barat yang menjadi induki demokrasia.

Sejak zaman BJ.Habibi, Abdurrahman Wahid, Mega, dan SBY, kehidupan rakyat semakin mengarah kehidupan yang serba bebas, ujar AM.Saefuddin.  Menurut diperiode ketiga “hijrah” ini, dijuluki sebagai “Demokrasi Uang”. Karena, segala serba uang. “Much money is good boy, but no money is good bey”, ujar AM.Saefuddin.

Tokoh Islam yang terkenal, dan berpendidikan di Jerman ini, mengatakan, Pancasila, yang menjadi “sila” pertama bukan “ketuhanan yang maha esa”, tetapi kata AM.Saefuddin, “sila” pertama, adalah “keuangan” yang maha kuasa. Jadi “everything is money”, tambah AM. Saefuddin.

Pemilihan lurah, harus pakai uang, pemilihan walikota,  harus pakai uang, pemilihan bupati harus pakai uang, penilihan gubernur, harus pakai uang, pemilihan anggota legislatif, harus pakai uang, pemilihan presiden, harus pakai uang, ingin mendapatkan proyek harus nyogok dengan uang, ingin naik pangkat jabatan, harus pakai uang, ingiin masuk menjadi pegawai, harus nyogok pakai uang.

Indonesia yang menganut sistem demokrasi itu, menurut AM. Saefuddin, bukanlah “suara rakyat itu suara tuhan”, tetapi sekarang “uang” yang sudah menjadi tuhan. Uang menentukan segalanya. Tak ada yang tanpa uang. Kehidpan bangsa Indonesia yang sudah materialistis dan hedonis, sekarang menjadikan uang sebagai sesembahan tuhan mereka.

Tidak aneh kalau semua pemimpin partai politik sekarang ini, terjerat korupsi dan masuk penjara. Karena mereka sudah menjadi uang sebagai “tuhan” mereka. Uang sudah menjadi “ilah” mereka. Bukan yang disembah setiap hari itu, Allah Rabbul  Alamin, tetapi yang mereka sembah setiaip hari itu, tak lain adalah tuhan “uang”. Sekalipun, mereka rajin shalat setiap hari, lima kali menjalankan ibadah shalat. Tetapi, tidak mempunyai arti yang penting dalam kehidupan mereka, karena yang menjadi “tuhan” mereka adalah uang.

Mereka tidak pernah lagi memikirkan antara halal dan haram. Bahkan, menurut AM. Saefuddin, demi mendapatkan uang itu, hatta menggigit “ekor anjing” pun akan mereka lakukan. Begitulah gambaran pemimpn dan tokoh Indonesia. Tak aneh kalau mereka menjadi alat kepentingan asing, dan Barat yang sekarang sudah mengambil alih kekayaan, dan asset bangsa Indonesia, karena memang yang  menjadi “tuhan” mereka adalah uang.

AM. Saefuddin, memberikan informasi yang sangat mengejutkan,  bahwa Zionis-Israel, melakukan operasi intelijen di Indonesia,  bertujuan memecah-belah negeri ini menjadi negara-negara kecil. “Ketua Dewan Dakwah Islamiyah”, memiliki dokumen yang menyebutkan adanya operasi Zionis-Israel, melakukan operasi di Indonesia, dan ingin menjadikan Indonesia bangsa Muslim yang lemah, dan menjadi negara-negara kecil, dan mudah dikendalikan oleh Zionis—Israel.  *mashadi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Jum'at, 23 Oct 2020 13:30

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Jum'at, 23 Oct 2020 11:55

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Jum'at, 23 Oct 2020 11:32

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 23 Oct 2020 11:00

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Jum'at, 23 Oct 2020 10:56

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Jum'at, 23 Oct 2020 10:38

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Kamis, 22 Oct 2020 16:15

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Kamis, 22 Oct 2020 16:00

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Kamis, 22 Oct 2020 14:45

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X